Jangan Panik, Ini 3 Langkah Aman untuk Menangani Cedera Hidung Pada Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anak-anak aktif bergerak sehingga rentan sekali dengan cedera, termasuk pada hidung. Cedera ini bisa terjadi akibat terjatuh, terantuk, atau terkena lemparan benda saat bermain. Jika mendapati anak mengalami kondisi ini, jangan panik. Supaya tidak salah memberikan pertolongan pertama, bekali diri Anda dengan beberapa cara aman untuk menanganinya berikut ini.

Cara tepat menangani cedera hidung pada anak

Saat si kecil mengalami cedera hidung, mereka membutuhkan pertolongan segera supaya kondisinya tidak memburuk.

Tenang, Anda tidak perlu bingung. Simak beberapa langkah menangani cedera hidung pada anak di bawah ini.

1. Kenali jenis cederanya

Sebelum memberikan pertolongan, Anda tentu perlu memastikan lebih dahulu cedera apa yang menimpa hidung anak. Menurut Seattle Children Hospital, cedera hidung terbagi menjadi beberapa kondisi, di antaranya:

  • Mimisan. Ini merupakan cedera hidung yang paling umum terjadi. Hidung memiliki banyak pembuluh tipis sehingga sangat mudah pecah jika terkena pukulan atau tekanan.
  • Hidung bengkak. Selain berdarah, hidung dapat membengkak dan memar. Pembengkakan biasanya akan hilang dalam waktu 4 atau 5 hari. Namun, bekas memar akan hilang dalam waktu paling lama 2 minggu.
  • Hidung patah. Cedera hidung pada anak yang satu ini dapat menyebabkan hidung bengkak, memar, dan nyeri. Kondisi ini harus ditangani oleh dokter tidak lebih dari 10 hari sebelum cedera.
  • Hematoma septum hidung. Kondisi ini terjadi akibat adanya penggumpalan darah di dinding tengah pemisah lubang hidung. Bisa jadi, kondisi ini juga membuat hidung Anda bengkak. Butuh penanganan dokter segera karena berisiko menyebabkan kerusakan tulang rawan dan cacat pada hidung.

2. Paham cara menangani cedera minor pada hidung

Cedera hidung dibagi menjadi dua, yaitu minor dan mayor. Cedera minor biasanya meliputi mimisan, luka goresan, dan hidung bengkak. Kondisi ini umumnya dapat ditangani di rumah.

Sementara itu, cedera mayor biasanya berupa hidung patah dan hematoma septum. Kondisi yang ini memerlukan  bantuan dari dokter.

Beda jenisnya, beda pula penanganannya. Jika terjadi cedera hidung minor pada anak Anda, beberapa hal yang dapat Anda lakukan, antara lain:

Mengatasi mimisan

  • Posisikan anak duduk tegak dengan badan sedikit condong ke depan. Jangan biarkan ia berbaring atau mendongakkan kepala.
  • Jepit bagian bawah hidung anak dengan ibu jari dan telunjuk.
  • Berikan tekanan pada jepitan tangan selama 5 menit.
  • Ulangi cara ini jika pendarahan masih terus berlanjut. Biasanya mimisan tidak akan berlangsung lebih dari 10 menit. Jika lebih, segera bawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mengatasi kulit hidung lecet dan berdarah

  • Cedera hidung pada anak ini bisa diatasi dengan menekan bagian yang terluka dengan kain bersih.
  • Lakukan hal ini hingga 10 menit dan bersihkan area hidung dengan air.
  • Kemudian, gunakan salep dan tutup dengan perban selama satu hari.

Mengatasi hidung bengkak

  • Kompres dengan air dingin untuk meredakan pembengkakan
  • Diamkan selama 20 menit, jangan lebih
  • Minumlah obat pereda nyeri seperti acetaminophen agar rasa nyeri berkurang

3. Pergi ke dokter

Jika Anda mendapati cedera hidung pada anak cukup serius, jangan menunda untuk periksa ke dokter. Hidung bengkak biasanya akan membaik dalam 4 atau 5 hari dan rasa nyerinya akan hilang dalam 2 hari. Jika lebih dari itu, kemungkinan anak mengalami hidung patah.

Anak harus menjalani rontgen untuk memastikan bagian tulang hidung yang patah. Salah satu cara untuk mengobatinya, dokter akan melakukan prosedur pembedahan. Biasanya prosedur ini akan dilakukan pada hari kelima atau ketujuh.

Begitu pula dengan hematoma septum hidung. Kondisi ini juga perlu pembedahan dengan cara memotong bagian tertentu untuk mengalirkan peredaran darah.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Luka Tertusuk

Karena jenis luka ini mudah tertutup, luka tusuk kerap menimbulkan infeksi jika tidak cepat diobati. Inilah pertolongan pertama untuk luka tusuk.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mulai Kapan Gigi Susu Anak Copot? Apakah Pasti Akan Copot Semua?

Gigi susu anak mulai tumbuh di usia 8-12 bulan. Gigi-gigi kecil ini kemudian akan digantikan oleh 32 buah gigi permanen. Mulai kapan gigi susu copot?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Gigi Anak, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Parafimosis

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa? Cek Di Sini! ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Rubella (Campak Jerman)

Rubella atau campak Jerman adalah penyakit menular yang disebabkan virus. Apa gejala dan penyebabnya? Bagaimana mencegah kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 2 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat mual anak cara mengatasi mual anak

Daftar Obat Mual untuk Anak, Mulai dari Resep Dokter Sampai Perawatan di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat pilek bayi

Pilihan Obat Pilek yang Bisa Diberikan pada Anak dan Bayi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit