Jangan Panik, Ini 3 Langkah Aman untuk Menangani Cedera Hidung Pada Anak

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Anak-anak aktif bergerak sehingga rentan sekali dengan cedera, termasuk pada hidung. Cedera ini bisa terjadi akibat terjatuh, terantuk, atau terkena lemparan benda saat bermain. Jika mendapati anak mengalami kondisi ini, jangan panik. Supaya tidak salah memberikan pertolongan pertama, bekali diri Anda dengan beberapa cara aman untuk menanganinya berikut ini.

Cara tepat menangani cedera hidung pada anak

Saat si kecil mengalami cedera hidung, mereka membutuhkan pertolongan segera supaya kondisinya tidak memburuk.

Tenang, Anda tidak perlu bingung. Simak beberapa langkah menangani cedera hidung pada anak di bawah ini.

1. Kenali jenis cederanya

Sebelum memberikan pertolongan, Anda tentu perlu memastikan lebih dahulu cedera apa yang menimpa hidung anak. Menurut Seattle Children Hospital, cedera hidung terbagi menjadi beberapa kondisi, di antaranya:

  • Mimisan. Ini merupakan cedera hidung yang paling umum terjadi. Hidung memiliki banyak pembuluh tipis sehingga sangat mudah pecah jika terkena pukulan atau tekanan.
  • Hidung bengkak. Selain berdarah, hidung dapat membengkak dan memar. Pembengkakan biasanya akan hilang dalam waktu 4 atau 5 hari. Namun, bekas memar akan hilang dalam waktu paling lama 2 minggu.
  • Hidung patah. Cedera hidung pada anak yang satu ini dapat menyebabkan hidung bengkak, memar, dan nyeri. Kondisi ini harus ditangani oleh dokter tidak lebih dari 10 hari sebelum cedera.
  • Hematoma septum hidung. Kondisi ini terjadi akibat adanya penggumpalan darah di dinding tengah pemisah lubang hidung. Bisa jadi, kondisi ini juga membuat hidung Anda bengkak. Butuh penanganan dokter segera karena berisiko menyebabkan kerusakan tulang rawan dan cacat pada hidung.

2. Paham cara menangani cedera minor pada hidung

Cedera hidung dibagi menjadi dua, yaitu minor dan mayor. Cedera minor biasanya meliputi mimisan, luka goresan, dan hidung bengkak. Kondisi ini umumnya dapat ditangani di rumah.

Sementara itu, cedera mayor biasanya berupa hidung patah dan hematoma septum. Kondisi yang ini memerlukan  bantuan dari dokter.

Beda jenisnya, beda pula penanganannya. Jika terjadi cedera hidung minor pada anak Anda, beberapa hal yang dapat Anda lakukan, antara lain:

Mengatasi mimisan

  • Posisikan anak duduk tegak dengan badan sedikit condong ke depan. Jangan biarkan ia berbaring atau mendongakkan kepala.
  • Jepit bagian bawah hidung anak dengan ibu jari dan telunjuk.
  • Berikan tekanan pada jepitan tangan selama 5 menit.
  • Ulangi cara ini jika pendarahan masih terus berlanjut. Biasanya mimisan tidak akan berlangsung lebih dari 10 menit. Jika lebih, segera bawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mengatasi kulit hidung lecet dan berdarah

  • Cedera hidung pada anak ini bisa diatasi dengan menekan bagian yang terluka dengan kain bersih.
  • Lakukan hal ini hingga 10 menit dan bersihkan area hidung dengan air.
  • Kemudian, gunakan salep dan tutup dengan perban selama satu hari.

Mengatasi hidung bengkak

  • Kompres dengan air dingin untuk meredakan pembengkakan
  • Diamkan selama 20 menit, jangan lebih
  • Minumlah obat pereda nyeri seperti acetaminophen agar rasa nyeri berkurang

3. Pergi ke dokter

Jika Anda mendapati cedera hidung pada anak cukup serius, jangan menunda untuk periksa ke dokter. Hidung bengkak biasanya akan membaik dalam 4 atau 5 hari dan rasa nyerinya akan hilang dalam 2 hari. Jika lebih dari itu, kemungkinan anak mengalami hidung patah.

Anak harus menjalani rontgen untuk memastikan bagian tulang hidung yang patah. Salah satu cara untuk mengobatinya, dokter akan melakukan prosedur pembedahan. Biasanya prosedur ini akan dilakukan pada hari kelima atau ketujuh.

Begitu pula dengan hematoma septum hidung. Kondisi ini juga perlu pembedahan dengan cara memotong bagian tertentu untuk mengalirkan peredaran darah.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca