backup og meta

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Anak Demam

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Anak Demam
5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Anak Demam

Saat anak mengalami demam, Anda pasti khawatir dan tidak tega melihatnya merasa tidak nyaman. Berbagai cara mungkin Anda lakukan supaya suhu tubuhnya menurun. Sayangnya, banyak orangtua yang tidak tahu hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat anak demam.

Saat hal yang dilarang ini dilakukan, alih-alih demam turun, anak malah berisiko mengalami gangguan kesehatan lain. Lantas, hal apa saja yang tidak boleh dilakukan saat anak demam? Ketahui apa saja yang tidak boleh dilakukan agar mengatasi demam pada anak bisa tepat dan efektif.

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat anak demam

Perlu Anda pahami bahwa demam pada dasarnya merupakan cara tubuh untuk melawan infeksi atau penyakit lainnya.

Artinya, suhu tubuh anak yang meningkat bisa menjadi tanda bahwa tubuhnya berfungsi sebagaimana mestinya.

Tidak semua kasus demam anak perlu diobati. Namun, jika si Kecil merasa tak nyaman, cara rumahan bisa membantu mengatasi demamnya.

Sebaliknya, ada pula beberapa hal yang tak boleh dilakukan saat anak mengalami demam. Berikut beberapa hal yang sebaiknya dihindari ketika demam terjadi pada anak Anda.

1. Keliru memilih obat

obat batuk anak

Hal pertama yang mungkin terlintas di pikiran orangtua ketika mendapati si Kecil demam adalah memberikan obat.

Namun, Anda perlu teliti dan cermat agar tidak melakukan kesalahan dalam memberikan obat anak. Perhatikan kandungan yang tertera pada kemasan obat.

Anda dapat memilih obat dengan kandungan parasetamol atau ibuprofen. Jangan lupa, pastikan Anda memberikan obat demam untuk anak sesuai dosis dari berat badannya.

Konsultasikan dosis yang tepat dengan dokter spesialis anak Anda. Lalu, perhatikan hal-hal yang dilarang saat memberikan obat demam untuk anak.

Hal yang tidak boleh dilakukan saat memberikan obat demam anak

  • Jangan memberikan obat yang biasa dikonsumsi orang dewasa untuk anak.
  • Jangan memberikan obat aspirin karena dapat menyebabkan penyakit yang serius, yaitu sindrom Reye.
  • Paracetamol tidak boleh diberikan pada anak di bawah usia 3 bulan kecuali diresepkan dokter.
  • Jangan memberikan ibuprofen pada anak di bawah usia 6 bulan.

2. Memberikan es atau alkohol

Saat suhu tubuh anak tinggi, banyak orangtua menurunkan demam dengan kompres dingin, es, atau alkohol. Ada juga yang memandikannya dengan air dingin agar suhu tubuhnya cepat turun.

Padahal, ini adalah cara yang salah dan sebaiknya tidak boleh dilakukan saat anak demam. Es atau kompres dingin dapat menurunkan suhu tubuh anak terlalu cepat.

Suhu tubuh yang turun pun hanya sementara selama anak mandi. Begitu selesai, suhu tubuhnya akan kembali tinggi seperti sebelumnya.

Sementara kompres dengan alkohol dapat menyebabkan masalah kulit hingga dehidrasi. Lebih baik, kompres atau gosok tubuh anak dengan air hangat untuk melebarkan pembuluh darah sehingga panas tubuh berkurang.

3. Memakaikan pakaian berlapis

anak demam akibat parvovirus adalah

Banyak orangtua memakaikan si Kecil pakaian berlapis atau menyelimuti anak dengan selimut yang tebal saat ia demam.

Mereka berpikir pakaian dan selimut yang tebal bisa membantu anak merasa nyaman, terutama saat ia merasakan nyeri di tubuh atau menggigil.

Padahal, melansir Stanford Medicine, pakaian yang berlebihan dapat merangkap panas tubuh dan menyebabkan suhu tubuh semakin naik.

Lebih baik, beri anak pakaian satu lapis yang tipis atau ringan. Anda juga bisa memberikan seprai atau selimut yang tipis untuk menutupi tubuhnya.

4. Mendorong anak untuk beraktivitas seperti biasa

Hal lainnya yang tidak boleh dilakukan saat anak Anda demam, yaitu memaksanya untuk beraktivitas. Ketika sakit, anak Anda justru harus mengurangi aktivitas dan beristirahat.

Beristirahat dan tidur dapat membantu sistem kekebalan tubuh si Kecil berfungsi dengan baik dalam melawan infeksi.

Hal ini tentu dapat membantu mempercepat proses penyembuhan serta mencegah penyakit datang kembali.

Saat si Kecil tertidur, jangan pula membangunkannya hanya untuk memberikan obat demam anak. Biarkan ia beristirahat lebih banyak untuk membantu proses pemulihan.

5. Memaksa anak makan

tanda cacingan

Sangat wajar jika anak tidak nafsu makan ketika demam. Sayangnya, banyak orangtua memaksakan anak untuk makan sesuai keinginannya dengan alasan agar cepat sembuh.

Pada kondisi seperti ini, Anda lebih baik tidak perlu begitu khawatir. Jika anak Anda sedang tidak ingin makan, jangan dipaksakan.

Lebih baik, pastikan kebutuhan cairan untuk anak terpenuhi saat demam agar ia tidak dehidrasi. Ketika temperatur tubuh naik, si Kecil dapat lebih cepat kehilangan cairan tubuh.

Anda juga bisa mencoba memberikan makanan yang lunak atau berkuah yang bisa membuatnya lebih nyaman.

6. Memberi minuman berkafein

Makanan dan minuman yang mengandung kafein termasuk pantangan makanan anak saat demam

Pasalnya, kafein adalah stimulan yang mempengaruhi sistem saraf pusat, meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa lelah.

Pada anak yang sedang demam, efek stimulasi ini dapat menyebabkan gangguan tidur, kegelisahan, dan iritabilitas, yang dapat menghambat proses pemulihan.

Kafein juga dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah.

Pada anak yang demam, sistem kardiovaskular sudah bekerja lebih keras untuk melawan infeksi, dan tambahan stimulasi dari kafein dapat memberikan beban tambahan yang tidak perlu.

7. Memaksa anak tidur terus

Anak-anak yang mengalami demam mungkin masih ingin bermain atau beraktivitas ringan.

Selama mereka tidak terlalu aktif, hal ini tidak masalah dan dapat membantu menjaga suasana hati serta kenyamanan mereka.

Memaksa mereka untuk terus tidur dapat menyebabkan kebosanan dan ketidaknyamanan.

Memaksa anak tidur lebih dari biasanya juga dapat mengganggu pola tidur alami mereka, yang mungkin berdampak negatif pada kualitas tidur secara keseluruhan dan proses pemulihan.

Sebagai orang tua, Anda perlu peka terhadap setiap kondisi kesehatan yang terjadi pada anak, termasuk demam. Namun, Anda tidak perlu panik dan melakukan hal yang berlebihan.

Ingat, demam biasanya akan hilang dalam 3—4 hari. Melakukan tindakan yang berlebihan atau yang tidak boleh dilakukan saat anak demam justru bisa memperparah kondisinya.

Kesimpulan

Penanganan demam pada anak harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari tindakan yang dapat memperburuk kondisi. Beberapa hal yang sebaiknya dihindari antara lain mengompres dengan air dingin atau alkohol, memaksa anak tidur terus atau melakukan aktivitas terlalu berat, memberikan obat tanpa dosis yang tepat, memakaikan pakaian tebal yang bisa menahan panas tubuh, serta memberikan makanan atau minuman yang tidak sesuai. Dengan menghindari kesalahan ini, orang tua dapat membantu anak pulih lebih cepat dan mencegah komplikasi yang tidak diinginkan.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Cleveland Clinic. (2025). The Best Foods to Eat When You’re Sick. Retrieved 19 March 2025, from https://health.clevelandclinic.org/the-best-foods-to-eat-when-youre-sick

Fever in Children. (n.d.). Retrieved 19 March 2025, from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=fever-in-children-90-P02512

Organization. (n.d.). World-class preventive care. Retrieved 19 March 2025, from https://healthy.kaiserpermanente.org/front-door

Fever treatment: Quick guide to treating a fever. (2025). Retrieved 19 March 2025, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/in-depth/fever/art-20050997#:~:text=older%20than%203-,Encourage%20your%20child%20to%20rest%20and%20drink%20plenty%20of%20fluids,or%20complains%20of%20significant%20discomfort.&text=If%20your%20child%20seems%20uncomfortable,Advil%2C%20Motrin%2C%20others).

Fever Without Fear: Information for Parents. (2008). Retrieved 19 March 2025, from https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/fever/Pages/Fever-Without-Fear.aspx

High temperature (fever) in children. (N.d.). Retrieved 19 March 2025, from https://www.nhs.uk/conditions/fever-in-children/

How to feel better: Tips for self-care when sick. (N.d.). Retrieved 19 March 2025, from https://www.upstate.edu/whatsup/2020/0515-how-to-feel-better-tips-for-self-care-when-sick.php

UHBlog. (2015). How To Treat Fevers in Children. Retrieved 19 March 2025, from https://www.uhhospitals.org/blog/articles/2015/03/the-dos-and-donts-of-treating-fevers-in-children

Fever – Safety and Wellness – Seattle Children’s. (n.d.). Retrieved 19 March 2025, from https://www.seattlechildrens.org/health-safety/illness/fever/

What to Do About a Fever (High Temperature) (for Parents) | Nemours KidsHealth. (n.d.). Retrieved 19 March 2025, from https://kidshealth.org/en/parents/fever-sheet.html

Versi Terbaru

19/03/2025

Ditulis oleh Ihda Fadila

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto

Diperbarui oleh: Reikha Pratiwi


Artikel Terkait

Demam Anak Belum Turun Meski Sudah Minum Obat, Harus Apa?

Kenapa Anak Sering Sakit dan Demam? Ini Tips Cepat Mengatasinya


Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui seminggu yang lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan