Radang Amandel pada Anak, Pahami Penyebab dan Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Ada kalanya amandel mengalami peradangan sehingga membengkak dan menyebabkan sakit pada tenggorokan. Kondisi ini dapat terjadi pada anak hingga orang dewasa. Saat si kecil sering mengeluh karena area tenggorokannya sakit, sebaiknya Anda mulai waspada. Yuk, mulai kenali apa saja penyebab, gejala, hingga cara mengobati radang amandel pada anak di bawah ini.

 

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Apa itu radang amandel pada anak?

radang amandel pada anak

Amandel sebenarnya merupakan kelenjar atau kumpulan jaringan lunak di belakang tenggorokan yang membantu tubuh melawan infeksi.

Namun, virus dan bakteri juga dapat menginfeksi amandel pada anak sehingga menyebabkan peradangan akut.

Mengutip dari Kids Health, infeksi atau radang amandel dalam dunia medis juga disebut sebagai tonsilitis.

Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, peradangan akut pada amandel dapat berkembang menjadi peradangan kronis.

Radang amandel pada anak merupakan hal yang umum terjadi. Apalagi, saat anak mengalami flu disertai pilek dan batuk.

Mengutip dari lama Mayo Clinic, radang amandel atau tonsilitis paling sering menyerang anak juga remaja di usia 5 hingga 15 tahun.

Apa saja gejala dan tanda radang amandel pada anak?

Saat amandel mulai meradang hingga membengkak, area tenggorokan anak pun akan terasa sakit. Hal inilah yang membuatnya mengalami kesulitan makan, minum, juga menelan.

Lalu, berikut beberapa gejala radang amandel yang bisa terjadi pada anak, seperti:

  • Sakit di bagian tenggorokan.
  • Warna amandel menjadi kemerahan.
  • Anak mulai mengalami demam.
  • Ada pembengkakan di area kelenjar getah bening.
  • Terlihat lapisan kuning atau putih di bagian amandel.
  • Bau mulut.
  • Kehilangan nafsu makan.

Pada anak yang usianya lebih tua, ia bisa mengalami gejala lain seperti sakit kepala, sakit kuping, serta sakit di bagian perut.

Apa penyebab terjadinya radang amandel?

penyebab radang amandel pada anak

Radang amandel atau tonsilitis pada anak biasanya terjadi karena infeksi virus serta bakteri.

Berikut adalah penjelasan mengenai penyebab radang amandel pada anak, yaitu:

1. Bakteri

Jenis bakteri penyebab radang amandel yang paling umum adalah Streptococcus pyogenes. Ini merupakan bakteri penyebab radang tenggorokan.

Saat anak mengalami sakit tenggorokan disertai demam serta pembengkakan kelenjar getah bening tetapi tidak mengalami pilek.

Kemungkinan besar penyebab dari radang amandel yang terjadi di atas adalah infeksi bakteri.

2. Virus

Sementara virus yang menjadi penyebab radang amandel pada anak adalah seperti adenovirus, influenza virus, serta Epstein-Barr virus.

Ketika anak mengalami masalah kesehatan seperti pilek dengan gejala hidung tersumbat, bersin, dan batuk kemungkinan besar penyebab dari radang amandel adalah virus.

Orangtua juga perlu tahu bahwa penularan tonsilitis bisa menyebar melalui udara dalam bentuk tetesan saat yang terinfeksi bernapas, batuk, serta bersin.

Anak dapat terinfeksi setelah menghirup tetesan, menularkan lewat kulit atau benda melalui mulut, hingga mata.

Bagaimana mendiagnosis radang amandel pada anak?

Pertama, dokter akan menanyakan apa saja gejala serta tanda-tanda yang muncul pada anak Anda.

Setelah itu, pemeriksaan akan dimulai pada bagian mulut, bagian belakang tenggorokan, serta leher.

Lalu, dokter juga akan memeriksa bagian hidung serta telinga untuk melihat apakah ada infeksi.

Apabila diperlukan, dokter juga akan melakukan tes usap (swab) atau throat culture untuk mengetahui apa jenis bakteri yang menjadi penyebab radang amandel.

Kapan anak harus dibawa ke dokter?

Pada sebagian besar kasus radang amandel yang disebabkan virus, anak bisa sembuh dengan sendirinya.

Namun, Anda tetap harus waspada apabila peradangan serta pembengkakan radang amandel pada anak tidak juga membaik.

Berikut beberapa komplikasi yang perlu Anda perhatikan sehingga Anda perlu membawa anak ke dokter, yaitu:

  • Gangguan pernapasan saat tidur (sleep apnea obstruktif).
  • Infeksi menyebar hingga ke dalam jaringan sekitar tenggorokan.
  • Infeksi yang menyebabkan adanya nanah di belakang amandel.
  • Kesulitan untuk menelan hingga mengalami tanda dehidrasi.
  • Sakit pada area mulut hingga tidak bisa membuka mulut.

Saat anak baru pertama kali mengalami radang tenggorokan, sebaiknya Anda juga membawanya ke dokter.

Sebaiknya, Anda juga tetap membawa si kecil ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. Hal ini juga akan mencegah kondisi anak bertambah parah.

Bagaimana cara mengobati radang amandel pada anak?

Penanganan serta cara mengobati radang amandel pada anak akan disesuaikan dengan penyebabnya, yaitu:

1. Obat amandel yang disebabkan virus

Untuk radang amandel yang disebabkan akibat virus, umumnya kondisi ini akan pulih dengan sendirinya.

Maka dari itu, hal yang perlu Anda lakukan adalah memastikan si kecil mengonsumsi makanan bergizi dan banyak minum supaya meningkatkan daya tahan tubuhnya.

2. Obat amandel yang disebabkan bakteri

Sementara itu, jika penyebabnya adalah bakteri, anak Anda perlu mengonsumsi antibiotik sebagai obat amandel anak sesuai dosis yang dianjurkan.

Lalu, obat lainnya yang diperbolehkan adalah ibuprofen serta parasetamol apabila tidak kuat menahan sakit tenggorokan.

4. Operasi

Tidak hanya itu saja, dokter juga dapat menyarankan operasi pengangkatan amandel atau tonsilektomi pada kondisi tertentu.

Akan tetapi, prosedur ini biasanya hanya dilakukan bila infeksi sangat parah, sering kambuh, atau menimbulkan masalah pernapasan pada anak.

Sebagai contoh, ketika anak mengalami radang amandel atau tonsilitis lebih dari 5 hingga 7 kali dalam satu tahun.

Bahkan, saat anak mengalami infeksi virus atau bakteri berulang kali dalam beberapa tahun.

Apa saja perawatan rumahan yang bisa dilakukan orangtua?

Sebenarnya, tidak ada obat khusus untuk mengobati radang amandel pada anak.

Hal yang paling penting adalah memastikan bahwa anak mendapatkan banyak asupan cairan dan juga beristirahat.

Berikut beberapa perawatan rumahan yang bisa orangtua lakukan sebagai cara mengobati radang amandel pada anak, yaitu:

  • Berikan makanan dan minuman yang bisa menenangkan tenggorokan.
  • Sediakan air garam untuk berkumur-kmur.
  • Gunakan humidifier agar udara tetap lembap sehingga menghindari tenggorokan kering.
  • Berikan obat hisap yang diresepkan dokter pada anak di atas usia 4 tahun.
  • Perhatikan kebersihan anak seperti selalu mencuci tangan hingga mengganti sikat gigi.

Apabila saat menelan makanan anak merasakan sakit di area tenggorokan, berikan makanan yang lunak atau mudah ditelan seperti sup.

Ada anak yang lebih merasa lebih baik dengan makanan hangat. Ada pula anak yang lebih merasa nyaman dengan makanan atau minuman dingin.

Maka dari itu, Anda pun diperbolehkan untuk memberikannya jus dingin, es krim, atau bahkan popsicle.

Perhatikan pula kebersihan lingkungan rumah, anak dan anggota keluarga lainnya untuk menghindari penularan.

Salah satu caranya adalah dengan rutin membersihkan tangan serta tubuh sebelum melakukan kontak.

Berikan pula perkembangan kesehatan kepada dokter mengenai radang amandel pada anak.

Hal ini dilakukan agar orangtua mengetahui apa yang sebaiknya dilakukan serta anak bisa mendapatkan penanganan tertentu apabila kondisinya belum juga membaik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Demam Anak Tidak Sembuh-Sembuh Meski Sudah Minum Obat, Harus Bagaimana?

Demam anak umumnya mudah ditangani dengan obat penurun panas. Tapi jika demamnya tidak kunjung sembuh setelah minum obat, bahayakah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gejala Umum pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Tenggorokan Terasa Gatal? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Semua orang bisa mengalami tenggorokan gatal. Meski tak berbahaya, tapi kondisi ini cukup mengganggu. Yuk, simak beberapa cara mengatasi tenggorokan gatal.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 9 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Obat Radang Tenggorokan pada Anak: Mulai dari Alami Sampai Medis

Radang tenggorokan pada anak sering berujung batuk sampai muntah dan perlu obat untuk mengatasinya. Berikut daftar obat yang bisa dicoba.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Infeksi pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Ciri-Ciri Anak Cacingan Berdasarkan Jenis Cacingnya

Cacingan adalah penyakit yang paling rentan dialami oleh anak-anak. Itu sebabnya, penting untuk mengetahui ciri-ciri cacingan pada anak berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 2 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
hernia pada bayi

Hernia pada Bayi, Kondisi Saat Munculnya Tonjolan di Area Tubuh Tertentu

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 27 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
makanan saat amandel bengkak

Anjuran Makanan dan Pantangan Saat Amandel Membengkak

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit