home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tips Aman Mencegah Bayi Tersedak

Tips Aman Mencegah Bayi Tersedak

Beberapa data mengungkapkan bahwa tersedak merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak. Hal ini karena tersedak dapat menghambat jalur pernapasan, padahal keberadaan oksigen memiliki peranan yang penting dalam tubuh manusia.

Bayi merupakan usia yang rentan tersedak. Hal ini dikarenakan:

  • Bayi masih belum mampu mengendalikan makanan dalam mulutnya.
  • Bayi belum mempunyai gigi molar yang mampu membantunya menghancurkan makanan. Hal ini akan semakin berisiko bila si bayi kurang mampu mengunyah dan menelan.
  • Ukuran jalur pernapasan bayi masih terbatas.
  • Bayi memilliki rasa ingin tahu yang tinggi, salah satu cara yang ia lakukan untuk menjawab rasa ingin tahunya ini adalah melalui mulutnya. Beberapa benda yang sering bayi masukkan ke dalam mulutnya antara lain makanan, mainan, dan barang-barang kecil lain yang berpotensi menyebabkan si bayi tersedak. Lalu, bagaimana mencegah bayi tersedak?

Tips mencegah bayi tersedak makanan

  • Perkenalkan bayi Anda dengan makanan padat, minimal saat usianya sudah mencapai 4 bulan. Jangan beri ia makanan padat sebelum ia memiliki kemampuan motorik untuk menelan makanan tersebut.
  • Jangan tawarkan makanan yang berisiko tinggi seperti keju, anggur, dan sayur yang masih berukuran besar-besar, kecuali makanan tersebut telah dipotong menjadi potongan-potongan kecil. Hati-hati juga dengan makanan seperti biji, kacang, permen, permen karet, marshmallow, dan makanan-makanan berisiko lain.
  • Seiring bertambahnya usia bayi, temani ia saat jam makan. Jangan biarkan dia untuk makan sambil berjalan, berlari, bermain. Ingatkan dia untuk menelan makanannya dulu sebelum bicara. Jangan biarkan dia untuk bermain lempar-makanan-ke-udara-lalu-tangkap-dengan-mulut dan aktivitas-aktivitas lain yang berpotensi membuatnya tersedak.
  • Selalu buang dulu tulang atau duri pada makanan, sebelum makanan tersebut Anda berikan pada bayi Anda.
  • Pastikan bayi Anda waspada dan tidak sedang mengantuk saat makan.
  • Sebaiknya, jangan beri bayi makanan saat dia tengah menangis atau tertawa.
  • Ajarkan bayi Anda bagaimana mengunyah dan menelan makanan yang benar, dengan mengambil potongan kecil, mengunyahnya, dan makan secara perlahan-lahan.
  • Bila bayi Anda memiliki kakak, sebaiknya ajari juga si kakak untuk tidak memberikan makanan dan mainan yang berpotensi menyebabkan adiknya tersedak.

Mencegah bayi tersedak mainan dan barang-barang kecil

  • Periksa mainan bayi Anda dengan teliti. Mainan berbahan balon lateks, akan berbahaya saat rusak karena ada isinya. Sebaiknya, perhatikan dahulu panduan yang ada dalam kemasan mainan sebelum membelinya dan secara rutin periksa kondisi mainan bayi Anda.
  • Jauhkan dari jangkauan bayi Anda, barang-barang yang biasa ada di rumah, namun berpotensi menyebabkan bayi Anda tersedak seperti koin dan dadu.
  • Ajarkan bayi Anda untuk tidak memasukkan mainannya ke mulut.

Bagaimana menangani bayi yang tersedak?

  • Pertama, pastikan dulu apakah si bayi masih dapat mengeluarkan suara atau tidak.
  • Bila ternyata si bayi masih bisa bersuara, ajari dia mengeluarkan penyebab tersedaknya itu.
  • Namun bila dia tak lagi mampu bersuara, bawa dia segera ke petugas kesehatan terdekat.
  • Sebaiknya cari tahu dulu apa yang menyebabkan ia tersedak sebelum Anda memutuskan untuk menolongnya dengan memberikan minum.
  • Bila Anda atau orang disekeliling Anda terlatih, sebaiknya berikan pertolongan pertama dengan tindakan 6 Jenis Pertolongan Pertama Paling Mendasar yang Wajib Anda Kuasai (heimlich) khusus untuk bayi.

 

BACA JUGA:

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Theresia Evelyn
Tanggal diperbarui 29/01/2017
x