Panduan Merancang Menu MPASI Bayi 6 Bulan Sampai 23 Bulan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 15 menit
Bagikan sekarang

Menginjak sekitar usia 6 bulan, bayi Anda sudah mulai bisa dikenalkan dengan makanan padat pertama sebagai asupan nutrisi anak. Ini saatnya orangtua berpikir tentang resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) yang terbaik untuk diberikan kepada bayi usia 6 bulan.

Buat Anda yang sedang kebingungan mau masak apa, yuk, simak inspirasi ide menu MPASI bayi 6 bulan ini. Anda juga bisa memahami panduan komplet tentang bagaimana cara memberikan makanan padat pertamanya.

Makanan seperti apa yang baik untuk bayi?

makanan bayi
Sumber: Colourbox

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa makanan pendamping ASI atau MPASI untuk bayi boleh diperkenalkan saat bayi berusia 6 bulan. Mengapa demikian?

Di usia 6 bulan, bayi umumnya sudah menunjukkan tanda siap MPASI. Waktu pengenalan MPASI merupakan hal yang penting karena dapat memengaruhi kesehatan bayi di masa yang akan datang.

Pemberian MPASI 6 bulan dikatakan berhasil jika dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi. Selain itu, MPASI juga diharapakan bisa membantu melatih bayi menelan dengan baik (tidak tersedak) dan tidak melebihi kapasitas kerja sistem pencernaan.

Berdasarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi yang baru pertama kali belajar makan sebaiknya diberikan tekstur makanan saring (puree) dan lama-lama meningkat menjadi lumat (mashed).

Jadi, usahakan untuk menyajikan berbagai daftar menu MPASI yang bertekstur saring, lumat, dan halus agar mudah dimakan oleh bayi 6 bulan.

Biasakan juga untuk menerapkan jadwal makan bayi secara teratur setiap harinya. Baru seiring bertambahnya usia bayi, Anda mulai bisa mengubah teksturnya secara perlahan.

Biasanya, di usia 9-11 bulan tekstur makanan bayi sudah berubah menjadi cincang halus (minced), cincang kasar (chopped), dan finger food bayi.

Inspirasi daftar menu MPASI untuk bayi

memanaskan makanan bayi

Membuat makanan bayi sebenarnya tidak jauh berbeda seperti saat ibu menyiapkan makanan untuk anggota keluarga lainnya.

Hanya saja, tekstur dan pilihan olahan makanan mungkin harus lebih Anda perhatikan karena kemampuan makan si kecil yang belum sempurna.

Tidak perlu bingung saat akan menyediakan menu makanan pendamping ASI (MPASI) bagi bayi. Namun, pastikan Anda memberikan menu MPASI campuran dan bukan MPASI tunggal untuk bayi.

Berikut sontekan inspirasi resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) bayi dari usia 6 sampai 23 bulan:

Menu MPASI bayi 6 sampai 8 bulan

Berikut beberapa macam resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) yang bisa Anda pilih untuk bayi usia 6 sampai 8 bulan:

1. Nasi tim campur sawi dan ayam

Pertama-tama, buat bubur encer dari beras putih. Tambahkan sayur sawi rebus, sedikit garam, dan 2 sendok makan suwiran ayam yang diblender hingga halus.

Masak resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) bayi 6 bulan ini sampai matang mendidih.

2. Nasi tim dengan rebusan daging sapi dengan wortel dan kentang

Sebagai bagian tahapan dari membuat resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) bayi 6 bulan ini, hal pertama yang perlu dilakukan yaitu merebus daging sapi.

Rebus daging sapi hingga matang kemudian masukkan sayuran untuk bayi seperti wortel dan kentang guna menyumbang nutrisi, termasuk vitamin buat bayi.

Aduk sampai semua bahan tercampur rata, mendidih, dan matang, kemudian tambahkan bumbu seperti garam, gula, maupun micin secukupnya.

Masak nasi hingga mendapatkan tekstur yang lembut sembari menghaluskan sup daging dan sayuran, lalu campurkan keduanya. 

Haluskan semua bahan di dalam blender atau food processor hingga mendapatkan tekstur yang lunak atau sesuai dengan kemampuan makan bayi.

3. Nasi tim campur tofu dan sawi putih

Untuk membuat menu ini, rebus tofu dan sawi putih hingga matang sembari memasak nasi sampai menghasilkan tekstur yang lembut sebagaian bagian dari pembuatan resep MPASI bayi 6 bulan.

Selanjutnya masukkan tofu dan sawi putih ke dalam blender atau food processor, kemudian campur bersama nasi untuk menghasilkan menu makanan pendamping ASI (MPASI).

Menu MPASI bayi 9 sampai 11 bulan

Menu makanan pendamping ASI (MPASI) yang bisa Anda sajikan untuk bayi usia 9 sampai 11 bulan, seperti:

1. Kentang tumbuk dengan brokoli dan daging asap

Berbeda dengan menu MPASI usia 6 bulan sampai 8 bulan, tekstur makanan bayi di usia 9-11 bulan ini umumnya sudah jauh mengalami peningkatan ketimbang usia sebelumnya.

Jadi, Anda mulai bisa memberikan bayi menu MPASI dengan tekstur yang agak kasar seperti dicincang tapi masih tetap bisa dengan mudah dimakan bayi.

Coba buat kentang tumbuk dengan tambahan daging asap dan brokoli untuk melengkapi kebutuhan gizinya.

Cara membuatnya yakni dengan mengukus kentang, brokoli, dan daging asap hingga matang kemudian hancurkan dengan alat tumbuk atau garpu.

Kemudian, tumis margarin dan bawang putih sembari memasukkan telur dan susu secukupnya. Tambahkan bahan-bahan yang telah dihancurkan dan parutan keju.

2. Sup kacang merah sayuran dengan daging

Perkenalkan juga si kecil dengan resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) yang terbuat dari kacang-kacangan sejak dini, bahkan bisa sejak usianya 6 bulan.

Namun, pastikan Anda telah mengolahnya sampai benar-benar halus agar tidak membuat bayi tersedak saat makan.

Olah sup kacang merah mula-mula dengan menumis bawang bombay dan seledri sembari memasak nasi hingga mendapatkan tekstur yang pas untuk bayi.

Selanjutnya, masak air dan daging hingga mendidih, lalu masukkan kacang merah serta wortel kemudian tunggu hingga semuanya matang.

Kemudian masukkan bawang bombai dan seledri yang telah ditumis sebelumnya lalu masak lagi sampai matang.

Campurkan nasi, sup kacang merah, daging, serta sayuran ke dalam blender dan food processor lalu haluskan sampai mendapat tekstur yang diinginkan untuk bayi.

Menu makanan pendamping ASI (MPASI) selingan bayi 6 sampai 11 bulan

Sumber: Mel’s Kitchen Cafe

Berikut contoh resep menu makanan pendamping ASI atau MPASI selingan bayi sejak 6 bulan sampai 23 bulan:

1. Puree buah mangga

Haluskan buah menggunakan food processor maupun blender. Pastikan Anda menghaluskan sampai tekstur menu MPASI sudah menjadi seperti bubur.

Anda bisa memberikan buah sebagai makanan selingan atau camilan bayi. Hanya saja, buah yang diberikan sebaiknya bukan dalam bentuk potongan kecil maupun besar bila bayi masih berusia 6-8 bulan.

Sama seperti menu makanan pagi, siang, dan malam bayi, Anda harus memblender atau menghaluskan buah sampai mendapatkan tekstur lumat (puree).

Sementara bila usia bayi sudah menginjak 9 bulan ke atas, Anda bisa memberikan buah seukuran jari tangan bayi.

2. Biskuit

Haluskan biskuit menggunakan food processor maupun blender sampai teksturnya menjadi halus seperti bubur. Jika perlu, Anda bisa menambahkan sedikit air.

3. Sup krim kentang dan jagung

Resep MPASI untuk bayi usia 6 sampai 23 bulan bisa Anda olah dengan menumis bawang bombai hingga harum kemudian tambahkan air kaldu, jagung, dan kentang.

Jika sudah mendidih masukkan susu, lalu blender hingga halus sebagai bagian dari resep untuk menyajikan menu MPASI bayi 6 bulan sampai 23 bulan.

Tekstur sup krim kentang dan jagung bisa Anda sesuaikan dengan usia dan kemampuan makan bayi.

Perlukah memberikan menu MPASI tunggal untuk bayi?

bayi siap makanan padat mpasi

Menu MPASI tunggal adalah menu makanan padat pendamping ASI yang hanya terdiri dari satu jenis makanan.

Begini contohnya, misalnya bayi diberikan bubur beras saja terus-terusan selama 14 hari atau sekitar dua minggu.

Dengan kata lain, jadi setiap hari bayi hanya makan satu bahan makanan tanpa tambahan jenis makanan lainnya.

Begitu pula saat Anda ingin memberikan bubur pisang, artinya bayi makan pisang saja tanpa disertai dengan jenis buah lainnya.

Cara pemberian menu MPASI tunggal seperti ini kepada bayi bertujuan untuk melihat bagaimana reaksi bayi terhadap makanan baru sejak 6 bulan.

Singkatnya, jika ternyata bayi mengalami diare, sembelit, atau alergi usai makan satu jenis makanan ini, bisa lebih mudah dideteksi ketimbang saat bayi makan berbagam jenis makanan.

Padahal, kandungan zat gizi dari MPASI yang diberikan kepada bayi haruslah mencukupi kebutuhan tubuhnya agar dapat membantu proses tumbuh kembangnya.

Dalam laman, badan kesehatan dunia (WHO) menyebutkan yang dimaksud “cukup” dalam MPASI adalah jumlah (porsi), frekuensi pemberian, konsistensi makanan, serta variasi jenis makanannya.

Semua komponen tersebut harus cukup di dalam menu MPASI untuk memenuhi kebutuhan zat gizi bayi sambil tetap mempertahankan pemberian ASI.

WHO sebenarnya tidak menyebutkan dengan jelas bahwa menu MPASI yang diberikan ke bayi sejak 6 bulan harus menu tunggal atau tidak.

Namun, penting untuk diketahui bahwa WHO sangat menyarankan menu MPASI bayi sejak 6 bulan terdiri atas beraneka ragam sumber makanan.

Ini dikarenakan satu jenis makanan saja sebenarnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan zat gizi harian bayi yang kian meningkat.

Dalam hal ini, menu MPASI tunggal bukannya memperkaya asupan makanan bayi, tetapi malah membatasi pilihan makanan dan zat gizinya.

Jika tujuannya adalah untuk mengetahui apakah bayi memiliki alergi makanan tertentu, sebaiknya tetap berikan menu MPASI yang beragam sejak 6 bulan.

Barulah dari situ Anda bisa mengetahui si kecil alergi terhadap suatu jenis makanan tertentu atau tidak.

Apa saja peralatan untuk membuat menu MPASI sejak 6 bulan?

Peralatan atau perlengkapan untuk membuat MPASI bayi sebenarnya tidak harus lengkap semuanya, kok.

Yang penting Anda bisa memastikan setiap alat masak yang Anda punya bisa mendukung dan mempermudah proses pemberian MPASI nantinya.

Nah, berikut ini rekomendasi peralatan atau perlengkapan MPASI yang sebaiknya Anda miliki:

1. Alat tumbuk

food processor makanan bayi
Sumber: Crate and Barel

Bayi yang baru mulai belajar makan makanan pendamping ASI (MPASI) butuh tekstur makanan yang sangat lumat dan lembut sehingga mudah saat dikunyah dan ditelan.

Sebenarnya Anda bisa menghaluskan makanan bayi secara manual dengan menumbuknya perlahan-lahan. Namun, kekurangan cara manual tersebut terletak pada prosesnya yang terbilang butuh waktu agak lama.

Melansir dari laman Healthy Children, pilihan lain untuk menghaluskan makanan bayi bisa menggunakan peralatan MPASI blender dan alat pengolah makanan (food processor).

Blender dan food processor merupakan contoh alat tumbuk elektrik.

Alat tumbuk elektrik bisa dipakai untuk menghaluskan makanan padat yang masih mentah atau dalam bentuk segar (misalnya buah atau sayur utuh) menjadi bentuk bubur halus.

Sementara itu, alat tumbuk manual seperti ulekan dan cobek batu mengharuskan Anda menghaluskan makanan pakai tenaga sendiri. Hanya makanan yang sudah dikukus dulu yang bisa dihaluskan pakai ulekan.

Biasanya, blender dan food processor yang dipakai untuk membuat makanan bayi atau MPASI punya beberapa pengaturan.

Pengaturan yang berbeda-beda ini berfungsi untuk menghasilkan tekstur yang berbeda pula. Jadi, Anda bisa mengatur sendiri ingin membuat tekstur MPASI bayi sangat halus, halus, atau cenderung kasar.

Namun, hasil makanan yang diolah dari food processor tidak selalu menjadi benar-benar halus dan lumat, tetapi cukup kental.

Jika Anda menginginkan tekstur makanan yang sangat halus, Anda kadang mungkin perlu untuk menumbuknya lagi.

2. Slow cooker

menu mpasi bayi 6 bulan
Sumber: BGR

Slow cooker adalah dapat dikatakan sebagai alat pengolah MPASI yang praktis dan multifungsi. Anda bisa memasak, mengukus, dan menghangatkan makanan hanya dengan pakai satu alat yang sama.

Slow cooker juga dilengkapi dengan pengatur waktu (timer) yang akan memudahkan Anda dalam mengolah makanan si kecil. Jangan khawatir kandungan nutrisi makanannya akan hilang.

Selain memasak, slow cooker biasanya juga mampu menghangat atau memanaskan kembali makanan bayi yang sebelumnya telah matang.

Peralatan atau perlengkapan MPASI yang satu ini diyakini dapat menjaga kandungan nutrisi asli makanan berkat teknik slow cooking-nya yang pakai panas sedang.

Artinya, nutrisi di dalam makanan tersebut, misalnya karbohidrat, protein untuk bayi, lemak untuk bayi, hingga mineral dan vitamin bayi tetap terjaga.

3. Food container

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Peralatan atau perlengkapan MPASI yang tak kalah penting untuk dimiliki para ibu yakni food containerFood container berfungsi untuk menyimpan makanan, entah di dalam kulkas (lemari pendingin) maupun freezer.

Biasanya, satu paket food container terdiri atas beberapa container atau wadah penyimpanan dengan ukuran tertentu.

Makanan yang disimpan pun dapat berupa makanan mentah per porsi yang nantinya langsung dimasak maupun makanan yang sudah matang.

Bahan makanan mentah yang bisa disimpan dalam peralatan atau perlengkapan MPASI food container yakni kaldu matang, sayuran, buah, keju, dan lainnya.

Sementara itu, makanan yang telah matang dapat disimpan per porsi sekali makan. Dengan begitu, Anda hanya perlu menghangatkannya kembali saat hendak diberikan pada bayi.

Tak perlu khawatir makanan akan tumpah saat disimpan karena food container dilengkapi dengan tutup yang dapat menempel erat dengan wadahnya.

Peralatan atau perlengkapan MPASI yang satu ini juga biasanya dirancang kedap air dan kedap udara guna menjaga kualitas makanan di dalamnya.

4. Peralatan makan lengkap untuk menyajikan menu MPASI sejak 6 bulan

resep menu MPASI makanan bayi

Selain melengkapi peralatan memasak MPASI, jangan lupa untuk mempersiapkan perlengkapan makan yang akan dipakai anak nantinya.

Jika ingin lebih mudah, Anda bisa memilih satu set peralatan makan lengkap yang sudah termasuk piring, mangkok, sendok, garpu, dan gelas.

Namun, tentu tidak masalah kalau Anda ingin membeli peralatan makanan satuan sesuai dengan kebutuhan. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan yaitu pakai botol sendok makan (squirt).

Perhatikan ini saat menu MPASI bayi sejak 6 bulan

menu MPASI makanan bayi 7 bulan

Anda bisa menambahkan rasa pada menu MPASI bayi dari 6 bulan sampai 23 bulan dengan menggunakan sedikit garam, gula, bawang putih, atau bawang merah.

Hal ini bertujuan agar si kecil juga bisa mulai belajar mengenal rasa dan. Bahkan, sebenarnya tidak masalah dengan untuk memberikan gula, garam, dan micin secukupnya pada makanan bayi 6 bulan.

Menambahkan bumbu-bumbu tersebut dapat membantu menambah kelezatan masakan Anda agar bayi tidak susah makan dan semakin bersemangat belajar makan.

Ibu juga harus tetap berikan ASI selama fase MPASI. Ya, meskipun sudah mulai bisa makan padat, bayi tetap harus lanjut menyusu ASI maupun susu formula bayi bila tidak lagi mendapat ASI.

Hal ini bertujuan untuk mencegah masalah gizi pada bayi.

ASI sebetulnya sudah mencukupi semua kebutuhan energi dan nutrisi bayi untuk di 6 bulan pertama kehidupannya atau dikenal sebagai ASI eksklusif.

Akan tetapi, seiring bayi bertambah besar kebutuhan gizinya akan semakin banyak dan bervariasi.

Cara menyimpan MPASI yang perlu diperhatikan

resep mpasi oatmeal

Cara menyimpan menu MPASI bayi yang baik dan benar sejak usia 6 bulan sebenarnya tidak sulit. Dengan catatan, Anda memahami aturan penyimpanan makanan bayi ini.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) anjuran menyimpan menu MPASI bayi sejak 6 bulan yakni dengan cara sebagai berikut:

  • Simpan makanan seperti daging, ikan telur, susu, pasta, serta sayur-sayuran di dalam kulkas bersuhu kurang dari 5 derajat Celcius.
  • Simpan daging dan ikan di dalam wadah plastik dan letakkan secara terpisah dari makanan yang telah matang dan bahan-bahan siap makan.
  • Seluruh makanan harus disimpan sesuai dengan petunjuk penyimpanan yang tertera pada kemasan.
  • Hindari mengolah dan menyajikan makanan yang telah melewati tanggal kedaluwarsa.
  • Makanan yang seharusnya disimpan pada kulkas tidak boleh diberikan atau diolah kembali setelah berada di suhu ruang selama dua jam atau lebih.
  • Makanan yang telah dicairkan dari freezer maupun kulkas harus segera diolah.
  • Makanan beku yang telah dimasak sebaiknya tidak dibekukan lagi.
  • Pisahkan pisau dan talenan untuk makanan matang dan makanan mentah terutama daging, ikan, ayam.
  • Makanan matang disimpan di suhu ruangan tidak boleh lebih dari 2 jam.

Usahakan untuk selalu menempatkan MPASI bayi dalam wadah kedap udara kemudian biasakan menyimpan di dalam lemari es atau freezer sebagai cara yang tepat.

Berbeda dengan makanan padat atau MPASI bayi yang diolah sendiri, MPASI instan tidak perlu disimpan di dalam lemari es selama belum dibuka.

Nah, jangan lupa untuk menghangatkan kembali menu MPASI bayi sejak 6 bulan yang telah disimpan sebelumnya saat waktu makan tiba dan biarkan hingga agak dingin sebelum disajikan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Mitos Seputar Makanan Bayi yang Harus Ditinggalkan

Ada beragam mitos makanan bayi yang banyak beredar. Sudahkah Anda tahu apa saja mitos mengenai makanan bayi beserta kebenarannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 10 menit

Kenali Kebutuhan Vitamin untuk Bayi dan Perannya Sebagai Penambah Nafsu Makan

Zat gizi mikro lainnya yang penting untuk dipenuhi buat bayi yakni asupan vitamin. Berapa jumlah kebutuhan vitamin untuk bayi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit

Panduan Menyiapkan, Mengolah, dan Memberikan Makanan Bayi

Memberi makanan sehat untuk bayi tidak harus sulit. Berikut adalah beberapa makanan super bernutrisi beserta penyajiannya untuk bayi Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 14 menit

8 Macam Makanan untuk Mendukung Kecerdasan dan Perkembangan Otak Bayi

Otak bayi berkembang pesat sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Ini daftar nutrisi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan perkembangan otak bayi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menyimpan mpasi

Agar Kualitasnya Tetap Terjaga, Pahami Cara Menyimpan MPASI Bayi yang Benar

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit
peralatan mpasi

5 Peralatan MPASI untuk Memudahkan Proses Pembuatannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
keju untuk bayi

Usia Berapa Bayi Mulai Diperbolehkan Makan Keju?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit
buah untuk bayi

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit