Mengenal Growth Spurt, Peningkatan Perkembangan Bayi yang Cukup Pesat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Mengamati setiap fase perkembangan bayi tentu selalu menjadi hal menarik bagi para orangtua. Tak terkecuali saat Anda merasa perkembangan bayi sedang mengalami peningkatan pada waktu tertentu atau biasa disebut dengan growth spurt.

Sudah tahukah Anda seperti apa tanda dan gejala growth spurt pada bayi? Apa yang bisa Anda lakukan untuk menenangkan bayi di masa growth spurt ini? Berikut ulasan selengkapnya.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Apa itu growth spurt pada bayi?

Alasan kenapa bayi menangis

Growth spurt adalah masa saat pertumbuhan bayi mengalami lonjakan yang cukup pesat pada waktu-waktu tertentu.

Jika Anda pernah atau sedang merasa pertumbuhan bayi berubah cepat, ini bisa menandakan ia mengalami growth spurt.

Beberapa perubahan bayi yang mudah dikenali saat mengalami growth spurt yakni berat badan, panjang badan, hingga ukuran lingkar kepala yang berubah lebih cepat ketimbang biasanya.

Bukan hanya itu, bayi juga tampak sudah mencapai tonggak perkembangan atau menguasi kemampuan yang sebelumnya belum mampu ia lakukan.

Kapan growth spurt terjadi?

pelukan bayi dari orangtua distrofi otot muscular dystrophy adalah

Growth spurt pada bayi bisa terjadi kapan saja selama tahun pertama kehidupannya.

Melansir dari laman Baby Centre, pertumbuhan bayi yang pesat ini biasanya berlangsung sekitar usia sebagai berikut:

Bahkan, bayi juga bisa mengalami growth spurt di sekitar usia 9 bulan, menurut Pregnancy Birth, and Baby.

Ini karena di usia tersebut biasanya kepribadian bayi sudah tampak lebih berkembang dibandingkan dengan usia sebelumnya.

Namun, proses pertumbuhan masing-masing bayi tidaklah sama. Jadi, Anda tidak perlu khawatir bila tumbuh kembang si kecil terlihat belum begitu pesat.

Apa saja tanda growth spurt pada bayi?

anemia saat menyusui growth spurt

Bayi yang sedang mengalami kondisi ini umumnya cenderung lebih rewel dan manja. Hal ini normal dan tidak berarti bayi sedang sakit.

Oleh karena itu, ibu perlu tahu tanda dan gejala growth spurt pada bayi agar tidak salah dalam mengartikan kondisi si kecil.

Nah, berikut berbagai tanda growth spurt pada bayi:

1. Bayi lebih rewel dan manja

Tingkat kerewelan dan kemanjaan setiap bayi berbeda-beda.

Namun umumnya, growth spurt pada bayi bisa membuatnya lebih rewel dan ingin agar Anda selalu berada di dekatnya.

Hal ini tampak ketika bayi selalu ingin digendong dan justru menangis saat Anda membaringkannya di tempat tidur.

Bukan hanya itu, bayi juga terlihat masih rewel selama dan setelah menyusui.

Tidur si kecil di malam hari juga kerap gelisah dan tidak tenang sehingga membuatnya sering menangis.

Menariknya, setelah fase ini terlewati biasanya Anda akan dikejutkan oleh perkembangan kemampuan si kecil yang baru, misalnya berguling, tengkurap, merangkak, dan lainnya.

2. Nafsu makan bayi meningkat dan lebih sering menyusu

Perkembangan bayi yang pesat dapat memengaruhi nafsu makannya menjadi lebih mudah lapar.

Ini tentu membuat Anda harus lebih sering menyusui bayi ketimbang biasanya.

Perubahan ini tampak saat frekuensi menyusui bayi yang sebelumnya mungkin hanya 8 kali sehari kemudian berubah menjadi 12 kali sehari.

Jadwal menyusui bayi juga dapat berubah karena pengaruh masa growth spurt ini.

Perhatikan juga bila waktu bayi dalam sekali menyusui menjadi lebih lama dari biasanya bahkan terlihat masih lapar meski sudah menyusu.

Hal tersebut bisa menjadi tanda growth spurt pada bayi.

Lagi-lagi, Anda tak perlu cemas karena ini merupakan hal yang normal terjadi di masa tumbuh kembang si kecil.

3. Berat badan bayi bertambah

Perubahan nafsu makan dan frekuensi menyusu tentu berpengaruh pada berat badan bayi yang juga ikut bertambah.

Hal ini biasanya Anda sadari saat menggendong si kecil yang terasa lebih berat atau saat memerhatikan ukuran tubuhnya yang tampak lebih besar.

4. Lama waktu tidur bayi berubah

Selain lebih rewel, lebih sering menyusu, dan tubuh bertambah berat, fase pertumbuhan ini juga memengaruhi lama waktu tidurnya.

Ada bayi yang jam tidurnya berubah menjadi lama, tetapi ada juga bayi yang tidur lebih sebentar dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.

Perubahan waktu tidur bayi menjadi lebih lama ini dikarenakan otak si kecil memproduksi protein bernama human growth hormone atau hormon pertumbuhan manusia (HGH) saat tidur.

Itu sebabnya, Anda mungkin menyadari perubahan jam tidur si kecil yang menjadi lebih lama di siang maupun malam hari.

Namun, bukan berarti perubahan jam tidur bayi yang lebih sebentar termasuk tidak normal.

Keduanya, baik perubahan tidur yang menjadi lebih lama maupun lebih sebentar, sama-sama menandakan bahwa bayi sedang berkembang cukup pesat.

Bagaimana cara menangani bayi yang mengalami growth spurt?

Aturan mengonsumsi obat batuk untuk ibu menyusui

Di fase ini perkembangan ini,bayi sangat membutuhkan Anda. Berikut cara menangani growth spurt pada bayi yang bisa Anda lakukan:

1. Tenangkan saat bayi rewel dan manja

Bayi yang terlihat lebih rewel dan manja ketimbang biasanya mungkin membuat Anda bingung.

Jika kondisi ini dikarenakan si kecil sedang mengalami growth spurt, coba tenangkan dengan lebih sering meluangkan waktu bersamanya.

Anda bisa mengajak si kecil bermain, membaca buku, atau sekadar berbincang sembari menemaninya beristirahat di tempat tidur.

2. Tingkatkan frekuensi menyusu bayi

Setiap kali bayi merasa lapar dan haus, sebaiknya hindari membatasi jumlah ASI eksklusif maupun susu formula yang ia minum.

Biarkan bayi menyusu sampai ia merasa puas dan kenyang.

Jika buah hati Anda saat ini sudah makan makanan pendamping ASI (MPASI), pastikan juga si kecil mendapatkan asupan yang cukup.

Hal ini berguna untuk mengoptimalkan fase tumbuh kembang bayi di awal masa kehidupannya.

3. Penuhi waktu tidur bayi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, growth spurt pada bayi bisa membuat waktu tidurnya menjadi lebih lama maupun lebih sedikit.

Tugas Anda yakni memastikan bayi mendapatkan waktu tidur yang cukup selama masa pertumbuhan ini.

Usahakan untuk menciptakan suasana senyaman mungkin agar tidur si kecil lebih nyenyak.

Perlukah konsultasi ke dokter?

jadwal menyusui bayi

Growth spurt yang dialami bayi pada dasarnya normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Tanda bahwa bayi sedang berkembang ini biasanya tidak berlangsung lama sehingga kebiasaan si kecil akan kembali seperti semula.

Namun, perhatikan jika frekuensi menyusu, makan, jam tidur, dan kerewelan bayi berubah secara mendadak bahkan disertai gejala lain seperti demam, bayi tidak ceria, dan lainnya.

Kondisi tersebut bisa menjadi pertanda bahwa si kecil sedang sakit dan merasa tidak nyaman.

Anda perlu segera memeriksakan lebih lanjut ke dokter bila gejala yang dialami bayi tampak tidak biasa.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tak Hanya dari Fisik, Kenali 10 Ciri-Ciri Bayi yang Sehat

Mengetahui berat dan tinggi badan saja tidak cukup akurat untuk menyimpulkan bayi tumbuh sehat. Apa lagi tanda yang bisa dijadikan patokan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 3 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Fakta Empeng Bayi, Apa Saja Manfaat dan Kekurangannya?

Jika digunakan dengan benar, empeng alias dot bayi yang tak berisi susu memang memiliki banyak manfaat. Tapi ketahui juga kekurangannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 2 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Jadwal Menyusui Bayi Beserta Cara Membangunkannya agar Mau Menyusu

Agar kebutuhan gizinya terpenuhi, perhatikan tanda bayi lapar dan kenyang serta cara membangunkan bayi di jadwal menyusui. Apa yang perlu diketahui?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 28 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ada banyak tanda bayi tumbuh gigi yang dapat membuat si kecil rewel. Berikut berbagai tanda dan tips meredakan rasa tidak nyaman saat bayi tumbuh gigi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Sayur untuk mpasi

8 Sayur untuk MPASI Terbaik dan Bergizi yang Perlu Diberikan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
berat badan janin ideal

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
baby gym senam bayi

Baby Gym, Olahraga untuk Melatih dan Mendukung Perkembangan Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Transient tachypnea of the newborn atau TTN

Transient Tachypnea of the Newborn (TTN), Kondisi Napas Bayi yang Cepat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit