5 Cara Efektif Menenangkan Bayi Menangis dan Rewel

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Semua bayi pasti menangis, bahkan sebagian bayi menangis sangat sering. Menangis sebenarnya adalah bahasa bayi yang tidak kita mengerti. Ketika mereka menangis, maka pasti ada sesuatu hal yang ingin dikatakan. Sering kali bayi menangis dan rewel karena mereka merasa lapar, lelah, kedinginan atau kepanasan, bosan, popoknya basah, atau merasa sakit. Sehingga, jangan berpikiran buruk karena bayi Anda menangis terus, hal ini adalah caranya untuk memberitahu Anda bahwa mereka membutuhkan sesuatu.

Mencoba mendiamkan serta menenangkan bayi yang menangis adalah cara orangtua dan bayi untuk mengenal satu sama lain. Setidaknya setiap bayi menangis kurang lebih 1-4 jam dalam sehari. Semakin Anda tenang dan tidak terbawa suasana karena tangisan bayi Anda, maka bayi akan lebih mudah tenang. Ibu yang melihat bayinya menangis pasti akan berusaha menenangkannya. Namun terkadang apa yang ibu lakukan malah membuat bayi menangis semakin kencang. Lalu bagaimana caranya untuk mendiamkan serta menenangkan bayi yang menangis dan rewel?

BACA JUGA: 7 Langkah Agar Bayi Cepat Tidur di Malam Hari

Bagaimana cara menenangkan bayi menangis dan rewel?

1. Gerakan mengayun

Bayi senang gerakan-gerakan ketika mereka digendong. Anda bisa mulai dengan mengambil kain gendongan dan kemudian buat gerakan mengayun untuk menenangkan bayi Anda. Semakin kencang tangisan bayi, maka Anda harus semakin kencang pula mengayunkannya.

2. Suara ‘sshh’

Ternyata menenangkan bayi dengan cara ibu menghasilkan suara ‘sshh’ bukan hanya kebiasaan turun-temurun. Suara ‘sshh’ ini bisa membuat bayi lebih tenang dan nyaman karena suara tersebut mirip dengan suara ketika mereka ada di dalam rahim. Pastikan suara ‘sshh’ yang Anda hasilkan lebih kencang dibandingkan dengan tangisan si bayi, agar bayi mendengarnya.

3. Sentuhan lembut

Jangan pernah meremehkan ‘kekuatan’ sentuhan Anda dalam membuat si bayi menjadi lebih nyaman. Tentu saja langkah utama dalam menenangkan bayi yang menangis adalah dengan cara menyentuhnya. Walaupun begitu, memang tidak jarang bayi yang membutuhkan lebih dari sekadar sentuhan untuk membuatnya nyaman, seperti gendongan, menepuk punggung, atau memijatnya dengan lembut.

4. Mengenal dan menyesuaikan lingkungan sekitar untuk si bayi

Menenangkan bayi yang menangis adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri Anda dengan sang bayi. Dengan begitu, Anda akan berusaha mencari tahu lingkungan seperti apa yang membuatnya lebih nyaman dan tenang, seperti sebagian bayi menyukai lampu yang gelap dan sebagian lainnya tidak. Atau mungkin bayi Anda lebih suka suasana kamar yang tenang, tetapi ada juga bayi yang lebih suka suasana di luar rumah atau keramaian. Sesuaikan lingkungan Anda agar bayi lebih tenang dan nyaman.

BACA JUGA: Mengatasi Sariawan Pada Bayi yang Masih Menyusui

5. Trik lainnya

Ada beberapa cara lain yang bisa membuat si bayi menjadi lebih tenang, seperti:

Jika bayi menangis terus menerus walaupun telah berusaha ditenangkan dan Anda melihat beberapa tanda atau gejala yang aneh, maka jangan ragu untuk menghubungi dokter anak. Namun tidak semua tangisan bayi merupakan tanda mereka mengalami sakit, sehingga jangan takut dan berpikiran negatif akibat tangisan bayi Anda.

Bagaimana jika bayi menangis saat sedang disusui?

Tidak jarang bayi menangis dan tampak gelisah ketika Anda sedang memberinya susu atau ASI. Jika Anda memberikan ASI pada si bayi, mungkin ia merasa tidak nyaman dengan posisi menyusui Anda, sehingga ASI tidak keluar dengan sempurna dan ia merasa terus lapar. Perbaiki posisi menyusui Anda. Terkadang bayi menangis karena gejala refluks atau makanannya kembali naik ke tenggorokan sesaat setelah diberikan makanan. Apabila hal ini terjadi, segera periksakan bayi ke dokter.  

BACA JUGA: Alasan Bayi Suka Menggigit Puting Ibunya

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Telat haid dan mual-mual adalah tanda-tanda hamil yang paling umum. Namun, tahukah Anda, mimisan dan sakit kepala juga termasuk ciri-ciri hamil muda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi tumbuh gigi

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
cat kuku kutek

Informasi Seputar Cat Kuku dan Dampaknya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
bercak darah tanda hamil atau menstruasi

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
program dan cara cepat hamil

7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit