Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ruam popok adalah peradangan pada kulit bayi di area yang tertutup popok, dan umumnya terjadi pada bokong. Kulit yang mengalami ruam ini akan tampak kemerahan. Ruam popok biasanya terjadi akibat reaksi kulit setelah terus menerus bersentuhan dengan urine dan tinja.

Sebagian besar bayi yang memakai popok pernah mengalami ruam popok. Ruam ini umumnya tidak berbahaya. Meski demikian, ruam ini dapat mengganggu kenyamanan sehingga bayi Anda cenderung menjadi lebih rewel.

Bagaimana cara mencegah ruam popok pada bayi?

Menurut situs kesehatan sekaligus organisasi penelitian asal Amerika Serikat, MayoClinic, menjaga agar kulit bayi tetap bersih dan kering adalah metode paling efektif dalam mencegah ruam popok. Caranya yaitu dengan melakukan hal-hal berikut ini.

  • Segera mengganti popok yang kotor dan lakukan sesering mungkin.
  • Bersihkan seluruh bagian kulit yang sering tertutup popok sampai tuntas, terutama saat mengganti popok. Termasuk pada setiap lipatan kulit, ya.
  • Jangan biarkan bayi Anda selalu memakai popok. Kulit bayi juga memerlukan sirkulasi udara yang baik agar bisa “bernapas”. Makin sering kulit bayi terbebas dari popok dan kena udara, risiko ruam popok juga makin berkurang.
  • Setelah dibasuh, seka kulit bayi Anda perlahan-lahan sampai kering sebelum memakaikan popok baru.
  • Hindari penggunaan bedak. Bedak dapat memicu iritasi kulit, sekaligus iritasi pada paru-paru bayi Anda.
  • Sesuaikan ukuran popok dengan bayi Anda. Jangan menggunakan popok yang terlalu ketat.
  • Hindari penggunaan sabun atau tisu basah yang mengandung alkohol serta pewangi. Kandungan alkohol dan bahan kimianya dapat memicu iritasi serta memperparah ruam.
  • Oleskan krim pencegah ruam popok tiap mengganti popok bayi Anda. Krim oles yang umumnya memiliki bahan dasar zinc oxide dan lanolin ini juga berguna mengatasi dan melindungi kulit bayi dari ruam popok.
  • Gunakan popok dengan satu ukuran lebih besar selama bayi Anda menjalani masa penyembuhan dari ruam popok.
  • Cuci tangan Anda sebelum dan sesudah mengganti popok.
  • Jika bayi menggunakan popok kain, cucilah popok sampai bersih dan hindari penggunaan pewangi pakaian.

Ruam popok umumnya bisa sembuh tanpa penanganan medis dari dokter. Namun, jika ruam popok pada bayi Anda tidak kunjung membaik atau bertambah parah, sebaiknya periksakan bayi Anda ke dokter.

Dokter akan menanyakan gejala dan faktor-faktor yang mungkin menjadi pemicu terjadinya ruam popok. Seperti perubahan pola makan, jenis produk bayi dan popok yang digunakan, seberapa sering ganti popok, serta kondisi kesehatan bayi Anda.

Setelah mengetahui penyebab ruam pada bayi Anda, dokter akan menganjurkan beberapa jenis obat untuk mengatasinya. Jenis obat-obatan tersebut dapat meliputi obat oles steroid ringan, seperti salep hidrokortison, salep antijamur, serta antibiotik minum.

Popok sekali pakai atau popok kain?

Pemilihan popok yang tepat umumnya menjadi dilema bagi orang tua. Penelitian telah banyak dilakukan, namun masih belum ada pembuktian jelas mengenai jenis popok mana yang paling baik untuk mencegah ruam popok.

Popok sekali pakai dan popok kain memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Apabila popok sekali pakai merek tertentu menyebabkan kulit bayi Anda iritasi, ganti dengan merek lainnya.

Begitu juga kalau detergen yang Anda gunakan untuk mencuci popok kain menyebabkan ruam pada bayi, gantilah dengan produk lainnya. Apa pun pilihannya, yang terpenting adalah menjaga agar kulit bayi tetap kering dan bersih.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Para ibu mungkin sudah tidak asing lagi dengan kemunculan ruam susu atau ruam di pipi bayi. Namun, apakah ruam susu itu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ada banyak penyebab kulit kepala gatal, tapi banyak juga bahan-bahan alami dan sederhana yang ampuh mengusir kulit kepala gatal.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 09/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Gejala COVID-19 pada Anak Disebut Mirip dengan Penyakit Kawasaki

Beberapa gejala COVID-19 memang diketahui mirip dengan gejala penyakit lain, salah satunya penyakit Kawasaki pada anak. Apakah keduanya berhubungan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 24/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Cara Memilih Sabun untuk Kulit Bayi yang Sensitif

Kulit bayi masih sangat sensitif, untuk itu Anda perlu memilih sabun yang tepat. Bagaimana cara memilih sabun bayi untuk kulit sensitif?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 01/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

masalah kulit pada bayi

Ibu, Ini 9 Penyakit Kulit yang Paling Umum Dialami Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 8 menit

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
leher bayi merah

5 Penyebab Leher Bayi Kemerahan dan Apa yang Bisa Ortu Lakukan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit