Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Sedang Mencari Popok Bayi Baru Lahir? Ini 7 Rekomendasi yang Bisa Menjadi Pilihan!

Berikut adalah daftar produk yang bisa bermanfaat untuk Anda. Perlu diketahui, kami bisa saja mendapatkan sedikit komisi setiap kali Anda membeli produk via link ini. Tenang, tidak ada penambahan biaya. Pelajari lebih lanjut soal konten produk marketing kami di sini.

Sedang Mencari Popok Bayi Baru Lahir? Ini 7 Rekomendasi yang Bisa Menjadi Pilihan!

Bayi yang baru lahir memiliki lapisan kulit yang sangat tipis dan mudah mengalami iritasi. Hal ini nyatanya juga dipengaruhi oleh lamanya masa kehamilan yang dialami oleh sang ibu. Untuk kondisi bayi prematur, kondisi kulitnya jauh lebih rentan dan tipis. Oleh karena itu, memilih popok untuk bayi baru lahir tidak boleh sembarangan.

Cara kami memilih popok untuk bayi baru lahir yang bagus

Kulit bayi baru lahir masih sangat sensitif, sehingga perlu ketelitian dalam pemilihan produk, terutama untuk area genital.

Mengutip dari Center for Baby and Adult Hygiene Products, popok sekali pakai memiliki bahan utama, seperti:

  • natrium poliakrilat,
  • polipropilen,
  • polietilen, dan
  • polimer untuk daya serap tinggi.

Fitur daya serap tinggi pada popok tidak akan membuat kontak kulit dengan urine dan kotoran. Ini akan membuat bayi lebih nyaman saat sedang istirahat seharian.

Dalam memilih rekomendasi popok bayi yang bagus, kami fokus ke bahan berdaya serap tinggi dan tidak mudah bocor.

Rekomendasi popok untuk bayi baru lahir

Mengingat kondisi kulit bayi yang masih sensitif, ayah dan ibu harus tepat memilih popok untuk bayi baru lahir.

Nyatanya, tak sulit untuk menemukannya. Berikut ini kami telah merangkum sejumlah rekomendasi popok untuk bayi baru lahir.

1. MamyPoko Royal Soft NewBorn

Sesuai dengan namanya, MamyPoko Royal Soft NewBorn memiliki kualitas popok yang premium.

Tak hanya bahannya yang lembut dan aman untuk kulit bayi yang sensitif, produk ini dapat menyerap hingga 12 jam.

Ditambah lagi fitur desain di bagian pinggang yang sesuai dengan pusar bayi yang belum sembuh, sehingga aman dipakai.

Popok ini paling direkomendasikan karena diklaim memiliki kualitas dan kelembutan untuk kulit sensitif bayi baru lahir.

2. Pampers Premium Care

Rekomendasi popok bayi baru lahir yang bagus berikutnya adalah Pampers seri Premium Care karena mempunyai super gel berdaya serap tinggi.

Super gel berdaya serap tinggi dapat melindungi dan menjaga kulit bayi agar tetap kering hingga 12 jam.

Bagian pinggang yang lentur membuat popok ini sangat pas dan nyaman untuk si kecil pakai, sehingga popok basah di malam hari tidak terjadi lagi.

3. Merries Pants Good Skin

Popok satu ini memiliki teknologi daya serap yang baik di bagian dalamnya sehingga memungkinkan penyerapan langsung cairan yang dikeluarkan bayi.

Teknologi cepat menyerap akan membuat popok tidak cepat lembap dan mudah bocor.

Selain itu, pori-pori permukaannya yang dapat menjaga sirkulasi udara di area bokong dapat mencegah iritasi kulit bayi.

4. Sweety Gold Comfort

Popok Sweety Gold Comfort diklaim sebagai popok bayi baru lahir yang bagus karena memiliki standar internasional dan dilengkapi dengan teknologi diamond layer.

Teknologi ini berdaya serap tinggi sehingga mengurangi risiko cairan bersentuhan dengan kulit si kecil hingga 50 persen.

Selain itu, produk ini juga dilengkapi perekat yang fleksibel dan lembut sehingga tidak melukai kulit bagian perut. Cocok untuk menjaga kulit bayi tetap halus dan lembut.

4. Nepia Genki Premium Soft Tape

Produk yang satu ini memiliki teknologi Deep Embossing di bagian dalam popok yang memastikan cairan urine dan kotoran lunak akan terserap seketika.

Selain itu, teknologi deep embosing juga diklaim membuat sirkulasi udara popok lebih baik.

Popok Genki Premium Soft Tape direkomendasikan untuk memberikan perlindungan maksimal bagi kulit sensitif si buah hati.

5. Goo.N Tape Massara Sara

Anda khawatir karena bayi sering buang air kecil dan takut popok bocor? Goo.N Tape Massara Sara bisa jadi solusinya karena memiliki perlindungan ganda atau 2 steps block.

Popok bayi ini juga diklaim mampu menampung cairan urine setara dengan enam gelas air, sehingga tetap kering dan kulit bayi tidak lembap lagi.

6. Wings Baby Happy Body Fit

Produk satu ini menggunakan bahan spunbond nonwoven yang diklaim pengganti plastik yang lebih ramah lingkungan.

Bahan ini membuat tekstur popok menjadi lembut dan juga ringan sehingga dapat mengurangi gesekan antara popok dengan kulit bayi.

Jika Anda ingin berkontribusi mengurangi potensi limbah popok sekali pakai, produk ini bisa jadi alternatif.

Saat bayi baru lahir, mungkin orangtua merasa bingung harus memilih popok sekali pakai atau popok kain untuk bayi.

Memilih popok untuk bayi baru lahir harus dilakukan dengan cermat agar kulit si kecil tidak semakin rentan mengalami iritasi.

Untuk mencegah dan membantu mengurangi iritasi kulit bayi atas pemakaian popok, perhatikan hal berikut:

  • rutin mengganti popok dan bersihkan secara lembut,
  • biarkan bayi tidak memakai popok untuk beberapa saat dan baringkan di atas kain popok,
  • ooleskan salep bila terjadi ruam popok, dan
  • pilih popok yang sesuai dengan usianya.

Selain kecocokan dengan kulit bayi, ayah dan ibu juga perlu memastikan ukuran popok yang pas agar tidak mudah bocor saat si kecil pakai.

Verifying...

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Diapering your baby. (2017). Retrieved from https://kidshealth.org/en/parents/diapering.html

Getting to know your newborn. (2020, December 8). Retrieved from https://www.nhs.uk/pregnancy/labour-and-birth/after-the-birth/getting-to-know-your-newborn/

Skin findings in newborns: MedlinePlus medical encyclopedia. (2022). Retrieved from https://medlineplus.gov/ency/article/002301.htm

Health, D., Health, D., BaDiapers, C., Health, S., Data, C., & Burns, D. et al. (2022). How Diapers Are Made | Diaper Answers. Retrieved 6 April 2022, from https://www.diaperanswers.org/how-diapers-are-made/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diva Mosaik Lintang Diperbarui Apr 19
Ditinjau secara medis oleh dr. Fenti Erlianti