backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

1

Tanya Dokter
Simpan

Kenapa Anak Pendiam dan Susah Bergaul? Ini yang Perlu Anda Tahu

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Nabila Azmi · Tanggal diperbarui 07/09/2023

Kenapa Anak Pendiam dan Susah Bergaul? Ini yang Perlu Anda Tahu

Beberapa anak mungkin memiliki sifat pendiam dan susah dalam bergaul dengan teman sebaya. Namun, anak yang pendiam tidak terjadi begitu saja. Pasti ada beberapa kondisi yang menyebabkan hal ini. Simak ulasan lengkapnya di sini. 

Penyebab anak pendiam dan susah bergaul

cara menghilangkan trauma pada anak

Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab kenapa anak pendiam dan susah bergaul. Berikut ini kemungkinan penyebabnya. 

1. Kurang percaya diri

Anak yang kurang percaya diri cenderung pendiam dan sulit bergaul karena mereka merasa tidak yakin dengan kemampuan dan nilai diri mereka.

Rasa kurang percaya diri dapat membuat mereka merasa takut akan penilaian dari orang lain. Akibatnya, mereka cenderung menghindari interaksi sosial. 

Anak mungkin merasa khawatir tentang bagaimana orang lain akan merespons mereka. Ini bisa membuat mereka merasa tidak nyaman atau sulit untuk terlibat dalam percakapan atau kegiatan bersama teman sebaya. 

2. Takut gagal

Rasa takut akan kegagalan juga bisa menjadi penyebab anak susah bergaul. Pasalnya, anak merasa cemas dan takut melakukan kesalahan sehingga enggan terlibat dalam percakapan atau kegiatan bersama teman sebaya. 

Anak juga khawatir bahwa tindakan atau kata-kata mereka dianggap salah atau tidak tepat.

Alhasil, mereka memilih untuk menjaga jarak dan menjadi pendiam. Rasa takut ini juga membuat mereka ragu untuk mengambil inisiatif dalam berinteraksi. 

Wajarkah anak yang pendiam dan susah bergaul?

Anda mungkin melihat anak merasa takut atau gugup ketika berinteraksi dengan orang lain. Namun, anak yang pendiam dan susah bergaul bisa dibilang cukup wajar, sehingga Anda tidak perlu terlalu khawatir. Meski begitu, tetap bantu si Kecil bersosialisasi sejak dini karena ini merupakan kemampuan yang dibutuhkan hingga ia dewasa.

3, Kepribadian yang lebih pendiam

Anak dengan kepribadian introvert cenderung lebih suka beraktivitas sendiri. Mereka juga cenderung pemalu dalam berbicara dengan orang yang belum dikenal.

Hal ini mungkin membuat mereka butuh waktu lebih lama untuk merasa nyaman dalam situasi sosial baru. 

Selain itu, anak dengan rasa sensitif yang tinggi lebih rentan terhadap perasaan cemas atau terlalu peka akan reaksi orang lain. Hal ini bisa menjadi alasan kenapa anak susah bergaul. 

4. Hubungan keluarga

Perlu diketahui juga bahwa lingkungan di keluarga berpengaruh besar terhadap penyebab anak pendiam dan susah bergaul.

Sebagai contoh, orangtua yang terlalu protektif atau otoriter bisa membuat anak merasa terlalu diawasi dan sulit mengembangkan keterampilan sosialnya. 

Akibatnya, anak menjadi kurang percaya diri berinteraksi dengan orang lain. Lingkungan keluarga yang kurang mendukung atau tidak mendorong ekspresi anak juga bisa membuat mereka cenderung menutup diri. 

5. Kurang bersosialisasi

Jika sejak awal anak kurang bersosialisasi, mereka tentu akan susah untuk bergaul. Pasalnya, anak tidak punya banyak kesempatan untuk berlatih dan mengembangkan keterampilan sosial.

Alhasil, mereka cenderung canggung atau tidak percaya diri saat berhadapan dengan lingkungan sosial yang baru. 

Sebagai contoh, anak yang jarang diajak bermain dengan teman-temannya mungkin merasa kesulitan ketika harus berinteraksi dengan orang lain di situasi baru. 

Cara mengatasi anak yang pendiam dan susah bergaul

perkembangan sosial anak

Faktanya, solusi dari anak yang pendiam dan susah bergaul tidak hanya dari mereka, melainkan juga peranan orangtua.

Orangtua sangat berpengaruh terhadap kehidupan anak-anak, bahkan lebih dari yang disadari. 

Jika ingin mengatasi anak yang susah bergaul, ada beberapa cara atau tips di bawah ini yang bisa Anda coba.

1. Memberikan dukungan ke anak

Memberikan dukungan kepada anak yang sulit bergaul dapat sangat membantu mereka mengatasi tantangan sosial.

Dengan memberikan dorongan positif, pengertian, dan kesempatan untuk berlatih, anak akan merasa lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain. 

Anda bisa mulai beberapa hal di bawah ini sebagai langkah awal untuk mendukung anak dari segi sosial.

  • Mendengarkan dengan penuh perhatian.
  • Memberikan dorongan untuk mencoba hal baru.
  • Memberikan feedback yang positif saat anak menghadapi masalah. 

2. Berbicara dengan anak

Mengajak anak berbicara menjadi salah satu cara bagi orangtua untuk mendukung situasi sosial yang dihadapi anak yang susah bergaul. Namun, mengajak anak berbicara ternyata tidak bisa asal-asalan. 

Ada beberapa hal yang mungkin bisa jadi tips ketika berkomunikasi dengan anak. Sebagai contoh, berikan pertanyaan terbuka kepada anak untuk mengundang diskusi dan hindari memberikan tekanan untuk berbicara jika belum siap. 

Jika anak lebih suka berbicara empat mata, cari waktu dan tempat yang tepat serta tenang untuk berbicara dengan mereka.

Jaga suasana komunikasi tetap positif dan usahakan untuk tidak mengkritik maupun meledek pendapat mereka. 

3. Membantu dalam situasi sosial

Jika punya anak yang kesulitan untuk bergaul, Anda bisa memberikan dorongan positif dan mempraktikkan keterampilan sosial bersama-sama.

Melansir Learning Links, Anda bisa berperan sebagai model, misal tetangga atau teman sekelas, dan mengajak anak berbicara. Jadi, seakan-akan anak sedang berbicara dengan orang yang dikenalnya tersebut.

Selain itu, orangtua bisa memberikan pujian kepada anak saat mereka melibatkan diri dalam percapakan.

Cara-cara ini bisa membantu anak untuk menghadapi rasa cemas mereka dengan berbicara tentang apa yang diharapkan ketika berhadapan dengan orang lain. 

4. Mengajak anak beraktivitas bersama

Anda juga bisa mengajak anak untuk melakukan aktivitas bersama-sama sebagai cara agar mereka bisa bergaul dengan mudah.

Cobalah melibatkan anak dalam kegiatan berkelompok, seperti klub olahraga atau kelompok seni. 

Klub seperti ini bisa membantu anak berinteraksi dengan teman sebaya dan membangun keterampilan bersosialisasi.

Berkunjung ke tempat-tempat umum, seperti taman bermain atau museum, juga bisa memberi kesempatan bagi anak untuk berinteraksi dengan orang lain. 

Lewat kegiatan ini, anak bisa belajar berkomuniasi, bekerja sama, dan membangun hubungan sosial yang positif. 

Itu tadi sederet penyebab dan cara mengatasi masalah anak yang pendiam dan susah bergaul.

Bila masih kesulitan mendekati anak untuk tahu apa penyebabnya, sebaiknya konsultasikan dengan psikolog anak guna mendapatkan solusi yang tepat. 

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Nabila Azmi · Tanggal diperbarui 07/09/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan