Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

Bagaimana seharusnya perkembangan anak usia 3 tahun?

Pada perkembangan anak 3 tahun, Anda akan semakin sering terkejut dengan beragam kemajuan yang dicapai di kecil. Umumnya, setelah merayakan ulang tahun ke-3, si kecil memiliki beberapa kemampuan, yaitu:

  • Melompat lebih jauh dari jarak sebelumnya.
  • Menyeimbangkan tubuh dengan mengangkat kaki selama 1-3 detik.
  • Mengetahui 2 jenis kata kerja, misalnya kakak tidur atau adik minum).
  • Menyebutkan satu jenis warna.
  • Ucapan sudah sangat jelas.
  • Menghitung balok 1-10.
  • Mengetahui kegiatan yang sedang dilakukan, misalnya masak-masakan.
  • Menunjuk 4 gambar dan menyebutkannya.

Anak usia 3 tahun umumnya sudah memiliki beberapa kemampuan di atas, berikut penjelasan lengkapnya.

Kemampuan motorik kasar

Dalam grafik Denver II digambarkan bahwa tahap perkembangan anak usia 3 tahun dari segi kemampuan motorik kasar sudah mampu menyeimbangkan tubuh dengan mengangkat kaki selama 1-3 detik.

Jadi, jangan larang si kecil yang senang bermain di atas balok dan menyeimbangkan tubuhnya ke kiri dan ke kanan. Hanya saja pastikan keamanannya.

Selain itu, si kecil pada tahap perkembangan balita 36 bulan juga termasuk melompat dengan jarak lebih jauh dari sebelumnya dan melempar bola dengan memakai kedua tangannya.

Tidak hanya itu, memanjat juga menjadi aktivitas yang sering dilakukan oleh si kecil.

Perkembangan anak usia 3 tahun sudah mencapai pada kemampuan untuk memanjat dan terkadang naik turun tangga secara perlahan dari satu anak tangga ke anak tangga lain.

Kemampuan motorik halus

Tanda perkembangan anak usia 3 tahun dalam hal kemampuan motorik halus berjalan dengan baik, salah satunya adalah coretan anak semakin jelas.

Di usia 3 tahun, garis yang dibuatnya kini memiliki bentuk tersendiri, misalnya garis lurus, kotak, dan bentuk lain. 

Anda juga akan melihat cara pegang pensil atau krayon yang dilakukan si kecil juga semakin baik, yaitu posisi jempol dan jari lain mengapit krayon.

Oleh karenanya, rangsang terus kemampuan si kecil dengan menggambar. Menggambar melatih kemampuan motorik halus anak. Faktanya, ada manfaat menggambar untuk anak, sehingga ini tidak hanya sekadar kegiatan seru semata. 

Selain itu, si kecil juga mulai bisa menyusun barang atau balok sehingga menjadi menara setinggi 6-8 tingkat. Ia juga sudah bisa memakai penutup kepala yang berada di jaket sendiri tanpa bantuan orang lain.

Kemampuan bahasa dan komunikasi

Kosakata anak semakin banyak di usia 3 tahun. Maka tidak heran kalau si kecil semakin aktif bertanya tentang hal-hal yang terkadang sulit untuk dijawab.

Grafik perkembangan anak Denver II menunjukkan bahwa di masa perkembangan ini, anak sudah mampu untuk mengombinasikan dua kata atau lebih menjadi satu kalimat.

Kemudian si kecil juga sudah mampu menunjukkan dan mengucapkan 4 gambar yang ia lihat, mengetahui aktivitas yang sedang dilakukan, bahkan pengucapan si kecil juga semakin jelas dan mudah dimengerti. 

Dalam perkembangan anak usia 3 tahun dari segi kemampuan bahasa, si kecil semakin senang mengeksplorasi kata-kata yang pernah didengarnya.

Umumnya anak memiliki jumlah kosakata sekitar 500 kata dan seringnya, kata-kata yang berkonotasi penolakan lebih sering ia ucapkan misalnya: tidak mau.

Bila si kecil belum bisa mengucapkan dua kata, segera konsultasikan ke dokter karena kemungkinan ia mengalami terlambat bicara.

Kemampuan sosial dan emosional

Kemandirian anak sedang dilatih ketika ia menginjak usia 3 tahun. Terlihat dengan beberapa kegiatan yang anak lakukan sendiri tanpa bantuan orang lain.

Mulai dari anak mampu mencuci tangan dan mengelapnya sendiri, melepas dan memakai pakaian sendiri, dan menggunakan alat makan tanpa bantuan orang lain.

Di fase perkembangan anak usia 3 tahun, si kecil juga sudah merasa senang dengan kehadiran teman dan sudah bisa menyebutkan nama teman sebayanya.

Tantrum juga menjadi salah satu tahap perkembangan emosional anak yang perlu dicapai. Pasalnya, tantrum adalah cara anak untuk mengerti apa yang diinginkan dan ketika keinginannya tidak terwujud, ia bisa mengamuk.

Bagaimana cara membantu perkembangan anak usia ini?

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu perkembangan anak usia 3 tahun, seperti:

Disiplin dengan waktu tidur siang

Apakah di usia 3 tahun, anak butuh tidur siang? Jawabannya, iya. Tidur siang diperlukan karena si kecil butuh 11-13 jam tidur.

Adapun pembagiannya terdiri dari tidur siang 1-3 jam dan tidur malam 11-12 jam. Disiplin terhadap waktu tidur anak membuat ia mengenal waktu istirahat dan bermain.

Hindari terlalu sering memarahi 

Dikenal istilah terrible two yang menggambarkan betapa sulitnya mengerti dan mengatur sikap anak. Pada masa perkembangan anak usia 3 tahun, Anda mungkin merasakan kondisi yang lebih sulit dibanding anak usia 2 tahun.

Di usia 3 tahun, anak sering berlarian di depan umum, bahkan ada pula  anak memukul teman seusianya. Lalu, bagaimana cara mengatasi sikap anak usia 3 tahun yang seperti itu?

Kuncinya adalah bukan dengan amarah dan emosi negatif. Anda harus ingat bahwa mendisiplinkan anak sebuah proses panjang yang perlu waktu. Anda bisa menetapkan aturan yang jelas sesuai dengan usia dan kebutuhan anak usia 3 tahun.

Ajak si kecil bicara ketika emosinya sudah mereda agar anak bisa menjelaskan dengan baik. 

Dampingi anak saat mencoba sesuatu sendiri

Di usia 3 tahun, anak sedang senang melakukan banyak hal sendiri. Meski si kecil sedang senang mengeksplorasi kemandirian dalam dirinya, Anda tetap harus mendampinginya karena tidak jarang ia membutuhkan bantuan.

Sebagai contoh, ketika ia sedang mencuci tangan sendiri, anak kesulitan untuk menutup keran air atau meraih kain untuk mengelap tangannya.

Kemandirian anak juga bisa dilatih saat ia makan sendiri tapi tetap dengan pendampingan. Orangtua bisa memberikan makanan sesuai gizi untuk anak agar tetap tercukupi.

Bila anak sedang potty training, pandu dia untuk menjaga kebersihan anggota tubuhnya, seperti saat mencuci tangan dan membersihkan kemaluannya.

Secara perlahan, anak akan mengerti tentang kebersihan tubuh tanpa harus diminta lagi. 

Kesehatan Anak Usia 3 Tahun

Apa yang harus didiskusikan dengan dokter untuk membantu perkembangan anak usia 3 tahun?

Di perkembangan anak usia 3 tahun, si kecil memang memiliki masa pertumbuhan yang berbeda. Anda perlu waspada bila buah hati belum bisa melakukan beberapa hal di bawah ini:

  • Bicara masih tidak jelas dan sulit dimengerti.
  • Tidak mengerti arahan sederhana, misalnya ketika diminta duduk atau minum.
  • Tidak bisa melompat
  • Tidak bisa memegang pensil dan krayon dengan benar
  • Tidak ada kontak mata saat diajak bicara.
  • Tidak bermain peran dengan menggunakan mainannya
  • Mengalami gangguan emosional dan perilaku (mudah marah dan tidak bisa terkendali)

Bila anak Anda mengalami tanda di atas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Apa yang harus diketahui untuk mendukung perkembangan anak usia 36 bulan?

Perkembangan si kecil di usia 3 tahun tidak hanya soal kemampuan motorik, tapi juga mengasah perasaan anak agar lebih kuat dan memiliki empati. Ada beberapa cara untuk melatihnya, yaitu:

Menunjukkan mimik wajah sesuai cerita

Saat Anda membacakan cerita, tunjukkan mimik wajah dan rasa yang sesuai dengan cerita yang sedang dibacakan. Ini untuk melatih si kecil agar bisa mengekspresikan perasaan apa yang ada di dalam dirinya. 

Membuat peraturan dengan anak

Peraturan sederhana membuat anak belajar mengenai kedisiplinan. Tidak hanya itu, memberikan peraturan pada anak juga sebagai cara melihat seperti apa sikapnya dalam menyikapi peraturan yang dibuat. 

Sebagai contoh, memberikan batas waktu untuk anak menonton televisi atau tayangan, maksimal 1 jam.

Bertanya seputar kegiatan sehari-hari

Berdiskusi ringan dengan anak bisa meningkatkan kemampuan bahasa dan kognitifnya. Anda bisa bertanya seputar kegiatan sehari-hari si kecil, bermain dengan siapa dan bagaimana perasaannya.

Bisa juga bertanya seputar tontonan yang ia lihat. Saat selesai menonton, Anda bisa menanyakan pendapat tentang film tersebut dan bagian mana yang bisa diaplikasikan di kehidupan nyata.

Hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang harus diperhatikan di perkembangan anak usia 3 tahun?

Di masa usia usia 3 tahun ini, memerhatikan keamanan anak saat bermain sangat penting karena si kecil sudah semakin aktif dan banyak bergerak.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk keamanan anak saat bermain:

  • Selalu minta anak pakai helm saat anak naik sepeda.
  • Jauhkan anak dari jendela yang kira-kira bisa dipanjat.
  • Selalu memperhatikan anak ketika sedang bermain.
  • Tidak meninggalkan anak sendirian saat ia berada di dalam mobil, rumah, atau taman.
  • Jauhkan anak dari benda tajam.
  • Awasi anak ketika ia sedang berada di dekat air, seperti bak mandi atau kolam.

Kemudian, bagaimana perkembangan anak usia 4 tahun?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Benar Kena Air Hujan Bisa Bikin Sakit?

Banyak orang yang jatuh sakit setelah hujan-hujanan. Benarkah terkena air hujan memengaruhi kesehatan kita? Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Leptospirosis adalah salah satu penyakit yang sering bermunculan saat musim hujan. Saat gejala leptospirosis mulai terasa, segera atasi dengan cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Efek Makan Mi untuk Penderita Diabetes dan Tips Aman Mengonsumsinya

Meski populer, mi instan sering dicap sebagai makanan tidak sehat. Lantas, apakah penderita diabetes boleh makan mi instan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Salah satu masalah orang thalasemia adalah masalah gizi. Apa saja pilihan makanan dan nutrisi yang tepat untuk penderita thalasemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

covid-19 vaksin yang terburu-buru

Pro Kontra Rencana Vaksin COVID-19 di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
cara mengobati sengatan lebah

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit