5 Kiat Sederhana untuk Membangun Rasa Syukur pada Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2019 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Anak mungkin punya kecenderungan mementingkan diri sendiri karena belum cukup peka terhadap orang-orang di sekitarnya. Akan tetapi, tidak perlu khawatir karena orangtua masih bisa mengajarkan anak bagaimana cara agar selalu bersyukur dan mengucapkan terima kasih. 

Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui tips membuat anak berterima kasih terhadap apa yang mereka lalui dan rasakan. 

Pentingnya mengajarkan anak agar selalu bersyukur

diturunkan dari orangtua ke anak

Bersyukur artinya berterima kasih terhadap apa yang anak miliki, rasakan, dan lalui selama kehidupan mereka. Dengan belajar rasa bersyukur ini, anak akan jauh lebih bahagia dan merasa cukup dengan apa yang mereka punya. 

Tidak hanya mendatangkan kebahagiaan, anak yang lebih sering bersyukur memiliki sikap yang lebih positif terhadap keluarga dan sekolah mereka. Oleh karena itu, penting sekali mengajarkan anak agar selalu bersyukur. 

Seperti yang dilansir dari laman Greater Good Science, UC Berkeley, rasa bersyukur itu mencakup empat aspek:

  • Menyadari hal-hal apa saja yang bisa disyukuri
  • Menyadari kenapa kita diberikan atau memiliki hal-hal yang patut disyukuri
  • Menyadari apa yang dirasakan ketika diberikan atau memiliki berbagai hal
  • Menunjukkan rasa terima kasih

Orang dewasa dan anak di atas 12 tahun mungkin sudah bisa merasakan syukur dengan keempat aspek tersebut. Akan tetapi, anak yang masih kecil mungkin hanya bisa memenuhi beberapa aspek di atas. Bahkan, tidak jarang mereka hanya melakukannya jika disuruh oleh orang lain atau orangtua. 

Maka itu, diperlukan strategi khusus agar anak mengerti apa itu rasa syukur dan mengapa penting sekali untuk dilakukan. 

Cara mengajarkan anak untuk bersyukur

Pada umumnya, rasa bersyukur merupakan kesadaran atas apa atau siapa yang membuat kehidupan anak Anda menjadi lebih baik. Jika mereka belajar sisi positif tersebut, kemungkinan besar anak lebih jarang menuntut ataupun bersikap egois. 

Terlebih lagi, mereka dapat menghargai apa yang sudah dimiliki daripada terlalu fokus pada apa yang mereka inginkan. 

Ini dia beberapa cara mengajarkan anak agar selalu bersyukur. 

1. Berikan kejutan, tapi batasi pilihannya

menjelaskan mimpi basah anak

Kejutan bisa membuat anak melihat sesuatu sebagai hadiah, bukan haknya semata. Di sisi lain, tidak jarang memiliki terlalu banyak pilihan membuat mereka kesulitan untuk memilih, sehingga pilihan yang diberikan terlihat tidak cukup baik. 

Contohnya, ketika Anda sekeluarga akan berlibur, memberikan pilihan ke mana Anda dan anak-anak akan pergi adalah sebuah kebiasaan. Setiap orang punya ide liburannya masing-masing, sehingga sulit menentukan tempat mana yang harus dipilih.

Akibatnya, diskusi mengenai tempat liburan berubah menjadi medan perang yang membuat anak-anak Anda ingin idenya masing-masing dikabulkan.

Salah satu solusi yang cukup efektif dan sederhana sebenarnya dapat dilakukan dengan mengatakan bahwa Anda memiliki sebuah kejutan. Beberapa hari sebelum hari-H, tentukan tempat yang mungkin belum pernah dijelajahi oleh keluarga Anda. 

Dengan cara ini, anak Anda mengetahui pentingnya untuk tetap bersyukur. 

2. Mengajari anak masa lalu mereka

manfaat puasa untuk anak

Biasanya, cara yang satu ini akan berhasil ketika keluarga Anda dahulunya mengalami sering mengalami kesulitan dan bangkit karena mereka berusaha dengan baik. 

Misalnya, nenek buyut Anda bekerja dengan membantu orang lain menyetrika baju dan uangnya itulah yang menghidupi anak-anak mereka sampai saat ini. Setrika tersebut kemudian menjadi simbol arti kerja keras sebenarnya. 

Atau suami Anda mengalami masa kecil yang cukup memprihatinkan dan berjuang keras untuk tetap hidup meskipun sebatang kara. Dengan begitu, Anda sebagai orangtua dapat mengingatkan bahwa apa yang mereka punya adalah hasil dari kerja keras ayah mereka. 

3. Jangan terlalu memanjakan anak

menghadapi anak diskors

Sebagai orangtua, tentu saja Anda ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anak Anda. Akap tetapi, prinsip terbaik tersebut bukan berarti Anda mengiyakan apa pun dan kapan pun yang mereka mau. 

Hal tersebut justru dapat menurunkan rasa bersyukur mereka dan membuat anak kurang menghargai hal-hal yang mereka punya.

Oleh karena itu, cara agar anak tetap bersyukur adalah tidak memanjakan anak Anda. Jika mereka ingin mainan baru, lihat dahulu kapan terakhir kali Anda membelikan anak mainan dan tanyakan kepadanya apakah mereka benar-benar membutuhkannya. 

4. Mendorong mereka untuk berbagi

anak lelaki menghormati perempuan

Umumnya, cara yang cukup efektif agar anak selalu bersyukur adalah mengajarkan mereka untuk memberikan sesuatu kepada orang yang membutuhkan. Misalnya, berbagi di panti asuhan atau panti jompo.

Selain itu, Anda juga bisa meminta anak untuk membantu tetangga yang mungkin membutuhkan bantuan mereka. Contohnya, menyuruh anak membawakan porsi makanan yang tersisa untuk tetangga yang tinggal sendirian. 

Anak yang mau meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan relawan sejenis itu membuat mereka jauh lebih bersyukur atas kehidupan yang mereka miliki. 

5. Mengucapkan terima kasih

cara mengajari anak berterima kasih

Salah satu cara yang paling sederhana agar anak mengerti apa artinya bersyukur adalah mengucapkan terima kasih kepada orang lain. 

Rasa bersyukur dapat diungkapkan melalui ucapan terima kasih dengan kalimat lengkap. Misalnya, “Terima kasih, Ibu, sudah membawakan aku bekal.” Cobalah untuk mendorong anak agar mengucapkan terima kasih kepada orang yang membantu mereka. 

Selain itu, Anda juga harus menjadi contoh kapan dan bagaimana seseorang harus mengucapkan terima kasih. Dengan Anda yang menjadi teladan mereka, anak akan ikut melakukannya. 

Pada dasarnya, mengajarkan anak cara agar selalu bersyukur terlihat mudah, tetapi akan sulit jika Anda mudah menyerah. Selain mengingatkan mereka untuk bersyukur, Anda pun bisa menjadi role model anak agar mereka tahu bahwa yang mereka lakukan adalah hal yang positif.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Cara Seru Mengajarkan Anak Belajar Membaca

Hobi membaca buku wajib ditanamkan sejak kecil agar terus berlanjut sampai dewasa. Bagaimana cara mengajarkan anak mulai belajar membaca?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 16 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

TBC Pada Anak: Ketahui Gejala, Perbedaan dengan Orang Dewasa, dan Pengobatannya

Banyak kasus TBC atau TB pada anak terlambat ditangani karena gejalanya sering kali bukan batuk-batuk. Apa saja gejala yang biasanya muncul pada anak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Gangguan Pernapasan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 14 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

5 Manfaat Baca Buku untuk Tumbuh Kembang Anak

Membaca merupakan kegiatan posistif bagi siapa pun, termasuk anak-anak. Apa saja manfaat baca buku untuk anak?Yuk cari tahu jawabannya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 5 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Fakta Empeng Bayi, Apa Saja Manfaat dan Kekurangannya?

Jika digunakan dengan benar, empeng alias dot bayi yang tak berisi susu memang memiliki banyak manfaat. Tapi ketahui juga kekurangannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 2 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
kasur tempat tidur bayi

4 Tips Mudah Memilih Kasur Bayi yang Aman dan Nyaman

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 27 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
anak cengeng

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Serba-Serbi Mengahadapi Anak Introvert

Serba-Serbi Membesarkan Anak Dengan Kepribadian Introvert

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit