Selenium Sulfida

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Selenium Sulfida Obat Apa?

Untuk apa selenium sulfida?

Selenium sulfida adalah obat yang digunakan untuk mengobati ketombe dan infeksi kulit kepala tertentu (dermatitis seboroik). Obat ini dapat mengurangi gatal, kulit mengelupas, iritasi, dan kemerahan pada kulit kepala. Selenium sulfida juga digunakan untuk suatu kondisi yang menyebabkan perubahan warna kulit (panu). Obat ini termasuk dalam kelas obat yang disebut anti-infeksi. Ia bekerja dengan memperlambat pertumbuhan ragi yang menyebabkan infeksi.

Bagaimana cara penggunaan selenium sulfida?

Obat ini hanya untuk digunakan pada kulit saja. Beberapa merek perlu dikocok sebelum digunakan. Periksa paket produk Anda untuk melihat apakah merek Anda perlu dikocok terlebih dahulu sebelum digunakan. Sebelum menggunakan obat ini, lepaskan perhiasan untuk menghindari kerusakan. Hindari kontak obat ke mata Anda, di dalam hidung atau mulut, atau pada area yang luka/kulit yang meradang karena dapat menyebabkan iritasi. Jika hal ini terjadi, siram area yang terkena obat dengan air. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda jika Anda memiliki pertanyaan tentang bagaimana menggunakan obat ini dengan benar.

Untuk pengobatan ketombe atau dermatitis kulit kepala, ikuti petunjuk di kemasan, atau gunakan seperti yang disarankan oleh dokter Anda. Basahi kulit kepala dan pijat  ke kulit kepala yang basah. Biarkan kulit kepala Anda selama 2-3 menit dan bilas sampai bersih. Beberapa merek mungkin memerlukan penggunaan berulang. Periksa paket produk Anda untuk melihat apakah merek Anda memerlukan penggunaan secara berulang. Pastikan untuk bilas rambut dan kulit kepala dengan air setelah pemakaian, terutama pada rambut yang di-bleach, diwarna, atau dikeriting. Obat ini biasanya digunakan 1 atau 2 kali per minggu untuk mengobati ketombe atau dermatitis seboroik, atau untuk mempertahankan kontrol terhadap ketombe.

Untuk pengobatan panu, oleskan selenium sulfida pada kulit yang terkena panu. Tambahkan dengan sedikit air sampai berbusa. Diamkan pada kulit Anda selama 10 menit. Bilas kulit Anda secara menyeluruh dengan air setelah digunakan. Jika obat menyentuh daerah genital atau lipatan kulit, bilas area tersebut dengan air selama beberapa menit untuk mencegah iritasi. Obat ini biasanya digunakan sekali sehari selama 7 hari untuk mengobati panu, atau gunakan seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.

Cuci tangan Anda setelah menggunakan selenium sulfida. Jangan meninggalkan obat ini pada rambut Anda, kulit kepala, atau kulit untuk jangka waktu lama atau menggunakannya lebih sering daripada diarahkan. kondisi Anda tidak akan membaik lebih cepat, tetapi efek samping akan meningkat.

Jika kondisi Anda memburuk atau tidak membaik, segera. beritahu dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan selenium sulfida?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Selenium Sulfida

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis selenium sulfida untuk orang dewasa?

Dosis Normal untuk Orang Dewasa Penderita Seboroik Dermatitis

Shampo Selenium sulfida topikal 2,25%: gunakan dua kali seminggu sampai gejala dapat dikendalikan. Kemudian mingguan, setiap 2 minggu, setiap 3 sampai 4 minggu. Jangan gunakan lebih sering dari yang diperlukan untuk mengontrol gejala.

Shampo  Selenium sulfida topikal 1,00%: kocok shampo dan bilas sampai bersih. Untuk hasil terbaik, gunakan secara teratur setidaknya dua kali seminggu atau seperti yang disarankan oleh dokter.

Busa Selenium sulfida: terapkan ke daerah yang terkena penyakit, dua kali sehari. Busa Selenium sulfida harus digosok ke kulit sampai benar-benar diserap oleh kulit. Kocok dengan baik dan ulangi proses untuk penggunaan berulang.

Dosis Normal untuk Orang Dewasa Penderita Tinea Versicolor:

Shampo Selenium sulfida topikal 2,25%: terapkan ke daerah yang terkena penyakit dan tambah dengan sedikit air sampai berbusa. Diamkan selama 10 menit, lalu bilas hingga bersih. Ulangi prosedur ini sekali sehari selama 7 hari atau seperti yang disarankan oleh dokter.

Busa  Selenium sulfida: terapkan ke daerah yang terkena penyakit dua kali sehari. Busa  Selenium sulfida harus digosok ke kulit sampai benar-benar diserap oleh kulit. Kocok dan ulangi proses untuk penggunaan berulang.

Bagaimana dosis selenium sulfida untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas pada pasien anak (kurang dari 18 tahun) belum dapat ditentukan

Dalam dosis apakah selenium sulfida tersedia?

  • lotion
  • krim
  • shampo
  • busa/sabun
  • larutan

Efek samping Selenium Sulfida

Efek samping apa yang dapat dialami karena selenium sulfida?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Berhenti menggunakan selenium sulfida dan hubungi dokter Anda jika Anda memiliki gejala yang tidak biasa atau berat terik, gatal, kemerahan, kulit mengelupas, kering, atau iritasi pada kulit.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping, silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.

Peringatan dan Perhatian Obat Selenium Sulfida

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan selenium sulfida?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-Anak

Tidak ada informasi spesifik membandingkan penggunaan selenium sulfida pada bayi dan anak-anak dengan penggunaan pada kelompok usia lainnya; Namun, obat ini tidak diharapkan untuk menimbulkan efek samping yang berbeda atau masalah pada anak-anak dibandingkan dengan penggunaan pada orang dewasa.

Lansia

Banyak obat-obatan belum diteliti secara khusus pada orang tua. Oleh karena itu, mungkin tidak diketahui apakah mereka bekerja dengan cara yang sama seperti pada orang dewasa. Meskipun tidak ada informasi spesifik yang membandingkan penggunaan selenium sulfida pada orang tua dengan pada kelompok usia lainnya, obat ini diharapkan tidak akan menimbulkan efek samping yang berbeda atau masalah pada orang tua daripada pada orang dewasa muda.

Apakah selenium sulfida aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Selenium Sulfida

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan selenium sulfida?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan selenium sulfida?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan selenium sulfida?

Kehadiran masalah medis lainnya dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter Anda jika Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama:

Penggunaan obat ini padaarea kulit yang melepuh, terkelupas, atau mengalir pada kulit kepala atau tubuh dapat meningkatkan kemungkinan penyerapan melalui kulit.

Overdosis Selenium Sulfida

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    6 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Paru-Paru Anda

    Menjaga kesehatan paru-paru dapat dilakukan dengan cara yang sederhana dan mudah. Apa saja? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Kesehatan Pernapasan 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit

    4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

    Bingung kenapa banyak nyamuk di rumah? Mungkin Anda "membuka" sarang nyamuk di rumah Anda. Yuk simak cara mencegah sarang nyamuk pada artikel ini.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit

    Bladder Outlet Obstruction (Obstruksi Outlet Kandung Kemih)

    Obstruksi outlet kandung kemih (bladder outlet obstruction) adalah penyumbatan yang mengurangi atau menghentikan aliran urine ke uretra.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Kandung Kemih 13/08/2020 . Waktu baca 6 menit

    Sistokel (Kandung Kemih Turun)

    Sistokel adalah kondisi ketika kandung kemih turun atau jatuh ke area vagina, akibat melemahnya dinding rahim. Bagaimana pengobatannya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Kandung Kemih 13/08/2020 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    moisturizer dulu atau sunscreen

    Moisturizer Dulu Atau Sunscreen? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 3 menit
    obat meriang

    4 Jenis Obat Meriang yang Bisa Dibeli di Apotek

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 5 menit
    ingus

    Memahami dari Mana Asal Ingus dan Ciri-Ciri Ingus yang Berbahaya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 5 menit
    Konten Bersponsor
    manfaat konsumsi kalsium

    4 Alasan Tubuh Tetap Perlu Kalsium di Masa AKB

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 5 menit