Phentolamine

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Penggunaan

Untuk apa obat Phentolamine?

Phentolamine adalah obat penghambat alfa-adrenergik yang dapat digunakan untuk mengatasi kondisi kesehatan tertentu, seperti:

Dalam kasus impotensi, phentolamine bisa menyebabkan kerusakan permanen pada penis dan kehilangan kemampuan ereksi jika tidak digunakan sesuai dengan arahan dokter.

Selain itu, phentolamine adalah obat yang bisa digunakan untuk menghilangkan efek obat bius pada bagian tubuh tertentu, seperti bibir dan lidah.

Bagaimana aturan pakai phentolamine?

Phentolamine adalah obat yang tersedia dalam bentuk suntikan. Jika Anda menggunakan obat suntikan sendiri di rumah, berikut adalah tata cara yang perlu Anda ketahui:

  • Bersihkan area suntikan dengan alkohol. Dengan jarum yang steril, suntikkan obat secara perlahan dan langsung ke dasar penis sesuai dengan instruksi dokter.
  • Jangan menyuntikkan hanya di bawah kulit. Suntikan biasanya tidak sakit, walau Anda dapat merasakan kesemutan pada ujung penis Anda.
  • Jika suntikan sangat menyakitkan atau Anda mengalami memar atau bengkak pada area suntikan, hal ini berarti Anda menyuntikkan obat di bawah kulit. Hentikan, cabut jarum dan posisikan kembali dengan benar sebelum melanjutkan suntikan.
  • Setelah Anda menyelesaikan suntikan, beri tekanan pada area suntikan untuk mencegah memar. Kemudian pijat penis sesuai instruksi dokter. Hal ini membantu obat menyebar pada seluruh bagian penis, sehingga obat bekerja dengan lebih baik.

Phentolamine adalah obat yang akan mulai bekerja dalam 10 menit. Jika Anda masih belum yakin mengenai cara penggunaan obat suntik ini, konsultasikan dengan dokter.

Untuk mengembalikan efek obat anestesi pada jaringan yang lunak, dokter gigi atau ahli profesional kesehatan yang terlatih akan memberi Anda phentolamine.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Phentolamine adalah obat yang harus disimpan pada suhu ruangan, yaitu sekitar 25-30 derajat Celsius. Jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram phentolamine ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis phentolamine untuk orang dewasa?

Phentolamine 0.5-1 mg disuntikkan sangat perlahan pada area pada penis sesuai dengan petunjuk dokter. Berikan waktu 1-2 menit untuk menyelesaikan 1 dosis suntikan. Jangan suntikkan lebih dari 1 dosis per hari. Juga, jangan gunakan phentolamine lebih dari 2 hari berturut-turut atau lebih dari 3 kali seminggu.

Bagaimana dosis phentolamine untuk anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apakah obat ini tersedia?

Phentolamine tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

  • Cairan
  • Suntikan
  • Bubuk untuk cairan

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena phentolamine?

Phentolamine adalah obat yang mungkin dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan.

Walau tidak semua efek samping tersebut dapat terjadi, periksakan segera ke dokter jika efek samping tidak kunjung hilang.

Menurut MIMS, berikut adalah beberapa efek samping phentolamine yang perlu Anda waspadai:

  • pusing
  • tekanan darah rendah
  • detak jantung tidak beraturan
  • berkeringat
  • nyeri dada
  • mual
  • muntah
  • diare
  • kejang
  • ereksi yang berlanjut hingga lebih dari 4 jam, atau ereksi yang menyakitkan
  • benjolan pada penis

Phentolamine yang disuntikkan pada penis dapat menyebabkan kesemutan pada ujung penis. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan phentolamine?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. 

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menggunakan phentolamine:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat-obatan tertentu, terutama phentolamine atau bahan lainnya yang terkandung dalam obat ini.

Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Penelitian hingga kini belum menunjukkan hubungan usia dengan efek phentolamine untuk pembalikan anestesi jaringan lunak pada anak-anak di bawah 6 tahun. Keamanan dan efektivitas belum ditentukan.

Lansia

Banyak obat-obatan yang belum diteliti secara spesifik pada lansia. Karena itu, tidak diketahui apakah obat ini bekerja dengan cara yang sama dengan orang dewasa yang lebih muda atau apakab obat ini menyebabkan efek samping atau masalah pada lansia.

Walau tidak ada informasi spesifik mengenai penggunaan phentolamine untuk disfungsi ereksi pada lansia, obat ini kemungkinan tidak akan menyebabkan efek samping atau masalah yang berbeda pada lansia.

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat phentolamine pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A= Tidak berisiko,
  • B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  • C= Mungkin berisiko,
  • D= Ada bukti positif dari risiko,
  • X= Kontraindikasi,
  • N= Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan phentolamine?

Meskipun beberapa obat tertentu tidak direkomendasikan untuk digunakan bersamaan, pada kasus lain dua obat-obatan yang berbeda dapat digunakan bersamaan meskipun interaksi obat mungkin terjadi.

Pada kasus-kasus seperti ini, dokter Anda mungkin akan mengganti dosis, atau pencegahan lain yang perlu dilakukan. Beritahu dokter apabila Anda menggunakan obat-obatan resep atau nonresep lain.

Berikut adalah daftar obat yang dapat berinteraksi dengan phentolamine:

  • alprazolam
  • albuterol
  • epinephrine
  • ephedrine
  • sildenafil
  • tadalafil
  • vardenafil

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan phentolamine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • masalah atau penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah)
  • kelainan atau penyakit ginjal dan hati

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau timbul gejala-gejala overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118 atau 119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis obat dalam satu kali penggunaan.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Pengobatan yang Dipercaya Ampuh untuk Impotensi

    Impotensi merupakan ketidakmampuan penis untuk melakukan ereksi secara optimal. Meski begitu, masih ada beberapa pengobatan impotensi yang bisa dicoba.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

    Kenali Gejala Impotensi Sejak Dini, Plus Tipe-Tipe Pria yang Paling Berisiko Impoten

    Impotensi adalah masalah seksual yang paling umum dialami pria usia matang. Lalu, apa saja gejala impotensi yang harus diwaspadai?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji

    Betulkah Makanan dan Minuman Manis Bisa Bikin Pria Impoten?

    Awas, kebanyakan makan makanan atau minuman manis meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Kedua penyakit ini bisa jadi penyebab impotensi pada pria.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    6 Cara Ampuh Agar Ereksi Kuat dan Tahan Lama

    Ereksi kuat dan tahan lama sering dijadikan simbol kejantanan dan kepuasan seksual. Berikut berbagai tips untuk mempertahankan ereksi yang bisa Anda coba.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini

    Direkomendasikan untuk Anda

    air mani keluar saat puasa

    4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
    mengatasi impotensi secara alami

    Tak Harus dengan Viagra, Ini 6 Cara Mengatasi Impotensi Secara Alami

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 02/09/2019
    fisik atlet COVID-19

    Pilihan Olahraga yang Tepat untuk Mengatasi Disfungsi Ereksi (Impotensi)

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 01/09/2019
    penis sakit

    6 Penyebab Penis Sakit yang Perlu Diperiksakan ke Dokter

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Dipublikasikan tanggal: 03/10/2018