Pheochromocytoma

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu pheochromocytoma?

Pheochromocytoma adalah tumor langka pada kelenjar adrenal. Pada keadaan normal kelenjar adrenal mengeluarkan hormon bernama epinephrine atau zat-zat lain yang mirip yang menyebabkan tekanan darah tinggi, tachycardia, dan sakit kepala dan berkeringat. Pada seseorang dengan pheochromocytoma, kelenjar adrenal mengeluarkan hormon dalam jumlah yang berlebihan. Pheochromocytoma adalah salah satu penyebab tekanan darah tinggi.

Seberapa umumkah pheochromocytoma?

Menurut statistik, ada sekitar 2 hingga 8 kasus Pheochromocytoma pada setiap lebih dari 1 juta orang setiap tahun. Penyakit ini dapat terjadi pada semua jenis kelamin dan usia namun umumnya pada orang berusia di antara 30-50 tahun. Karena termasuk penyakit genetik langka, orang yang memiliki anggota keluarga dengan kondisi ini akan berisiko tinggi.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala pheochromocytoma?

Gejala umum adalah serangan sakit kepala, kecemasan, detak jantung tidak normal, berkeringat, tekanan darah tinggi, tidak tahan terhadap panas, pusing saat berdiri, sakit perut, sembelit, sesak di bagian dada. Sebagai tambahan, jika gejala tekanan darah tinggi tidak dikendalikan, dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan, penyakit jantung, penyakit ginjal, dan stroke.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter jika mengalami hal di bawah ini:

  • Tekanan darah tetap tidak bisa dinormalkan meski sudah mengonsumsi obat-obatan
  • Mempunyai anggota keluarga dengan penyakit ini
  • Punya anggota keluarga yang menderita penyakit yang berhubungan dengan kelainan gen seperti multi endocrine neoplasia, penyakit Von Hippel-Lindau, tumor serat saraf dan tumor parasympathetic ganglion tipe 1

Penyebab

Apa penyebab pheochromocytoma?

Peneliti telah menemukan penyebab spesifik pheochromocytoma. Penyakit ini sering kali tidak berhubungan dengan faktor genetik, namun 10% kasus disebabkan oleh penyakit tumor endokrin dalam keluarga.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk pheochromocytoma?

Ada banyak faktor risiko pheochromocytoma, yaitu:

  • Penyakit Von Hippel-Lindau: penyakit ini bercirikan tumor yang muncul di berbagai lokasi di tubuh, biasanya di dalam sistem saraf sentral, kelenjar endokrin, pankreas dan ginjal
  • Penyakit tumor saraf tipe 1: Penyakit ini biasanya menyebabkan berbagai tumor di kulit, bintik hiperpigmentasi pada kulit dan tumor di saraf optik
  • Genetik tumor parasympathetic ganglion menyebabkan tumor di adrenal medulla dan ganglion parasympathetic
  • Multiple endocrine neoplasia: penyakit ini mengembangkan tumor endokrin di banyak anggota tubuh. Tempat yang umum adalah tiroid, paratiroid, bibir, lidah, dan saluran gastrointestinal

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk pheochromocytoma?

Lebih dari 90% pheochromocytoma dapat disembuhkan dengan operasi pengangkatan tumor. Dokter mungkin meresepkan obat untuk menurunkan tekanan darah saat menunggu operasi.

Namun, prosedur operasi dapat menyebabkan komplikasi, termasuk pendarahan dan infeksi tapi sangat jarang terjadi. Myeloma dan pheochromocytoma ganas tidak dapat sembuh dengan operasi. Kemudian dokter mungkin menggunakan kemoterapi dan terapi radiasi untuk mengontrol kondisi.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk pheochromocytoma?

Dokter bisa mendiagnosis penyakit dengan menanyakan riwayat pengobatan dan pemeriksaan gejala klinis. Lalu dokter akan memberikan Anda tes darah dan tes urin dalam waktu 24 jam untuk mengukur level hormon yang diproduksi oleh tumor. Anda tidak boleh minum alkohol, kopi, atau amfetamin, benzodiazepines, beberapa antidepresan atau lithium selama tes karena mungkin mengakibatkan hasil yang keliru.

Sebagai tambahan, MRI, CT dan metode diagnosis penggambaran bisa dilaksanakan untuk menemukan tumor. Tumor di luar kelenjar adrenal mungkin memerlukan gambaran seluruh tubuh dengan tes pengobatan khusus.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi pheochromocytoma?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi pheochromocytoma:

  • Beritahu dokter jika Anda menderita pheochromocytoma sebelumnya atau memiliki anggota keluarga yang terkena tumor endokrin. Keluarga Anda harus diperiksa dengan tes darah tumor adrenal medulla
  • Beritahu dokter jika Anda memiliki penglihatan kabur, sakit kepala parah, lemah di setengah bagian tubuh, sakit di dada, atau detak jantung yang meningkat
  • Beritahu dokter jika Anda bengkak di pergelangan kaki, memiliki nafas yang pendek, lemah dan pusing ketika berdiri
  • Beritahu dokter jika gejala muncul lagi setelah operasi

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ada yang bilang kita sudah tak boleh minum air yang disimpan dalam botol plastik hangat. Misalnya karena ditinggal di mobil seharian. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit

10 Obat Alami yang Mampu Redakan Migrain

Selain mengonsumsi obat, Anda bisa memilih cara lain untuk mengatasi migrain. Simak obat migrain alami atau tradisional di bawah ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Nyeri Kronis, Health Centers 17/05/2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

prostatitis

Prostatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 10 menit
pembengkakan prostat jinak adalah

Pembesaran Prostat Jinak (BPH)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 11 menit
stadium kanker ovarium 4 bisa sembuh

Memahami Lebih Jauh Mengenai Stadium Kanker Ovarium

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 20/07/2020 . Waktu baca 7 menit
gejala ciri-ciri kanker ovarium

5 Gejala Kanker Ovarium yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 17/07/2020 . Waktu baca 6 menit