Setelah Operasi, Berapa Lama Efek Obat Bius Bertahan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Obat bius akan diberikan ketika seseorang menjalani operasi. Ada banyak jenis obat bius dan hal ini memiliki efek samping yang berbeda-beda pada masing-masing pasien. Efek obat bius yang paling sering muncul adalah mual dan muntah serta badan lemas. Mungkin Anda penasaran, sampai kapan efek obat bius yang akan Anda alami setelah operasi berhasil dilakukan. Simak penjelasan berikut ini.

Berapa lama efek obat bius bertahan setelah operasi?

Obat bius adalah obat yang digunakan untuk membuat pasien tenang, mengurangi rasa sakit, serta menurunkan kesadaran pasien selama tindakan medis berlangsung. Ada beberapa jenis obat bius (anestesi) yang biasanya digunakan, dan masing-masing bius memiliki efek samping serta durasi pengaruh yang berbeda pula. Hal ini biasanya disesuaikan dengan kondisi pasien, jenis tindakan medis yang dilakukan, serta penyakit yang pasien alami.

Selama operasi, pengaruh obat bius akan diperhitungkan sehingga kecil kemungkinan Anda untuk bangun di tengah operasi, meski hal ini masih mungkin terjadi. Obat bius biasanya diberikan melalui suntikan atau dengan gas yang berisi obat.

Sementara itu, pengaruh obat bius setelah operasi, biasanya juga tergantung dengan jenis anestesi yang dilakukan. Ada beberapa jenis anestesi yang biasanya dilakukan. Info lengkapnya bisa disimak di bawah ini.

1. Bius lokal

Bius lokal, yaitu anestesi yang dilakukan hanya di sekitar area tubuh yang akan diberi tindakan saja. Jadi, bius lokal hanya akan membuat baal salah satu bagian tubuh saja. Tindakan medis yang menggunakan bius lokal, biasanya adalah prosedur medis yang ringan dan memiliki durasi yang sebentar.

Karena itu, setelah tindakan medis telah selesai, tak lama kemudian sistem saraf di bagian tubuh yang sebelumnya dibius, akan kembali normal. Karena cukup ringan, Anda tidak akan mengalami pengaruh obat bius yang lama setelah tindakan medis selesai.

2. Bius regional

Bius regional ini terbagi menjadi dua, yaitu anestesi tulang belakang dan anestesi epidural. Kedua metode ini menyebabkan sebagian area tubuh mengalami baal (mati rasa), sehingga Anda bisa saja tersadar selama operasi dilakukan. Atau, bisa juga Anda diberikan obat tidur selama tindakan medis berlangsung. Saat bius ini diberikan, maka setengah bagian tubuh Anda akan baal dan mulai tidak merasakan sensasi apa pun.

Pengaruh obat bius jenis ini biasanya lebih lama ketimbang obat bius lokal. Untuk bius tulang belakang, pengaruhnya bisa mencapai 2 sampai 6 jam. Sementara, efek obat bius epidural bisa selama 2 sampai 3 hari setelah operasi.

Bila Anda diberikan obat bius tulang belakang atau epidural, maka sebelum kembali ke ruang rawat inap, Anda akan masuk ke ruang pemulihan dulu setelah operasi berlangsung. Hal ini untuk memantau kondisi kesehatan Anda pasca operasi dan menunggu pengaruh obat bius hilang.

3. Bius umum

Bius umum biasanya akan dilakukan jika operasi yang dilakukan adalah operasi yang cukup besar dan membutuhkan waktu yang lama. Namun, hal ini juga tergantung dengan bagian tubuh yang akan dioperasi serta penyakit yang diderita pasien.

Obat bius umum diberikan dengan dua cara, yaitu dengan memasukkan obat melalui pembuluh darah vena atau menggunakan masker yang berisi gas obat bius. Bila Anda direncanakan untuk diberikan bius umum, maka selama operasi dilakukan Anda tidak akan sadarkan diri dan seluruh tubuh Anda akan terasa baal, tak hanya sebagian saja.

Untuk efek obat bius umum ini, biasanya akan berlangsung lebih lama. Oleh karena itu, semua pasien yang diberikan bius umum selama operasi, akan masuk ke ruang pemulihan dulu selama beberapa waktu. Bahkan pengaruh obat bius ini akan terjadi dalam satu atau dua hari ke depan, tergantung dengan dosis yang diberikan.

Untuk mengetahui jenis anestesi mana yang baik untuk dilakukan, sebaiknya diskusikan hal ini dengan dokter Anda menjelang jadwal operasi Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Tak hanya membuat kita lupa waktu, bermain smartphone terlalu lama juga bisa memicu berbagai jenis gangguan kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Psikologi 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

Banyak orang menilai gigi gingsul membuat senyuman pemiliknya bertambah manis. Berikut serba-serbi kesehatan gigi gingsul yang perlu Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Siapa yang suka makan bengkoang? Nyatanya, kandungan dan manfaat bengkoang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Cara Diet Tanpa Sayur yang Aman untuk Tubuh

Di semua anjuran makanan sehat, selalu saja ada sayur di dalamnya. Bagaimana jika Anda tak suka makan sayur? Berikut ini diet tanpa sayur tapi tetap sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat garam untuk kesehatan

6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit
krim muka dari dokter bikin ketagihan

Sederet Fungsi Vitamin B untuk Kecantikan

Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit
tidak cepat lapar

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit