Ethyl Chloride (Etil Klorida)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Ethyl Chloride (Etil Klorida) Obat Apa?

Untuk apa obat Ethyl Chloride (Etil Klorida)?

Ethyl chloride atau etil klorida adalah obat untuk mencegah rasa sakit akibat suntikan, prosedur operasi, cedera olahraga, dan nyeri otot mendalam.

Etil klorida tersedia dalam bentuk zat penyejuk yang digunakan di kulit untuk membuat mati rasa.

Bagaimana aturan pakai Ethyl Chloride (Etil Klorida)?

Obat ini hanya boleh digunakan pada kulit. Obat ini digunakan oleh ahli profesional medis. Jangan pakai obat ini ke kulit yang luka atau membran mukosa (bagian dalam hidung atau mulut). Jangan semprotkan ke mata. Jangan hirup spray.

Obat ini mudah terbakar. Jangan gunakan dekat dengan api atau peralatan elektrik yang dapat menyalakan api.

Sebelum menggunakan ethyl chloride (etil klorida) ke area suntikan dan operasi lokal, ahli profesional medis akan membersihkan area dengan antiseptik. Petroleum jelly dapat digunakan untuk melindungi area sekitar daerah operasi.

Tempat ethyl chloride (etil klorida) harus diposisikan 3-9 inci (8-23 centimeter) dari kulit. Jika menggunakan ethyl chloride (etil klorida) dari botol, posisikan terbalik dan semprotkan ke area selama 3-7 detik. Jika menggunakan ethyl chloride (etil klorida) dari kaleng aerosol, posisikan dengan tegak dan semprotkan pada area selama 4-10 detik.

Ahli profesional medis akan menyemprotkan hingga kulit mulai berwarna putih, berhenti sebelum kulit membeku. Prosedur akan dilakukan sangat cepat karena efek ethyl chloride (etil klorida) hanya berlangsung beberapa detik hingga 1 menit.

Untuk meringankan nyeri otot yang mendalam, ahli profesional medis akan memposisikan container 12-18 inci (30-46 centimeter) dari otot, kemudian menyemprotkan dengan gerakan menyapu dengan kecepatan 4 inci (10.2 centimeter) per detik hingga seluruh otot tertutup dari titik pemicu hingga area yang nyeri. Otot akan diregangkan dengan perlahan selama proses ini hingga gerakan penuh kembali dan nyeri mereda.

Bagaimana cara menyimpan Ethyl Chloride (Etil Klorida)?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis Ethyl Chloride (Etil Klorida)

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Ethyl Chloride (Etil Klorida) untuk orang dewasa?

Spray yang mengandung 800 g/100 mL, semprotkan 30 cm dari permukaan kulit hingga lapisan putih tipis muncul.

Bagaimana dosis Ethyl Chloride (Etil Klorida) untuk anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak.

Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apakah obat ini tersedia?

Etil klorida tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

  • Fine Stream Spray – 3.5 oz.
  • Medium Stream Spray – 3.5
  • Mist Spray – 3.5 oz.
  • Medium Stream Spray – 3.5 oz.

Efek samping Ethyl Chloride (Etil Klorida)

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena Ethyl Chloride (Etil Klorida)?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami efek samping serius berikut ini:

  • perubahan warna pada kulit
  • nyeri dan terasa sensasi panas
  • infeksi pada area
  • pemulihan luka yang lambat

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami efek samping yang langka namun serius berikut ini (dengan paparan jangka panjang):

  • perubahan jumlah urin
  • kulit atau mata menguning
  • urin keruh
  • sakit perut
  • mual dan muntah terus-menerus
  • kelelahan yang tidak biasa

Reaksi alergi yang sangat serius jarang terjadi, namun segera cari bantuan medis jika terjadi. Menurut Drugs.com, gejala-gejala dari reaksi alergi yang serius dapat meliputi:

  • ruam kulit
  • gatal-gatal
  • bengkak (terutama pada wajah, lidah atau tenggorokan)
  • pusing parah
  • kesulitan bernapas

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Ethyl Chloride (Etil Klorida)

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan Ethyl Chloride (Etil Klorida)?

Beberapa kondisi medis dapat berinteraksi dengan ethyl chloride. Beri tahu dokter atau apoteker apabila Anda memiliki kondisi medis tertentu, terutama:

  • Jika Anda sedang atau berencana hamil atau sedang menyusui.
  • Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan dengan atau tanpa resep, persiapan herbal atau suplemen makanan.
  • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan, makanan atau zat lainnya.
  • Jika Anda memiliki bengkak, luka atau gangguan pada kulit pada area pengaplikasian obat.

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Jika Anda hamil, hubungi dokter Anda. Anda perlu mendiskusikan manfaat dan risiko dari penggunaan ethyl chloride spray saat Anda sedang hamil.

Jika Anda sedang atau akan menyusui saat menggunakan etil klorida spray, periksakan dengan dokter Anda. Diskusikan kemungkinan-kemungkinan risiko terhadap bayi Anda.

Interaksi Obat Ethyl Chloride (Etil Klorida)

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Ethyl Chloride (Etil Klorida)?

Beberapa obat dapat berinteraksi dengan ethyl chloride spray. Karena sedikit ethyl chloride spray yang terserap ke dalam darah, risiko interaksi dengan obat-obatan lain rendah.

Tanyakan dokter atau tim medis apakah etil klorida spray dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain yang Anda gunakan.

Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Ethyl Chloride (Etil Klorida)?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ethyl chloride. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Jika Anda sedang atau berencana hamil atau sedang menyusui.
  • Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan dengan atau tanpa resep, persiapan herbal atau suplemen makanan.
  • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan, makanan atau zat lainnya.
  • Jika Anda memiliki bengkak, luka atau gangguan pada kulit pada area pengaplikasian obat.

Overdosis Ethyl Chloride (Etil Klorida)

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, gunakan sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    6 Hal Penting yang Perlu Dilakukan Sebelum Biopsi Demi Kelancaran Prosedur

    Sebelum menjalani biopsi, terdapat beberapa hal yang harus Anda persiapkan agar prosedur berjalan lancar. Berikut ulasannya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hidup Sehat, Tips Sehat 19/03/2019 . Waktu baca 4 menit

    Analgesik

    Analgesik adalah golongan obat pereda nyeri yang bekerja dengan cara berbeda-beda. Cari tahu informasi lengkap mengenai obat ini di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 05/03/2019 . Waktu baca 7 menit

    Biasanya, Berapa Lama Gigi Mati Rasa Setelah Diberikan Obat Bius?

    Obat bius diberikan supaya saat cabut gigi tidak sakit. Biasanya, gigi akan mati rasa setelahnya. Berapa lama efek bius setelah cabut gigi ini terjadi?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 03/02/2019 . Waktu baca 3 menit

    Sebelum Dibius, Simak 5 Fakta Penting Seputar Anestesi Ini Dulu

    Prosedur anestesi atau pembiusan banyak menimbulkan kekhawatiran. Agar tidak keliru dan merasa takut, ini dia berbagai faktanya dari seorang ahli anestesi.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hidup Sehat, Fakta Unik 04/12/2018 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pasien koma masih sadar atau tidak

    Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    obat bius sebelum operasi

    Sebelum Operasi Dimulai, Apakah Obat Bius Selalu Diberikan?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 24/08/2019 . Waktu baca 4 menit

    Bisakah Seseorang Alergi Terhadap Obat Bius?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 15/07/2019 . Waktu baca 5 menit
    tidur menghilangkan rasa sakit

    Tak Hanya Usir Kantuk, Ternyata Tidur Juga Bisa Redakan Nyeri Lho!

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 27/04/2019 . Waktu baca 5 menit