Berbagai Efek Samping yang Mungkin Timbul Setelah Minum Obat Pengencer Darah Warfarin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 6 September 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Warfarin adalah obat pengencer darah (antikoagulan) yang bekerja mencegah pembekuan darah. Warfarin terutama diperuntukkan bagi penderita stroke iskemik dan serangan jantung. Obat ini tidak bisa dibeli sembarangan karena harus ditebus dengan resep dokter. Nah sebelum mulai minum dosisnya, ada berbagai efek samping warfarin yang harus Anda ketahui lebih dulu.

Daftar efek samping warfarin yang tidak boleh disepelekan

Selama Anda masih diresepkan warfarin, penting untuk mewaspadai risiko perdarahan yang berlebihan karena obat ini mencegah darah membeku dengan mengulur waktu terjadinya penggumpalan darah.

mimisan saat hamil

Dilansir dari berbagai sumber, risiko efek samping warfarin yang harus diwaspadai adalah:

  • Muncul memar yang tidak biasa.
  • Keluar darah dari hidung (mimisan).
  • Gusi berdarah.
  • Batuk disertai darah.
  • Urin berwarna merah atau coklat gelap.
  • Mual dan muntah darah.
  • Perdarahan yang sulit berhenti.
  • Menstruasi lebih banyak daripada biasanya.
  • Kelelahan parah.
  • Nyeri dada.
  • Kram perut.
  • Sakit kepala.

Jika muncul satu atau lebih kondisi di atas, tidak ada salahnya untuk bertanya pada dokter mengenai cara mencegah atau bahkan mengurangi kemunculan efek samping warfarin ini.

Efek samping warfarin bisa berkembang lebih parah

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, efek samping warfarin termasuk umum terjadi. Efek samping yang timbul dari konsumsi warfarin juga biasanya hanya terjadi sementara selagi tubuh menyesuaikan diri dengan zat obat. Begitu tubuh sudah beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi setelah mengonsumsi warfarin, efek sampingnya akan perlahan mereda dan akhirnya hilang.

Meski begitu, Anda tetap harus mengonsultasikan keluhan Anda pada dokter bila muncul reaksi yang tidak biasa pada tubuh setelah mengonsumsi warfarin. Terlebih jika efek samping tersebut berlanjut dan berkembang lebih parah, bahkan hingga memperburuk kesehatan Anda. Misalnya saja, kematian jaringan kulit.

Selain itu, Anda mungkin juga akan mengalami perdarahan abnormal di antara jadwal menstruasi, diare berat, sulit menerima makanan lebih dari 24 jam, dan demam tinggi.

Perhatikan apa yang Anda makan selama masih minum warfarin

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, sawi, brokoli atau kangkung terutama dapat memengaruhi kerja tubuh menyerap obat pengencer darah seperti warfarin.

Obat-obatan pengencer darah bekerja menurunkan jumlah vitamin K di dalam tubuh yang berfungsi sebagai faktor pembeku darah. Namun, sayuran yang berdaun hijau merupakan salah satu sumber utama vitamin K. Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi sayur berdaun hijau, maka kadar vitamin K akan meningkat dalam tubuh sehingga menghambat kerja obat warfarin untuk mengencerkan darah.

Meski begitu, jangan khawatir. Kondisi ini hanya akan terjadi jika waktu konsumsi makanan dan obatnya berdekatan. Juga ketika Anda terlalu banyak makan sayuran berdaun hijau.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cegah Darah Menggumpal dengan 5 Makanan yang Membuat Darah Lebih Encer Ini

Penggumpalan darah secara berlebihan akan berdampak pada kesehatan Anda. Maka itu, ada beberapa jenis makanan pengencer darah yang bisa mengatasi hal ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 22 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Efek Samping Obat Fenitoin (Phenytoin), Obat Kejang yang Biasa Diresepkan Dokter

Obat phenytoin (fenitoin) biasanya digunakan untuk mengatasi kejang akibat penyakit epilepsi. Namun, mungkinkan obat fenitoin menimbulkan efek samping?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 15 September 2019 . Waktu baca 5 menit

5 Cara Menurunkan Berat Badan yang Naik Akibat Efek Samping Obat

Tidak sedikit orang mengeluhkan berat badan naik karena obat dari dokter yang mereka minum. Apakah berat tambahan ini bisa dipangkas?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 25 April 2019 . Waktu baca 3 menit

3 Hal yang Wajib Dilakukan Agar Darah Tak Menggumpal Setelah Operasi

Setelah operasi, seseorang berisiko tinggi mengalami gumpalan darah di tubuhnya. Coba lakukan beberapa hal ini untuk mencegah darah menggumpal di tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 22 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

efek samping obat cacing

Pahami Efek Samping Obat Cacing yang Mungkin Saja Muncul

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
stroke ringan

Stroke Ringan (Transient Ischaemic Attack)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
obat yang aman untuk ibu menyusui

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
obat pengencer darah

Daftar Obat Pengencer Darah yang Paling Umum Digunakan, Plus Risiko Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit