Cetuximab

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Cetuximab Obat Apa?

Untuk apa Cetuximab?

Cetuximab adalah obat yang berfungsi untuk mengobati tipe kanker kolon (usus besar) atau rektum tertentu yang telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Obat ini juga digunakan untuk kanker kepala dan leher, dan kanker ginjal. Cetuximab adalah obat  yang tergolong dalam obat-obatan kelas terapi target kanker yang akan memperlambat atau mematikan pertumbuhan sel kanker. Cetuximab kemudian mengikat diri pada protein tertentu (epidermal growth factor receptor-EGFR) pada beberapa tumor. Obat ini adalah protein buatan manusia (antibodi monoklonal).

Bagaimana cara penggunaan Cetuximab?

Selalu ikuti aturan yang telah diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Cetuximab adalah obat yang digunakan dengan cara diinjeksikan ke dalam pembuluh darah satu minggu sekali oleh petugas medis profesional. Obat lain, seperti diphenhydramine, akan diberikan sebelum Anda menerima cetuximab untuk mengurangi risiko efek samping. Dosis awal dimulai dalam takaran yang besat dan diberikan selama 2 jam. Dosis selanjutnya akan dikurangi dan diberikan selama 1 jam, jika pasien dapat menolerir. Dosis selalu diberikan berdasarkan berat badan, kondisi kesehatan, dan bagaimana Anda merespon terapi.

Petugas medis akan mendampingi dan mengawasi Anda setidaknya selama 1 jam setelah infusi diberikan untuk memastikan Anda tidak memiliki reaksi terhadap infusi. Jika Anda mengalami reaksi, infusi akan dihentikan dan kemudian dokter Anda mungkin tidak akan melanjutkan pengobatan.

Bagaimana cara penyimpanan Cetuximab?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Cetuximab

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Cetuximab untuk orang dewasa?

Dosis umum untuk orang dewasa pengidap Kanker Kolon

Dosis awal: 400 mg/m2 untuk infusi intravena selama 2 jam (laju infusi maksimum: 5 ml/menit)

Dosis pemeliharaan: 250 mg/m2 untuk infusi intravena selama 1 jam, 1 kali seminggu (laju infusi maksimum: 5 ml/menit)

Bagaimana dosis Cetuximab untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah Cetuximab tersedia?

Cetuximab adalah obat yang tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

  • Larutan, intravena: 100 mg/5 ml, 200 mg/ 100 ml

Efek samping Cetuximab

Efek samping apa yang dapat dialami karena Cetuximab?

Beberapa pasien yang telah menjalani pengobatan dengan cetuximab melaporkan timbulnya reaksi infus, saat cairan diinjeksikan ke dalam pembuluh darah. Informasikan petugas medis yang menangani Anda segera jika Anda mengalami napas terengah-engah, merasa lemah atau pusing, mual, gatal-gatal, napas mengi atau berbunyi, atau suara serak selama menerima infusi.

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Segera hubungi dokter Anda jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Iritasi kulit seperti jerawat, atau iritasi kulit lainnya
  • Kulit memerah, bengkak, atau menggembung
  • Sakit pada area mata atau memerah, kelopak mata bengkak, mata kering atau konjungtivitas (mata belekan), gangguan penglihatan, sensitivitas terasa terhadap cahaya meninggi
  • Rasa ingin pingsan
  • Nyeri dada atau dada terasa berat, rasa sakit yang menyebar sekitar lengan dan bahu, mual, berkeringat, gejala sakit umum
  • Demam, kedinginan, gejala flu, luka lecet dalam mulut dan tenggorokan, detak jantung cepat, napas pendek dan terengah-engah
  • Rasa haus yang amat sangat, kepanasan, sulit buang air kecil, berkeringat deras, sensasi panas dingin pada kulit; atau
  • Laju jantung pelan, denyut jantung melemah, pingsan, napas melambat (kemungkinan berhenti).

Efek samping lainnya, yaitu:

  • Kulit kering dan pecah-pecah
  • Iritasi kulit ringan atau gatal-gatal
  • Perubahan warna pada kuku tangan dan kaki
  • Sakit kepala
  • Diare
  • Mual, muntah, perut melilit
  • Sakit tenggorokan
  • Berat badan berkurang
  • Merasa lemah

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Cetuximab

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Cetuximab?

Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi cetuximab jika Anda alergi terhadap cetuximab atau protein tikus.

Apakah Cetuximab aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

A= Tidak berisiko

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian

C=Mungkin berisiko

D=Ada bukti positif dari risiko

X=Kontraindikasi

N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Cetuximab

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Cetuximab?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Cetuximab?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Cetuximab?

Cetuximab adalah obat yang juga bisa menyebabkan beberapa reaksi tertentu. Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Ritme jantung bermasalah
  • Penyakit paru atau gangguan pernapasan
  • Gagal jantung kongestif
  • Penyakit jantung koroner (arteri tersumbat)
  • Ketidakseimbangan elektrolit (kadar potasium atau magnesium rendah dalam darah)

Overdosis Cetuximab

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Izin Konser saat Pilkada, Seberapa Bahaya Penularan COVID-19 di Tengah Konser?

Pilkada Serentak 2020 rencananya akan diizinkan untuk melakukan kampanye konser dan jalan sehat, bagaimana dampaknya dalam penanggunalan penularan COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Berapa Lama Lensa Kontak Boleh Digunakan Dalam Sehari?

Berapa lama Anda pakai lensa kontak dalam sehari? Hati-hati, menggunakan lensa kontak kelamaan bisa berdampak buruk. Lalu, sebaiknya berapa lama?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

Selain makanan dan debu, ada pemicu reaksi alergi lain yaitu golongan obat antibiotik. Cari tahu penjelasan lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Cara Mengatasi Alergi Obat yang Tepat dan Perawatannya

Jangan biarkan alergi mengganggu aktivitas harian Anda. Ketahui cara cepat mengatasi alergi obat yang kambuh sekaligus perawatan kondisinya di rumah.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengapa Mendengarkan Suara Hujan Bikin Mengantuk?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Gladys Mangkuliguna
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit
alergi paracetamol

Alergi Paracetamol

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit
uretritis adalah

Uretritis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit
cuci muka dengan sabun mandi

Memangnya Boleh Cuci Muka Pakai Sabun Mandi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit