Bahaya Minum Paracetamol Setelah Minum Minuman Beralkohol

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Paracetamol, atau yang juga sering disebut sebagai acetaminofen, adalah obat bebas yang sering digunakan banyak orang untuk meredakan demam dan nyeri. Paracetamol termasuk obat penghilang rasa sakit serta obat batuk dan flu. Obat ini sepenuhnya aman jika digunakan sesuai anjuran, hampir semua orang memiliki persediaan obat ini di rumah. Namun, jika Anda mencampur paracetamol dan alkohol, misalnya dengan minum alkohol sesaat sebelum atau sesudah minum obat paracetamol, ada efek samping berbahaya yang mungkin terjadi.

Apa yang akan terjadi kalau paracetamol dan alkohol tercampur dalam tubuh?

Meskipun paracetamol dianggap aman untuk penggunaan pada umumnya, obat ini bisa berbahaya bagi mereka yang memiliki kecanduan alkohol atau yang minum alkohol secara rutin. Kombinasi paracetamol dan alkohol menempatkan Anda pada risiko overdosis meskipun Anda sudah mengikuti dosis anjuran yang aman. Maka dari itu, banyak produsen obat meminta konsumen yang mengonsumsi lebih dari 2 minuman beralkohol per harinya untuk berkonsultasi pada dokter sebelum menggunakan paracetamol.

Gagal hati akibat interaksi alkohol

Paracetamol dan alkohol yang tercampur dalam tubuh bisa berakibat pada komplikasi mematikan, yang salah satunya adalah sindrom alkohol-acetaminophen. Tanpa pengobatan tepat waktu, sindrom alkohol-acetaminophen bisa menyebabkan gagal hati akut.

Tubuh melepaskan protein yang disebut transaminase untuk membantu mendukung metabolisme hati. Orang dengan sindrom alkohol-acetaminophen memiliki kadar serum transaminase yang besar. Ini menandakan bahwa hati bekerja jauh lebih keras untuk memproses acetaminophen dan alkohol. Kerja yang berat ini tidak dapat ditanggung oleh hati.

Selain itu, sementara alkohol dimetabolisme, enzim beracun dilepaskan. Sindrom alkohol-acetaminophen mempercepat laju metabolisme alkohol, yang pada akhirnya mempercepat pelepasan racun. Racun ini menumpuk di hati, menyebabkan kondisi yang disebut hepatoksisitas, dan pada akhirnya gagal hati dan kerusakan hati.

Kapan boleh minum alkohol lagi setelah minum obat paracetamol?

Sebelum menggunakan paracetamol, Anda harus mempertimbangkan tingkat konsumsi alkohol dan kondisi hati Anda. Orang yang rutin minum alkohol untuk waktu lama, bahkan dalam jumlah yang tidak berlebihan, mungkin tidak memiliki kadar glutathione (enzim yang bertanggung jawab untuk proses detoks) yang memadai. Berkurangnya glutathione berkontribusi pada peningkatan risiko gangguan hati, bahkan dengan dosis kecil parasetamol.

Bagaimana paracetamol dan alkohol berinteraksi satu sama lainnya tergantung pada usia, berat badan, dan kondisi kesehatan masing-masing pengguna. Hati sering kali memerlukan hingga 5 hari untuk sepenuhnya menyingkirkan alkohol. Waktu yang diperlukan untuk menyingkirkan paracetamol bahkan bisa lebih lama lagi. Akibatnya, akan lebih baik untuk menunggu minimal lima hari setelah minum minuman beralkohol, sebelum menggunakan paracetamol.

Selain itu, Anda juga harus menunggu minimal satu minggu setelah dosis terakhir paracetamol Anda sebelum mulai minum alkohol kembali. Pengguna alkohol jangka panjang harus menghindari minum alkohol jika mereka ingin minum paracetamol. Atau, Anda bisa mempertimbangkan untuk minum obat lainnya. Paracetamol tidak boleh digunakan untuk mengobati sakit kepala akibat alkohol atau hangover.

Jika Anda memiliki masalah minum alkohol atau gangguan hati, selalu konsultasikan pada dokter terlebih dahulu sebelum meminum paracetamol untuk menghindari komplikasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Panduan Memotong Kuku dengan Benar

Salah cara memotong kuku sering memicu cantengan dan infeksi jamur kuku. Bagaimana cara gunting kuku yang aman? Ikuti panduan ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Hidung tersumbat alias mampet bisa sangat mengganggu bahkan membuat sakit kepala. Jangan dulu putus asa, simak cara mengatasi hidung tersumbat berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Flu, Kesehatan Pernapasan 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Mata 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makan makanan yang sama

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tidak bisa kentut susah kentut

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cara mengusir semut

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
makanan yang baik untuk usus

Ragam Makanan dengan Kandungan Bakteri yang Baik untuk Usus

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit