Nama Generik: Vancomycin Merek: Vancep, Vantocil dan Sterile Vancomycin HCl.

Penggunaan

Untuk apa Vancomycin?

Vancomycin adalah antibiotik yang umumnya digunakan untuk mengobati infeksi bakteri yang serius. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri.

Obat ini biasanya disuntikkan ke vena. Meski begitu, produk ini dalam bentuk vial yang bisa diberikan secara oral untuk mengobati kondisi usus yang berat yang disebut diare terkait Clostridium difficile. Kondisi ini jarang terjadi setelah pemakaian antibiotik yang membuat bakteri tertentu yang kebal di usus, menyebabkan diare berat. Saat vancomycin diminum, obat ini tidak diserap oleh tubuh namun tetap di usus, menghentikan pertumbuhan bakteri. (Lihat juga section Penggunaan.)

Bagaimana cara penggunaan Vancomycin?

Obat ini biasanya disuntikkan ke vena, biasanya 2 atau 2 kali sehari atau sesuai anjuran dokter. Obat ini harus disuntikkan perlahan selama 1-2 jam. Dosis obat ini berbeda-beda berdasarkan kondisi kesehatan, berat badan, fungsi ginjal, dan respon terapi Anda. (Lihat juga Efek Samping.)

 

Jika Anda menggunakan obat ini sendiri di rumah, pelajari semua aturan persiapan dan penggunaan dari penyedia layanan kesehatan. Sebelum menggunakan, periksa produk ini apakah tercemar atau ada perubahan warna. Jika ada, jangan menggunakan obat ini. Bacalah cara penyimpanan dan buang kemasannya bekasnya secara benar.

 

Saat meminum obat ini, campur setiap dosis dengan minimal 30 mL air sebelum menelannya.

 

Antibiotik bekerja dengan baik saat jumlah obat di tubuh Anda tetap dalam kadar yang konstan. Jadi, gunakan obat ini dengan interval yang kurang lebih sama.

Lanjutkan penggunaan obat ini hingga yang diresepkan habis, walaupun gejala menghilang setelah beberapa hari.

Menghentikan obat terlalu cepat dapat membuat bakteri lanjut berkembang, yang akhirnya kembali terinfeksi.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Vancomycin?

Obat ini sebaiknya disimpan pada atau di bawah suhu -20°C. Jangan simpan di dalam kamar mandi. Merek lain dari obat ini dapat memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.  Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk Anda, atau tanyakan kepada apoteker Anda. Jauhkan obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Vancomycin untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa untuk Infeksi Bakteri

15-20 mg/kg IV setiap 8-12 jam (2-3 g/hari); dosis loading 25-30 mg/kg dapat diberikan untuk pasien sakit berat

 

Produsen menganjurkan 500 mg IV setiap 6 jam atau 1 g IV setiap 12 jam.

 

Dosis Dewasa untuk Bakteremia

15-20 mg/kg IV setiap 8-12 jam Durasi: 2-6 minggu, tergantung kondisi dan tingkat keparahan infeksi

 

Dosis Dewasa untuk Profilaksis Endokarditis Bakterial

Untuk pasien yang alergi penicillin: 1 g IV sekali; infus harus selesai dalam 30 menit sejak dimulainya prosedur

 

Gentamicin dapat ditambahkan untuk pasien risiko tinggi.

 

Dosis Dewasa untuk Endokarditis

Obat alternatif untuk pasien yang tidak dapat toleransi dengan penicillin atau ceftriaxone, dan untuk oxacillin-resistant staphylococcal strains: 15-20 mg/kg IV setiap 8-12 jam dengan atau tanpa antibiotik lain tergantung perjalanan infeksi

 

Durasi:

Native valve: 6 minggu

Prosthetic valve: minimal 6 minggu

 

Dosis maksimal: 2 g/hari kecuali konsentrasi serum rendah (anjuran: 15-20 mcg/mL)

 

Carilah petunjuk yang paling baru untuk rekomendasi lebih rinci.

 

Dosis Dewasa untuk Pseudomembranous Colitis

Diare terkait Clostridium difficile: 125 mg secara oral 4 kali sehari selama 10 hari

Staphylococcal enterocolitis: 500-2000 mg/hari diberikan secara oral dalam 3 atau 4 dosis terbagi selama 7-10 hari

 

Dosis Dewasa untuk Enterocolitis

Diare terkait Clostridium difficile: 125 mg secara oral 4 kali sehari selama 10 hari

Staphylococcal enterocolitis: 500-2000 mg/hari diberikan secara oral dalam 3 atau 4 dosis terbagi selama 7-10 hari

 

Dosis Dewasa untuk Meningitis

IV: 15-20 mg/kg IV setiap 8-12 jam

Durasi: 10-14 hari atau minimal 1 minggu setelah pasien tidak demam dan cairan serebrospinal kembali normal

 

Intraventrikular, intrathecal: 5-20 mg preservative-free formulation diberikan hingga setiap 24 jam

 

Dosis Dewasa untuk Pneumonia Nosokomial

Hospital-acquired: 15-20 mg/kg IV setiap 8-12 jam

Anjuran: 15-20 mcg/mL

 

Terapi empirik awal dengan spektrum luas berdasarkan antibiogram rumah sakit dan/atau ICU direkomendasikan jika curiga organisme kebal banyak obat.

 

Durasi: durasi terapi seharusnya sesingkat mungkin (misalnya, 7 hari) untuk mengurangi risiko superinfeksi dengan organisme yang kebal.

 

Dosis Dewasa untuk Pneumonia

Karena methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA): 15-20 mg/kg IV setiap 8-12 jam

Durasi: 7-21 hari, tergantung perjalanan dan tingkat keparahan infeksi.

Dosis Dewasa untuk Osteomyelitis

15-20 mg/kg IV setiap 8-12 jam

 

Durasi: 3-6 minggu atau minimal 8 minggu jika akibat MRSA; antibiotik oral dibutuhkan untuk osteomyelitis kronis selama 1-2 bulan tambahan.

 

Dosis Dewasa untuk Febrile Neutropenia

15 mg/kg IV setiap 12 jam

 

Durasi: saat pasien stabil, tidak demam selama minimal 24 jam, dan jumlah neutrofil absolut lebih dari 500/mm3, antibiotik oral dapat diganti jika terapi antibiotik masih dilanjutkan.

Bagaimana dosis Vancomycin untuk anak-anak?

Dosis Anak untuk Infeksi Bakteri

Kurang dari 7 hari, kurang dari 1200 g: 15 mg/kg IV setiap 24 jam

Kurang dari 7 hari, 1200-2000 g: 10-15 mg/kg IV setiap 12-18 jam

Kurang dari 7 hari, lebih dari 2000 g: 10-15 mg/kg IV setiap 8-12 jam

 

7 hari hingga 1 bulan, kurang dari 1200 g: 15 mg/kg IV setiap 24 jam

7 hari hingga 1 bulan, 1200-2000 g: 10-15 mg/kg IV setiap 8-12 jam

7 hari hingga 1 bulan, lebih dari 2000 g: 10-15 mg/kg IV setiap 6-8 jam

 

1 bulan hingga 18 tahun: 10-20 mg/kg IV setiap 6-8 jam(total 40-60 mg/kg/hari)

 

Produsen merekomendasikan dosis awal 15 mg/kg pada bayi yang baru lahir, diikuti dengan 10 mg/kg setiap 12 jam untuk bayi pada minggu pertama kehidupan dan setiap 8 jam lalu hingga usia 1 bulan. Pabrik merekomendasikan 10 mg/kg IV setiap 6 jam untuk pasien anak.

 

Dosis Anak untuk Profilaksis Endokarditis Bakterial

≥1 bulan:

Untuk pasien yang alergi penicillin: 20 mg/kg IV (maksimal 1 g) sekali; infus harus selesai dalam 30 menit sejak dimulainya prosedur

 

Gentamicin 1.5 mg/kg (maksimal 120 mg) IV atau IM dapat ditambahkan untuk pasien risiko tinggi.

Dosis Anak untuk Peritonitis

Pasien CAPD: 30 mg/kg intraperitoneal setiap 5-7 hari atau 30 mg/L

 

Dosi Anak untuk Pseudomembranous Colitis

1-18 tahun: 40 mg/kg/hari secara oral dalam 3 atau 4 dosis terbagi

Dosis maksimal: 2 g/hari

Durasi: 7-10 hari

 

Dosis Anak untuk Enterocolitis

1-18 tahun: 40 mg/kg/hari secara oral dalam 3 atau 4 dosis terbagi

Dosis maksimal: 2 g/hari

Durasi: 7-10 hari

 

Dosis Anak untuk Profilaksis Pembedahan

15 mg/kg IV sekali, dengan atau tanpa gentamicin; infus harus selesai dalam 30 menit sejak dimulainya prosedur

Dalam dosis apakah Vancomycin tersedia?

Vancomycin tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Solution 500 mg/100 mL; 750 mg/150 mL; 1 g/200 mL$

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Vancomycin?

Jika obat ini disuntikkan terlalu cepat, kondisi “red man syndrome” dapat terjadi. Beritahukan dokter segera jika Anda mengalami gejala seperti rona merah pada tubuh bagian atas, pusing, tekanan darah rendah, atau nyeri/spasme otot dada dan punggung.

 

Nyeri dan kemerahan pada tempat suntikan dapat terjadi. Efek ini dapat dikurangi dengan menyuntikkan obat lebih pelan. Jika efek ini menetap atau memburuk, beri tahukan dokter atau apoteker segera.

 

Ingat bahwa dokter meresepkan obat ini karena ia menilai manfaatnya lebih besar dari risiko efek samping. Banyak orang menggunakan obat ini dan tidak mengalami efek samping yang serius.

 

Beri tahukan dokter segera jika Anda mengalami efek samping serius berikut: telinga berdenging, masalah pendengaran, perubahan jumlah urin, mudah berdarah/memar, demam, sakit tenggorokan yang menetap, diare yang menetap.

 

Menggunakan obat ini dalam jangka panjang atau berulang dapat menyebabkan oral thrush atau infeksi jamur yang baru. Hubungi dokter Anda jika Anda menyadari adanya bintik putih dalam mulut Anda, perubahan cairan vagina, atau gejala baru lain.

 

Reaksi alergi yang sangat serius jarang terjadi. Meski begitu, segera cari bantuan medis jika Anda mengalami gejala berikut: ruam, gatal/bengkak (khususnya wajah/lidah/tenggorokan), pusing berat, masalah pernapasan.

rash, itching/swelling (especially of the face/tongue/throat), severe dizziness, trouble breathing.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Vancomycin?

Dalam menggunakan obat ini, risiko penggunaan obat harus dipertimbangkan dengan manfaat yang didapat. Keputusan dibuat oleh dokter dan Anda. Untuk obat ini, hal berikut harus dipertimbangkan:

 

Alergi

Beri tahukan dokter jika Anda pernah mengalami reaksi alergi pada obat ini atau obat lain. Dan juga beritahukan jika Anda memiliki alergi pada hal lain, seperti makanan, pewarna, bahan pengawet, atau binatang. Untuk produk non resep, baca kandungan dalam kemasan dengan cermat.

 

Anak-anak

Penelitian belum menunjukkan hubungan usia terhadap efek vancomycin pada populasi anak-anak. Keamanan dan efikasinya belum diketahui.

 

Lansia

Penelitian belum menunjukkan hubungan usia terhadap efek vancomycin pada populasi lansia, belum ada masalah lansia yang tercatat. Meski begitu, lansia lebih mudah mengalami gangguan hati, ginjal atau jantung akibat usia, yang membutuhkan penyesuaian dosis pada pasien yang menerima vancomycin.

Apakah Vancomycin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Vancomycin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walaupun obat tertentu tidak dapat digunakan bersamaan, pada kasus lain 2 obat berbeda dapat digunakan bersamaan walaupun dapat terjadi interaksi obat. Pada kasus ini, dokter dapat mengubah dosis, atau peringatan lain mungkin dibutuhkan. Beritahukan dokter jika Anda menggunakan obat resep atau nonresep lainnya.

 

Menggunakan obat ini dengan obat lain biasanya tidak dianjurkan, namun dapat dibutuhkan pada beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter Anda mungkin telah mengubah dosis atau frekuensi penggunaan satu atau kedua obat.

  • Amikacin
  • Gentamicin
  • Tobramycin

Interaksi dengan obat-obat di bawah ini  dapat meningkatkan risiko efek samping yang serius, namun penggunaan kedua obat mungkin merupakan terapi terbaik bagi Anda. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter Anda mungkin telah mengubah dosis atau frekuensi penggunaan satu atau kedua obat.

  • Succinylcholine
  • Warfarin

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Vancomycin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Vancomycin?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Gangguan pendengaran—gunakan dengan hati-hati. Dapat memperburuk kondisi.
  • Penyakit ginjal berat, atau
  • Gangguan dan radang pencernaan lain—dapat meningkatkan risiko efek samping yang lebih serius.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan