Nama Generik: Sulfasalazine Merek: Salivon, Sulfitis, Lazafin dan Sulcolon.

Penggunaan

Untuk apa Sulfasalazine?

Sulfasalazine adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit usus jenis tertentu yang disebut kolitis ulserativa. Obat ini tidak menyembuhkan kondisi tersebut, tetapi membantu meredakan gejalanya seperti demam, sakit perut, diare, dan perdarahan rektum. Setelah serangan diobati, sulfasalazine juga digunakan untuk meningkatkan periode antara masing-masing serangan. Obat ini bekerja dengan mengurangi iritasi dan pembengkakan pada usus besar.

Sebagai tambahan, tablet delayed-release sulfasalazine digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis. Sulfasalazine membantu meredakan nyeri sendi, pembengkakan, dan rasa kaku. Pengobatan dini rheumatoid arthritis dengan sulfasalazine dapat membantu/mencegah kerusakan sendi lebih jauh sehingga Anda bisa melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasanya. Obat ini digunakan bersamaan dengan obat lain, istirahat, dan terapi fisik bagi pasien yang tidak merespon obat lainnya (salicylates, nonsteroidal anti-inflammatory drugs-NSAIDs).

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini berisi penggunaan obat yang tidak tercantum pada daftar yang disetujui oleh BPOM tetapi mungkin disarankan oleh ahli kesehatan. Gunakan obat ini pada kondisi yang temasuk di dalam daftar pada bagian ini jika disarankan oleh Ahli kesehatan Anda.

 

Obat ini juga bisa digunakan untuk mengobati jenis penyakit usus lain yang disebut penyakit Crohn.

Bagaimana cara penggunaan Sulfasalazine?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Minum obat ini setelah makan dengan segelas penuh air mineral (8 ons atau 240 mililiter) atau sesuai petunjuk dokter. Untuk mencegah gangguan pada perut, dokter akan menyarankan menaikkan secara perlahan dosis obat Anda saat dimulainya pengobatan. Dosis diberikan berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap pengobatan. Pada anak-anak, dosis juga diberikan berdasarkan berat badan.

Jika Anda menggunakan tablet delayed-release, telanlah seutuhnya. Jangan dihancurkan, dikunyah, atau dibelah. Dengan melakukan hal tersebut, gangguan perut cenderung lebih besar terjadi.

Minum cukup banyak cairan selama pengobatan dengan obat ini kecuali bila disarankan sebaliknya oleh dokter. Hal ini dapat membantu mencegah batu ginjal.

Minum obat ini secara teratur untuk mendapat hasil yang maksimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat pada waktu yang sama setiap harinya.

Beri tahu dokter jika kondisi tidak membaik atau malah memburuk. Untuk pengobatan rheumatoid arthritis, dibutuhkan kira-kira 1 sampai 3 bulan sebelum gejala Anda membaik.

Bagaimana cara penyimpanan Sulfasalazine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Sulfasalazine untuk orang dewasa?

Standar dosis dewasa untuk Kolitis Ulserativa – Aktif:

3 sampai dengan 4 g/hari diminum dengan dosis terbagi

Standar dosis dewasa untuk Kolitis Ulserativa – Pemeliharaan:

2 g/hari diminum dengan dosis terbagi

Standar dosis dewasa untuk Rheumatoid Arthritis:

Delayed-release tablets: 1000 mg diminum dua kali sehari

Regimen dosis yang disarankan:

Week 1: 500 mg diminum sehari sekali pada malam hari

Week 2: 500 mg diminum dua kali sehari (pagi dan malam)

Week 3: 500 mg diminum pada pagi hari dan 1000 mg pada malam hari

Week 4: 1000 mg diminum dua kali sehari (pagi dan malam hari)

Standar dosis dewasa untuk Penyakit Crohn – Akut:

3 sampai dengan 6 g/hari diminum dengan dosis terbagi

Standar dosis dewasa untuk Uveitis:

Penelitian (n=10) – Akut uveitis anterior berulang

Dosis awal: 500 mg/hari, kemudian dinaikkan ke 500 mg/minggu

Dosis pemeliharaan: 1 g dua kali sehari selama satu tahun; dalam kasus flare baru, dosis dinaikkan ke 500 mg/minggu sampai dengan 3 g/hari

Bagaimana dosis Sulfasalazine untuk anak-anak?

Standar dosis pediatrik untuk Kolitis Ulserativa:

6 tahun ke atas:

Pengobatan awal: 40 sampai dengan 60 mg/kg/hari diminum dalam dosis terbagi ke dalam 3 sampai 6 dosis

Pengobatan pemeliharaan: 30 mg/kg/hari diminum dalam 4 bagian dosis

 

Standar dosis pediatrik untuk Juvenile Rheumatoid Arthritis:

Tablet delayed-release:

6 tahun ke atas: 30 sampai dengan 50 mg/kg/hari diminum dalam 2 bagian dosis setara

Dosis maksimal: 2 g/hari (umumnya)

Dalam dosis apakah Sulfasalazine tersedia?

Sulfasalazine tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Tablet 500 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Sulfasalazine?

Mintalah segera bantuan tenaga medis jika Anda mengalami reaksi alergi: gatal-gatal; kesulitan bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan sulfasalazine dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius:

  • Demam, sakit tenggorokan, atau gejala flu lainnya
  • Kulit pucat, mudah memar
  • Urin berwarna gelap, sakit kuning (menguning pada kulit atau mata)
  • Sakit atau terasa panas saat buang air kecil
  • Buang air kecil lebih jarang dari biasanya
  • Nampaknya tablet yang utuh pada feses Anda
  • Demam, sakit tenggorokan, dan sakit kepala disertai kulit melepuh, mengelupas dan ruam kemerahan.

Efek samping lain yang tidak begitu serius yaitu:

  • Mual ringan, muntah-muntah, diare, gangguan pada perut
  • Hilangnya nafsu makan
  • Pusing, terasa berputar
  • Bercak putih atau luka pada mulut atau bibir Anda
  • Sulit tidur
  • Rasa gatal ringan atau terdapat ruam pada kulit.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Sulfasalazine?

Dalam memutuskan menggunakan obat ini, risiko dari penggunaan obat harus dipertimbangkan baik-baik dengan manfaat yang diperoleh nantinya. Ini adalah keputusan yang Anda dan dokter akan ambil. Untuk obat ini, berikut yang perlu Anda pertimbangkan:

 

Alergi

Beri tahu dokter Anda jika Anda pernah memiliki reaksi berbeda atau alergi terhadap obat ini atau obat lainnya. Serta beri tahu dokter jika Anda punya alergi tertentu, seperti terhadap makanan, pewarna, pengawet, atau binatang. Untuk produk tanpa resep, baca label atau bahan pada kemasan secara teliti.

 

Anak-anak

Penelitan lebih lanjut belum dilakukan terkait antara hubungan usia terhadap pengaruh tablet sulfasalazine untuk mengobati kolitis ulserativa pada anak-anak di bawah 2 tahun. Keamanan dan keberhasilan belum ditentukan pada anak-anak di bawah usia 2 tahun.

 

Hingga saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan masalah spesifik pada pediatrik berkenaan dengan terbatasnya kegunaan sulfasalazine dalam mengobati juvenile rheumatoid arthritis pada anak-anak. Namun, keamanan dan efektivitas belum diketahui bagi anak-anak di bawah usia 6 tahun.

 

Lansia

Penelitian yang dilakukan hingga saat ini belum menunjukkan masalah spesifik pada geriatri terkait terbatasnya kegunaan sulfasalazine pada lanjut usia.

Apakah Sulfasalazine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko,

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

C=Mungkin berisiko,

D=Ada bukti positif dari risiko,

X=Kontraindikasi,

N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Sulfasalazine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walaupun beberapa obat tidak boleh digunakan secara bersamaan, pada kasus lain dua obat berbeda mungkin dapat digunakan secara bersamaan bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis, atau tindakan pencegahan lain mungkin akan diperlukan. Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan resep lain atau obat nonprescription (over-the-counter [OTC]).

 

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut ini tidak dianjurkan. Dokter Anda mungkin akan memutuskan untuk tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat yang telah Anda gunakan.

  • Methenamine

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut biasanya tidak dianjurkan, tetapi mungkin diperlukan pada beberapa kasus. Jika kedua obat terdapat bersamaan dalam resep, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis atau frekuensi Anda menggunakan salah satu atau kedua obat tersebut.

  • Mercaptopurine
  • Riluzole
  • Topotecan

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat berikut akan meningkatkan risiko pada efek samping tertentu, tetapi menggunakan kedua obat secara bersamaan mungkin merupakan pengobatan terbaik bagi Anda. Jika kedua obat terdapat bersamaan dalam resep, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat tersebut.

  • Cyclosporine
  • Digoxin
  • Warfarin

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Sulfasalazine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Sulfasalazine?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Alergi terhadap obat sulfa atau salicylates
  • Penyumbatan usus
  • Porphyria (masalah pada enzim)
  • Penyumbatan pada kandung kemih—Sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini.
  • Asma—Gunakan dengan hati-hati. Dapat meningkatkan risiko alergi
  • Masalah pada darah atau tulang sumsum (misal, agranulocytosis, aplastic anemia)
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati—gunakan dengan hati-hati. Dapat memperparah kondisi
  • Kekurangan Glucose-6-phosphate dehydrogenase (G6PD) —dapat mengakibatkan hemolytic anemia (kelainan darah) pada pasien dengan kondisi ini
  • infeksi—Dapat menurunkan kemampuan tubuh melawan infeksi.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan