Nama Generik: Dextran Merek: b.

Penggunaan

Untuk apa dextran?

Obat ini adalah obat yang digunakan untuk mengobati kandungan zat besi yang rendah dalam darah (anemia) pada orang yang tidak bisa mendapatkan asupan zat besi karena efek samping atau karena anemia mereka belum berhasil diobati. Kadar zat besi rendah dapat terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan cukup zat besi dari makanan (gizi buruk, penyerapan yang buruk) atau ketika ada kehilangan darah jangka panjang yang besar atau (misalnya hemofilia, perdarahan lambung). Anda juga mungkin membutuhkan zat besi tambahan karena kehilangan darah selama dialisis ginjal. Tubuh Anda mungkin membutuhkan lebih banyak zat besi jika Anda menggunakan obat erythropoietin untuk membantu membuat sel-sel darah merah baru.

Zat besi merupakan bagian penting dari sel darah merah dan diperlukan untuk membawa oksigen dalam tubuh.

Bagaimana cara penggunaan dextran?

Obat ini biasanya disuntikkan ke dalam otot pantat atau perlahan ke dalam pembuluh darah seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Ketika menyuntikkan ke pantat, suntikan berikutnya diberikan di sisi berlawanan dari suntikan terakhir.

Sebelum diberikan dosis penuh, dilakukan pengujian pada dosis yang kecil, kemudian ditingkatkan perlahan untuk memeriksa kemungkinan terjadinya reaksi alergi. Jika tidak ada reaksi terlihat setelah satu jam, dosis penuh dapat diberikan. Anda akan diperiksa dengan cermat oleh petugas kesehatan setiap kali Anda mendapatkan zat besi.

Suntikan zat besi dapat diberikan sekali sehari dalam dosis kecil atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Dosis besar dapat diberikan dalam larutan dan disuntikkan ke pembuluh darah selama beberapa jam. Beberapa efek samping seperti pusing dan pipi memerah dapat berhenti setelah diberikan obat. Dosis dan lamanya pengobatan didasarkan pada usia, berat badan, kondisi, dan respon tubuh Anda terhadap pengobatan. Dokter Anda akan meminta tes darah untuk memantau respon Anda.

Jika Anda menggunakan obat ini untuk diri sendiri di rumah, pelajari semua persiapan dan petunjuk penggunaan dari ahli kesehatan Anda. Sebelum menggunakan, periksa produk ini secara visual untuk adanya partikel atau perubahan warna. Jika hal tersebut muncul, jangan gunakan cairan ini. Pelajari cara untuk menyimpan dan membuang persediaan medis dengan aman.

Bagaimana cara penyimpanan dextran?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis dextran untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa untuk Anemia Kekurangan Zat Besi:

25 sampai 100 mg (0,5-2 mL) IM atau IV sekali sehari. Takaran 100 mg (2 mL) dapat diberikan secara IM atau IV dengan kecepatan tertentu sampai kebutuhan zat besi telah dipenuhi.

Dosis Dewasa untuk Anemia Terkait dengan Gagal Ginjal Kronis:

25 sampai 100 mg (0,5-2 mL) IM atau IV sekali sehari.

Bagaimana dosis dextran untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah dextran tersedia?

Dextran tersedia dalam bentuk suntikan, intramuskular: 100 mg / mL.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena dextran?

Reaksi alergi seperti kehilangan kesadaran, pingsan, kesulitan bernapas, gatal-gatal, bengkak, kejang, dan tekanan darah rendah (hipotensi) dapat terjadi karena penggunaan dextran. Obat ini harus diberikan di bawah pengawasan seorang ahli kesehatan.

Efek samping yang kurang serius lainnya lebih mungkin terjadi. Terus gunakan dextran besi dan konsultasikan dengan dokter atau apoteker  jika Anda mengalami:

  • pusing
  • mual atau muntah
  • diare
  • demam, berkeringat, atau kedinginan
  • pegal, nyeri, pembengkakan, kemerahan, atau reaksi lainnya di tempat suntikan
  • otot atau nyeri sendi atau nyeri
  • rasa logam di mulut atau
  • sakit kepala

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan dextran?

Sebelum menggunakan dextran,

  • hubungi dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap suntikan dextran; suntikan besi lainnya seperti carboxymaltose besi (Injectafer), ferumoxytol (Feraheme), besi sukrosa (venofer), atau natrium besi glukonat (Ferrlecit); obat lain; atau salah satu bahan dalam suntikan dextran besi. Tanyakan apoteker Anda untuk daftar bahan penyusun
  • beri tahu dokter dan apoteker tentang obat resep dan obat non resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan obat yang tercantum dalam bagian PERINGATAN PENTING dan suplemen besi yang diminum. Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati untuk adanya efek samping
  • beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki infeksi ginjal dan jika Anda memiliki atau pernah memiliki rheumatoid arthritis (RA, sebuah kondisi di mana tubuh menyerang sendi sendiri, menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan hilangnya fungsi) atau penyakit jantung atau penyakit hati
  • hubungi dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menerima suntikan dextran besi, hubungi dokter Anda

Apakah dextran aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko,

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

C=Mungkin berisiko,

D=Ada bukti positif dari risiko,

X=Kontraindikasi,

N=Tidak diketahui

Studi pada wanita menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko yang minimal untuk bayi bila digunakan selama menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan dextran?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan dextran?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan dextran?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat memengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahu dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti:

  • penyakit jantung
  • penyakit hati
  • penyakit ginjal (atau jika Anda sedang melakukan dialisis)
  • radang sendi
  • perdarahan atau pembekuan darah seperti hemofilia
  • pendarahan perut
  • asma atau alergi
  • jika Anda alergi terhadap obat apa pun
  • jika Anda menggunakan obat beta-blocker (atenolol, carvedilol, metoprolol, nebivolol, propranolol, sotalol, dan lain-lain).

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan