Apakah Radiasi dari Microwave Berbahaya bagi Kesehatan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Penggunaan oven microwave cenderung mudah dan ringkas untuk memanaskan makanan dalam waktu yang singkat. Meskipun demikian, terdapat anggapan bahwa hal tersebut berbahaya karena memberikan radiasi gelombang elektromagnetik terhadap makanan. Apakah benar paparan radiasi tersebut berbahaya bagi kesehatan?

Mekanisme kerja oven microwave

Oven microwave merupakan peralatan masak elektronik yang menghasilkan gelombang elektromagnetik kecil (mikro) untuk memanaskan makanan. Tidak seperti alat masak biasa, oven microwave tidak menggunakan api untuk memasak. Gelombang pada oven dihasilkan oleh pipa elektron dari dalam mesin, kemudian dipancarkan oleh interior oven yang terbuat dari besi. Radiasi gelombang tersebut akan diserap oleh makanan dalam bentuk panas, sehingga menyebabkan partikel di dalam makanan bergerak dan menghasilkan lebih banyak energi panas. Namun gelombang dari oven microwave hanya dapat melewati media yang terbuat dari kaca, kertas, keramik, atau plastik dan tidak dapat melewati media yang terbuat dari besi.

Efek penggunaan oven microwave pada makanan

Anggapan bahwa oven microwave mencemari makanan dengan paparan radioaktif sangatlah tidak benar, karena gelombang yang diterima makanan adalah dalam bentuk energi panas. Hal ini menyebabkan beberapa bahan makanan yang mengandung banyak air akan lebih cepat panas saat dimasak atau dipanaskan dengan oven microwave. Gelombang pada oven microwave juga tidak dapat memasak makanan dari dalam ke luar, karena panas diterima pada permukaan luar makanan, sehingga makanan yang tebal atau padat memerlukan waktu yang lebih lama untuk dipanaskan.

Selain itu, paparan gelombang elektromagnetik dari oven microwave tidak mengurangi kandungan nutrisi makanan, namun suhu terlalu panas pada oven saat memasak dapat merusak berbagai zat gizi. Hal ini sangat sering terjadi pada sayuran dan buah yang seharusnya hanya dipanaskan dalam waktu yang sebentar. Kerusakan zat gizi juga dapat terjadi saat memasak dengan peralatan lainnya apabila suhu terlalu panas.

Jadi, apakah oven microwave benar-benar aman?

FDA dan WHO menyatakan bahwa oven microwave aman digunakan untuk memasak makanan asalkan sesuai dengan aturan penggunaan. Radiasi gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oven microwave bersifat non-ionizing sehingga tidak menyebabkan perubahan DNA atau mutasi genetik, berbeda dengan radiasi nuklir dan radiasi medis yang bersifat ionizing. Pada kenyataannya, beberapa peralatan rumah tangga juga memiliki sifat radiasi yang sama dengan oven microwave seperti alat pemanas, telepon genggam, komputer, dan TV.

Meskipun paparan gelombang elektromagnetik tertentu memiliki kemungkinan menyebabkan kanker, namun radiasi oven microwave belum terbukti dapat menyebabkan kanker. Hal ini dikarenakan paparan radiasi yang relatif kecil dan penggunaan yang singkat. Pemakaian yang sesuai aturan juga tidak akan menyebabkan paparan radiasi yang cukup untuk menyebabkan kanker.

Paparan radiasi berlebih tetap bisa terjadi apabila oven tidak tertutup dengan benar saat dioperasikan, baik karena kelalaian ataupun kerusakan. Dampak paparan radiasi oven microwave dalam waktu yang lama atau intensitas tinggi dapat menyebabkan luka bakar karena tubuh menyerap panas dari oven. Paparan radiasi tersebut akan lebih berbahaya apabila memapar mata dan testis karena memiliki jaringan yang sangat sensitif terhadap suhu.

Luka bakar juga mungkin disebabkan saat memindahkan makanan dari oven microwave, terutama jika makanan menggunakan wadah logam, karena cenderung menyerap panas dan menyebabkan panas berlebih pada makanan. Merebus bahan makan berbentuk cairan seperti telur dan air pada oven microwave dapat menyebabkan panas berlebih dan memicu erupsi, yang jika terkena permukaan kulit dapat menyebabkan luka bakar yang serius.

Tips menggunakan oven microwave dengan aman

  • Ikuti intruksi penggunaan dari perusahaan pembuat oven microwave untuk prosedur dan petunjuk keamanan, setiap model dan merk kemungkinan memiliki perbedaan.
  • Jangan gunakan oven jika pintu oven tidak dapat tertutup rapat, bengkok, atau mengalami kerusakan.
  • Jangan berdiri berhadapan dengan oven dalam waktu yang lama.
  • Hindari penggunaan air berlebih saat memasak menggunakan oven.
  • Gunakan wadah dan penutup saat memasak dengan oven agar tidak cepat kotor.
  • Hindari penggunaan wadah makanan yang tidak diperuntukan untuk digunakan di dalam oven microwave, terutama wadah plastik biasa dan besi.
  • Agar lebih aman, gunakan gelas atau keramik sebagai wadah makanan saat memasak dengan microwave.
  • Minimalisir penggunaan air terutama saat memasak makanan berbahan dasar sayur dengan microwave.
  • Panaskan dan cek secara rutin hingga makanan mendidih atau beruap dengan suhu oven sekitar 75
  • Bersihkan dan periksa ada atau tidaknya kerusakan pada oven secara berkala.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Bahaya Komplikasi Infeksi Cacing Pita Dalam Tubuh, Plus Cara Menghindarinya

Tanpa disadari, cacing pita bisa masuk ke dalam tubuh lewat makanan yang mentah atau tidak dimasak dengan benar. Hati-hati, risiko infeksi yang mengintai

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Apa yang Akan Terjadi Ketika Anda Menghirup Debu

Tak hanya memicu batuk-batuk, menghirup debu saat Anda bernapas juga bisa menimbulkan dua kondisi kesehatan berikut ini. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Asma, Kesehatan Pernapasan 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Minuman campuran lemon dan madu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain membantu meningkatkan imun tubuh, apa saja manfaat campuran lemon dan madu?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan, Informasi Kesehatan 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Kalori adalah asupan penting yang dibutuhkan tiap orang, bahkan saat sedang diet. Namun, sebenarnya apa itu kalori dan berapa kebutuhan yang harus dipenuhi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Olahraga Lainnya, Kebugaran 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat daun sirih daun sirih merah, rebusan daun sirih, manfaat daun sirih untuk wajah, manfaat daun sirih untuk kewanitaan

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
sedih

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
manfaat buah stroberi

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit