home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Cara Mudah Menghilangkan Minyak pada Gorengan

5 Cara Mudah Menghilangkan Minyak pada Gorengan

Salah satu cara menjaga kesehatan tubuh ialah dengan mengurangi konsumsi gorengan. Hal ini mungkin sulit dilakukan bila Anda sedang makan di luar rumah. Namun, ketika memasak sendiri, sebenarnya ada cara yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan minyak pada gorengan. Apa saja caranya?

Bahaya minyak goreng dalam makanan

kalori tahu goreng

Makanan yang digoreng menggunakan minyak memang lebih mudah penyajiannya dan disukai oleh banyak orang. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya seberapa banyak minyak yang terserap oleh makanan yang Anda goreng?

Konsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak minyak bisa meningkatkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan diabetes tipe 2. Hasil studi pun menunjukkan kaitan antara kebiasaan ini dengan kematian dini .

Ini karena makanan yang digoreng mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans. Asupan keduanya dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kenaikan kolesterol jahat dan meningkatkan risiko pembentukan plak pada pembuluh darah.

Cara terbaik untuk mengurangi risiko penyakit tersebut yakni dengan menghilangkan gorengan dan makanan tinggi minyak lainnya pada menu harian Anda. Gantilah dengan makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, kacang, dan biji-bijian.

Apa yang membuat makanan bisa menyerap banyak minyak?

minyak goreng sehat

Kendati diolah dengan cara yang sama, seporsi kentang goreng mungkin mengandung lebih sedikit minyak dibandingkan ayam goreng. Pasalnya, penyerapan minyak goreng oleh makanan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut.

1. Makanan memiliki kadar air yang tinggi

Kadar air suatu bahan makanan dapat mempengaruhi penyerapan minyak goreng saat Anda mengolahnya dengan teknik deep fry. Biasanya, makanan dengan kadar air yang tinggilah yang lebih banyak menyerap minyak goreng.

Ini disebabkan karena suhu panas selama proses penggorengan akan menyebabkan penguapan air dari makanan. Air yang hilang lantas digantikan oleh minyak. Semakin banyak air yang hilang dari makanan, semakin banyak pula minyak yang terserap.

2. Kepadatan bahan makanan yang digoreng

Sebelum mencari cara menghilangkan minyak pada gorengan, Anda perlu memahami bahwa kepadatan makanan turut menentukan jumlah minyak yang terserap. Semakin padat suatu makanan, semakin sedikit pula kandungan minyak di dalamnya.

Sebaliknya, makanan yang mempunyai banyak pori, bentuknya tipis, atau kurang padat cenderung menyerap lebih banyak minyak. Hal ini disebabkan karena minyak mengisi ruang-ruang kosong yang ada dalam makanan tersebut.

3. Lama menggoreng dan suhu saat menggoreng

Waktu dan suhu saat memasak bisa memengaruhi seberapa banyak pori-pori dari makanan yang terbentuk. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa menggoreng dalam suhu yang tidak terlalu tinggi akan menyebabkan penyerapan minyak yang lebih besar.

Jika Anda menggoreng dengan api kecil, Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk mematangkan makanan. Teknik menggoreng yang lama ini tentu menambah banyaknya minyak yang terserap oleh makanan.

5 Jenis Minyak yang Sebaiknya Tidak Digunakan untuk Memasak

Cara menghilangkan minyak pada gorengan

Anda mungkin tidak bisa menghilangkan seluruh minyak pada makanan yang digoreng. Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk meminimalisasi jumlah minyak yang terserap oleh makanan. Berikut di antaranya.

1. Memasak dengan wajan yang bersih

Bila Anda menggunakan wajan yang belum dicuci, minyak akan terbakar dalam waktu cepat. Meskipun tak kasatmata, partikel minyak yang kotor akan lebih mudah menyatu dengan makanan sehingga makanan menjadi lebih berminyak.

2. Menggunakan adonan tepung secukupnya

Gorengan berbalut tepung memang lezat, tapi apakah Anda mengolahnya dengan cara yang tepat? Adonan tepung yang terlalu kental justru akan menyerap banyak minyak. Untuk mengatasinya, coba buatlah adonan yang encer dengan lebih sedikit tepung.

3. Menggunakan minyak secukupnya

cara menyimpan minyak goreng

Tiada cara yang lebih baik untuk menghilangkan minyak pada gorengan dibandingkan yang satu ini. Sebisa mungkin, gunakanlah minyak secukupnya dan hindari teknik deep frying agar makanan Anda tidak basah oleh minyak goreng.

4. Menjaga suhu minyak tetap stabil

Suhu minyak yang berubah-ubah selama memasak dapat meningkatkan penyerapan minyak, menambah kandungan lemak dan kalori, serta membuat makanan tak lagi renyah. Alih-alih mendapatkan gorengan yang garing, makanan Anda justru akan sangat berminyak.

5. Meniriskan makanan yang sudah digoreng

Begitu Anda selesai menggoreng, segera tiriskan makanan untuk mengurangi minyak yang berlebih. Kemudian, letakkan gorengan di atas beberapa lembar tisu makan selama beberapa menit untuk menyerap sisa minyak.

Di balik gorengan renyah kesukaan Anda, bisa saja ada satu sendok teh minyak goreng yang tidak terlihat. Kalikan dengan beberapa potong gorengan, dan ini sudah lebih dari cukup untuk membuat asupan kalori Anda melonjak drastis.

Berbagai cara di atas bisa membantu Anda menghilangkan minyak pada gorengan dan mengurangi asupan minyak Anda. Akan tetapi, pilihan yang lebih baik ialah membatasi konsumsi makanan yang digoreng dengan metode deep fry.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why Are Fried Foods Bad For You? – Healthline. (2021). Retrieved 15 June 2021, from https://www.healthline.com/nutrition/why-fried-foods-are-bad

Bouchon, P. (2009). Chapter 5 Understanding Oil Absorption During Deep‐Fat Frying. Advances In Food And Nutrition Research, 209-234. doi: 10.1016/s1043-4526(09)57005-2

Sun, Y., Liu, B., Snetselaar, L., Robinson, J., Wallace, R., Peterson, L., & Bao, W. (2019). Association of fried food consumption with all cause, cardiovascular, and cancer mortality: prospective cohort study. BMJ, k5420. doi: 10.1136/bmj.k5420

Guallar-Castillon, P., Rodriguez-Artalejo, F., Lopez-Garcia, E., Leon-Munoz, L., Amiano, P., & Ardanaz, E. et al. (2012). Consumption of fried foods and risk of coronary heart disease: Spanish cohort of the European Prospective Investigation into Cancer and Nutrition study. BMJ, 344(jan23 3), e363-e363. doi: 10.1136/bmj.e363

Liberty, J., Dehghannya, J., & Ngadi, M. (2019). Effective strategies for reduction of oil content in deep-fat fried foods: A review. Trends In Food Science & Technology, 92, 172-183. doi: 10.1016/j.tifs.2019.07.050

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui 15/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x