Yang Terjadi Saat Minum Terlalu Banyak dan Terlalu Cepat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat cuaca panas atau sehabis berolahraga, terkadang tenggorokan kita tercekat, sehingga segelas air putih adalah hal yang dinantikan. Saking hausnya, terkadang kita meminum dengan sangat bersemangat, sangat cepat, dan sangat banyak. Tak jarang, kita merasa aneh atau merasa tidak enak sesudah menelan banyak air. Tepatkah tindakan kita tersebut?

Apa yang akan terjadi saat Anda minum terlalu banyak dalam waktu singkat?

Dehidrasi terkadang membuat kita minum dengan tidak sadar, kita meneguk air lagi dan lagi, tanpa tahu berapa banyak yang sudah masuk ke tubuh kita. Ternyata minum terlalu banyak dan cepat bukanlah hal yang baik untuk dilakukan. Bahkan hal ini bisa memicu ke dalam situasi yang berbahaya. Tubuh akan akan mengalami penurunan drastis level gula, atau natrium di dalam darah. Kondisi ini disebut dengan hiponatremia atau keracunan air (water intoxication), kondisi ini sangat serius bahkan berbahaya. Hiponatremia dikaitkan dengan dengan rendahnya natrium di dalam darah.

Normalnya, anak muda dan sehat tidak akan mengalami hiponatremia, kecuali mereka minum berliter-liter air dalam waktu yang bersamaan. Hal ini terjadi karena ginjal hanya bisa mengeluarkan air paling banyak sekitar satu jam. Tugas natrium adalah menjaga keseimbangan cairan di dalam dan sekitar sel. Meminum terlalu banyak air dapat menyebabkan ketidakseimbangan, serta cairan akan berpindah dari darah ke dalam sel, membuatnya membengkak. Pembengkakan tersebut bisa menyebar sampai otak, dan menjadi masalah yang serius. Masalah ini terkadang bisa dijumpai pada bayi, sebab tubuh kecil bayi tidak dapat menampung terlalu banyak air. Inilah alasan mengapa bayi sebaiknya hanya meminum susu atau ASI saja.

Gejala dan pengobatan keracunan air

Tanda yang muncul dari hiponatremia ini terlihat seperti gejala kelelahan atau heatstroke. Anda juga akan merasa kepanasan, sakit kepala, dan merasakan kram. Gejala awal dari kondisi ini juga dapat berupa diare, mual, dan muntah.  Jika Anda melihat seseorang sehabis olahraga, atau Anda sendiri yang mengalaminya, cobalah untuk tarik mereka ke tempat yang aman, biarkan mereka di tempat teduh, dan segera mencari pertolongan. Memang agak sulit membedakan perbedaan antara keracunan air dan haus kepanasan.

Jika orang dengan kondisi ini tidak segera mendapatkan bantuan, maka akan semakin memburuk, seperti yang sudah dijelaskan di atas, pembengkakan dapat menyebabkan kondisi serius pada otak, kejang, dan koma. Setelah mendapat pertolongan, dokter akan menyuntikkan air konsentrasi air garam untuk meredakan pembengkakan, agar membalikkan kondisi tersebut. Hal ini dilakukan agar darah mendapatkan kembali natriumnya.

Cara mencegah keracunan air

Pencegahan terbaiknya adalah dengan tidak minum banyak pada waktu yang singkat. Air yang Anda minum usahakan untuk tidak sebanyak ketika Anda mengeluarkannya. Namun, memang sulit untuk menakarnya. Para ahli mengatakan, minumlah hingga Anda tidak merasa kehausan, lalu berhenti. Ada cara lain, Anda juga bisa mengukurnya dengan cara melihat air kencing. Jika berwarna gelap, tandanya Anda dehidrasi. Saat itu terjadi, Anda butuh minum.

Anda pasti tahu bahwa air putih sangat baik untuk tubuh. Namun, minuman berenergi, atau minuman untuk olahraga, menjadi pilihan yang lebih baik daripada air putih saat Anda melakukan olahraga yang berat. Mengapa minuman tersebut jauh lebih baik? Sebab minuman berenergi mengandung natrium dan elektrolit. Perlu Anda ketahui, terlalu banyak cairan yang masuk dalam waktu yang cepat dapat menyebabkan masalah. Jadi, tetap saja, apa pun minumannya, usahakan untuk tidak meminumnya cepat-cepat.

Seorang atlet harus tetap terhidrasi, bahkan ada slogan ‘minum sebelum Anda kehausan’. Tapi hal ini dapat memperburuk performa dan sangat berbahaya. Menurut Clinical Journal or Sport, yang dikutip situs ZME Science. Edukasi terhadap atlet, pelatih, dan penyelenggara acara tentang bahaya dan risiko dari terlalu terhidrasi perlu dilakukan. Mengetahui hal ini bukan berarti Anda jadi membiarkan diri Anda dehidrasi. Anda harus tetap menjaga cairan tubuh. Namun, usahakan untuk tetap menyadari seberapa banyak yang harus Anda minum.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Telur mentah bisa ditemukan dalam berbagai minuman dan masakan. Tapi ternyata ada banyak risiko makan telur mentah, apalagi untuk orang-orang tertentu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Inilah Fungsi 4 Hormon Penting untuk Manusia Bertahan Hidup

Anda mungkin sudah tahu kalau hormon yang tak seimbang bisa menimbulkan masalah kesehatan. Tapi, tahukah Anda apa saja fungsi hormon esensial dalam tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

10 Fakta Unik tentang Jantung Manusia

Tahukah Anda bahwa banyak serangan jantung terjadi di hari Senin pagi? Simak berbagai fakta jantung lainnya yang mungkin belum Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Makan Petai dan Jengkol Bikin Napas dan Kencing Jadi Bau?

Suka makan petai dan jengkol? Kalau begitu, Anda pasti sudah hapal dengan bau mulut dan bau urin yang menyengat setelahnya. Apa penyebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
payudara sakit tanda hamil

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
gemetar setelah minum kopi

Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
viagra

5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit