home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tak Hanya Lezat, Ini 7 Manfaat Kacang Navy untuk Kesehatan Tubuh Anda

Tak Hanya Lezat, Ini 7 Manfaat Kacang Navy untuk Kesehatan Tubuh Anda

Kacang navy mungkin kurang populer bagi sebagian orang. Namun, kenyataan ada berbagai kandungan dan manfaat kacang navy yang penting bagi kesehatan tubuh. Apa sajakah itu?

Kandungan nutrisi dalam kacang navy

Kacang navy atau yang memiliki nama ilmiah Phaseolus vulgaris ini termasuk dalam keluarga polong-polongan, seperti kacang merah, kacang hitam, dan kacang pinto.

Jenis kacang yang juga punya nama lain kacang haricot ini berasal dari kawasan Amerika dan populer sebagai makanan pokok, terutama untuk orang yang menjalani pola makan vegetarian.

Kacang navy memiliki warna putih dan berukuran kecil. Umumnya kacang ini digunakan sebagai bahan utama sup atau olahan makanan lainnya.

Dikutip dari laman FoodData Centra U.S. Department of Agriculture, per 100 gram kacang navy segar memiliki kandungan zat gizi seperti berikut ini.

  • Air: 79,2 gram (g)
  • Kalori: 67 kkal
  • Protein: 6,15 g
  • Lemak: 0,7 g
  • Karbohidrat: 13 g
  • Serat: 9 g
  • Kalsium: 15 miligram (mg)
  • Fosfor: 100 mg
  • Zat besi: 1,93 mg
  • Kalium: 307 mg
  • Magnesium: 101 mg
  • Zinc: 0,89 mg
  • Retinol (Vit. A): 0 mikrogram (mcg)
  • Tiamin (Vit. B1): 0,39 mg
  • Riboflavin (Vit. B2): 0,215 mg
  • Niacin (Vit. B3): 1,22 mg
  • Folat (Vit. B9): 132 mcg
  • Vitamin C: 18,8 mg

Manfaat kacang navy untuk kesehatan tubuh

kandungan nutrisi kacang navy

Sama halnya seperti jenis kacang-kacangan pada umumnya, kacang navy merupakan sumber karbohidrat dan protein nabati yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Kandungan serat makanan, termasuk serat larut dan tidak larut, dalam kacang navy juga punya berbagai manfaat penting untuk pencegahan penyakit kronis.

Untuk lebih lengkapnya, inilah dia berbagai khasiat penting yang bisa tubuh Anda dapatkan melalui kandungan gizi dalam kacang navy.

1. Menurunkan risiko diabetes

Kacang navy tergolong makanan yang tinggi serat . Dalam 100 gram penyajian kacang navy, setidaknya mampu memenuhi sekitar 25 persen kebutuhan harian serat orang dewasa.

Serat makanan dapat membantu menurunkan risiko diabetes, karena memiliki kemampuan untuk menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan penyerapan nutrisi dari usus.

Bagi penderita diabetes, kacang navy juga cocok untuk jadi alternatif makanan karena memiliki indeks glikemik yang rendah dan tubuh dapat mencernanya secara lambat.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Kandungan magnesium dan folat dalam kacang navy bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Magnesium membantu menjaga detak jantung dan tekanan darah normal.

Folat juga membantu menurunkan homosistein, yakni asam amino tertentu dalam darah. Studi dalam Nutrition Journal menyebutkan bahwa kadar homosistein yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Manfaat kacang navy untuk kesehatan jantung juga terdapat pada kandungan seratnya yang tinggi. Serat mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam aliran darah.

Dengan menurunnya kadar kolesterol jahat, secara tidak langsung akan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Hal ini akan mengurangi risiko Anda pada penyakit jantung koroner.

3. Mendukung fungsi kognitif otak

Selain untuk kesehatan jantung, kandungan folat atau vitamin B9 dalam kacang navy juga memiliki manfaat penting untuk mendukung fungsi kognitif otak Anda.

Sebuah studi dalam Journal of Alzheimer’s Disease menyebutkan folat mampu meningkatkan memori dan kinerja kognitif otak.

Hal ini juga bisa membantu menjaga daya ingat tetap tajam dan mengurangi risiko penyakit degeneratif seiring bertambahnya usia, seperti penyakit Alzheimer.

4. Membantu pertumbuhan dan perbaikan otot

Kacang navy bisa menjadi alternatif sumber protein dan karbohidrat bagi tubuh. Kedua zat gizi makro ini memiliki fungsi untuk membantu pertumbuhan dan perbaikan otot.

Protein bekerja dengan membangun dan memperbaiki sel-sel tubuh, termasuk sel-sel otot yang rusak setelah Anda melakukan aktivitas berat, contohnya berolahraga.

Sementara itu, karbohidrat kompleks dalam kacang navy membantu perkembangan otot dengan memastikan energi selalu tersedia dalam tubuh Anda.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tentu Anda perlu mengimbanginya dengan pilihan olahraga untuk membentuk otot secara rutin.

5. Menjaga kesehatan pencernaan

Khasiat kacang navy untuk pencernaan terletak pada kandungan serat makanan yang tinggi. Serat larut dan serat tidak larut dalam kacang ini memiliki tugasnya masing-masing.

Serat larut akan menyerap air dan membentuk gel di usus besar. Sementara itu, serat tidak larut akan menambah massa tinja dan menghilangkan limbah dari saluran pencernaan.

Kandungan penting lain dalam kacang navy adalah pati resisten. Jenis pati ini tidak dicerna oleh perut, tetapi akan melewati proses fermentasi sebelum masuk ke usus besar.

Selanjutnya, hasil fermentasi ini bekerja layaknya prebiotik yang memberi makan bakteri baik di usus untuk meningkatkan kesehatan saluran pencernaan.

Sebuah studi dalam Journal of Food Science menjelaskan proses fermentasi ini menyebabkan lebih sedikit gas dan perut kembung daripada sumber serat lainnya.

6. Membantu penurunan berat badan

Mengonsumsi kacang navy sangat bermanfaat dalam mempertahankan berat badan ideal atau mendukung program diet.

Walaupun kandungan kalorinya rendah, kacang navy merupakan sumber yang baik untuk serat dan pati resisten. Keduanya dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sepanjang hari.

Kondisi ini tentu berdampak pada pengurangan rasa lapar dan kecenderungan Anda untuk makan lebih sedikit kalori ke depannya.

7. Mengurangi risiko penyakit kanker

Sebuah penelitian dalam Current Nutrition and Food Science mengungkapkan bahwa serat makanan dalam kacang navy berpotensi untuk mencegah risiko kanker kolorektal.

Kacang-kacangan, termasuk di dalamnya kacang navy, juga telah banyak dipercaya mampu memberikan perlindungan tubuh terhadap risiko kanker payudara dan prostat.

Beberapa ahli kesehatan juga secara lebih lanjut menyebutkan diet yang mengandung kacang-kacangan dapat mendukung pengobatan kanker.

Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut perihal konsumsi kacang navy, silakan konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi Anda untuk mendapatkan jawaban yang tepat.

[embed-health-tool-bmr]

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Staughton, J. (2021). 7 Wonderful Benefits of Navy Beans. Organic Facts. Retrieved 3 September 2021, from https://www.organicfacts.net/health-benefits/other/navy-beans.html

Ruggeri, C. (2021). Navy Beans Nutrition Promotes Brain, Heart Health & More. Dr. Axe. Retrieved 3 September 2021, from https://draxe.com/nutrition/navy-beans-nutrition/

Beans, navy, mature seeds, sprouted, raw. FoodData Central – U.S. Department of Agriculture. (2021). Retrieved 3 September 2021, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/169139/nutrients 

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Retrieved 3 September 2021, from http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf 

Smith, A. D., Refsum, H., Bottiglieri, T., Fenech, M., Hooshmand, B., McCaddon, A., Miller, J. W., Rosenberg, I. H., & Obeid, R. (2018). Homocysteine and Dementia: An International Consensus Statement. Journal of Alzheimer’s disease : JAD, 62(2), 561–570. https://doi.org/10.3233/JAD-171042 

Ganguly, P., & Alam, S. (2015). Role of homocysteine in the development of cardiovascular disease. Nutrition Journal, 14(1). https://doi.org/10.1186/1475-2891-14-6 

Borresen, E. C., Gundlach, K. A., Wdowik, M., Rao, S., Brown, R. J., & Ryan, E. P. (2014). Feasibility of Increased Navy Bean Powder Consumption for Primary and Secondary Colorectal Cancer Prevention. Current nutrition and food science, 10(2), 112–119. https://doi.org/10.2174/1573401310666140306005934 

Kaur, A., Rose, D., Rumpagaporn, P., Patterson, J., & Hamaker, B. (2011). In Vitro Batch Fecal Fermentation Comparison of Gas and Short-Chain Fatty Acid Production Using “Slowly Fermentable” Dietary Fibers. Journal Of Food Science, 76(5), H137-H142. https://doi.org/10.1111/j.1750-3841.2011.02172.x 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Satria Aji Purwoko Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro