Menguak 4 Manfaat Tersembunyi Jamu Beras Kencur untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Masyarakat Indonesia tentu sudah sangat akrab dengan jamu. Dari sekian banyak jenis jamu di pasaran, salah satu yang cukup populer adalah beras kencur. Usut punya usut, jamu beras kencur menawarkan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh, lho!

Manfaat jamu beras kencur

Walau namanya beras kencur, minuman yang satu ini ternyata dibuat dari campuran berbagai bahan. Jamu manis dengan aroma herbal yang kuat ini diracik dari jahe, asam jawa, gula jawa, dan daun pandan. Semua campuran bahan tersebut tidak hanya meningkatkan cita rasanya, tapi sekaligus juga khasiatnya.

Berikut beberapa manfaat jamu beras kencur yang perlu Anda ketahui:

1. Mempertahankan gula darah normal

Penelitian dari departemen farmasi Universitas Tanjungpura melaporkan bahwa beras kencur dapat menurunkan kadar glukosa darah dan mempertahankannya tetap normal. Bahkan setelah Anda setop minum jamu.

Manfaat beras kencur satu ini tentu jadi angin segar bagi para diabetesi yang kesulitan untuk mengendalikan kadar gula darahnya.

Namun, bukti-bukti yang didapat sampai saat ini masih berupa penelitian skala kecil. Masih dibutuhkan bukti dari penelitian dengan skala yang lebih besar pada manusia untuk memastikan manfaat dan keamanannya dalam jangka panjang.

2. Meredakan diare

Jamu beras kencur juga memiliki manfaat sebagai obat diare alami. Penelitian yang dimuat dalam International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences menemukan, kencur dapat membantu meredakan gejala diare berkat kandungan zat sitotoksik dan antibakterinya yang melimpah.

Studi tersebut memperlihatkan gejala diare pada hewan coba yang diberikan ekstrak kencur berangsur membaik, sementara kelompok lainnya tidak menunjukkan hal yang sama. Kelompok hewan coba yang tidak mendapatkan ekstrak kencur cenderung mengalami gejala diare terus menerus.

Lagi-lagi, bukti dari manfaat beras kencur satu ini masih diperoleh dari studi kecil yang dilakukan pada hewan. Belum ada penelitian besar-besaran yang dilakukan pada partisipan manusia dalam skala luas yang bisa memastikan manfaatnya.

3. Meredakan batuk berdahak

Merasa tersiksa dengan batuk berdahak yang tak kunjung mereda? Minum segelas jamu beras kencur mungkin dapat membantu mengatasinya. Ramuan tradisional kencur sudah lama dikenal sebagai obat tradisional batuk berdahak, begitu pula dengan jahe.

Namun, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui cara kerja dan dosis dari jamu beras kencur yang aman dan efektif untuk batuk berdahak.

4. Manfaat lainnya

Manfaat jamu beras kencur lainnya adalah membantu meningkatkan nafsu makan anak. Bila si kecil sedang susah makan, Anda bisa memberinya segelas jamu beras kencur hangat atau dingin. Jamu ini juga dipercaya dapat mengatasi badan pegal-pegal, masuk angin, meriang, sakit perut, dan lain sebagainya.

Namun lagi-lagi penelitian mengenai manfaat jamu beras kencur masih minim. Alhasil, masih diperlukan banyak penelitian lain untuk mengonfirmasi berbagai manfaat yang sudah disebutkan tadi.

Cara membuat beras kencur

Seiring dengan perkembangan zaman, Anda tak perlu lagi menunggu Si Mbok Jamu lewat depan rumah setiap hari untuk minum segelas beras kencur.

Pasalnya, jamu satu ini sudah banyak dijual toko-toko dengan berbagai sediaan. Mulai dari pil, serbuk seduhan, hingga cairan yang diminum langsung.

Bahkan, Anda pun sebenarnya bisa membuatnya sendiri di rumah. Tak perlu bingung bagaimana cara membuatnya, Anda bisa langsung coba resep beras kencur berikut ini.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 200 gram beras putih
  • 1 buah kencur berukuran sedang
  • 1 buah jahe berukuran sedang
  • 1 sdm asam jawa
  • 300 gram gula jawa
  • 2 lembar daun pandan
  • Air matang secukupnya

Cara membuat:

  1. Cuci bersih beras, kemudian rendam selama kurang lebih 3 jam.
  2. Rebus air matang bersama kencur, kunyit, jahe, asam jawa, daun pandan, dan gula jawa. Aduk rata dan masak sampai semua bahan tersebut matang serta mendidih.
  3. Setelah agak dingin, saring air rebusan tersebut.
  4. Blender atau tumbuk ampas dari kencur, kunyit, jahe, dan asam jawa yang sebelumnya direbus bersama dengan rendaman beras putih hingga halus.
  5. Saring dan peras hasil tumbukan tersebut hingga keluar airnya. Usahakan peras sampai benar-benar kering.
  6. Koreksi rasa dan jamu beras kencur siap dihidangkan.
  7. Beras kencur bisa diminum dalam keadaan hangat atau ditambah dengan es batu.

Bila Anda ingin membeli jamu beras kencur dalam bentuk kemasan, pastikan selalu membaca komposisi bahan yang terkandung di dalamnya.

Jangan mengonsumsi jamu yang kemasannya sudah rusak atau tanggal kadaluwarsanya lewat. Alih-alih mendapatkan khasiat, minum jamu sembarangan mungkin justru akan mendatangkan mudarat. Pastikan pula bahwa jamu yang Anda pakai sudah terdaftar di BPOM. Ini untuk menghindari bahan berbahaya yang mungkin ditambahkan ke dalam jamu.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Boleh Minum Jamu Setiap Hari?

Selain menjaga daya tahan tubuh, salah satu manfaat jamu, yaitu untuk mengobati penyakit tertentu. Tapi, bagaimana bila minum jamu setiap hari?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 24 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Resep Minuman Bunga Telang, Si Biru Cantik yang Berkhasiat

Minuman bunga telang kini semakin banyak dikonsumsi karena dipercaya memiliki banyak khasiat. Inilah resep sederhana yang bisa Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Resep Sehat, Nutrisi 15 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Mengulik Manfaat Tersembunyi Lempuyang yang Jarang Diketahui Orang

Lempuyang yang sering diolah menjadi jamu ternyata punya banyak manfaat menakjubkan buat kesehatan. Yuk, cari tahu di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 13 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

3 Jenis Obat Tradisional yang Umum Dikonsumsi Orang Indonesia

Selain obat dari dokter, penggunaan obat tradisional (OT) sering dimanfaat untuk membantu mengatasi masalah kesehatan. Sebenarnya, aman atau tidak, ya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 7 April 2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jamu dan obat tradisional dalam penanganan covid-19

Daftar Jamu yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
obat herbal dan alami untuk kanker prostat

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
manfaat teh honeybush

Berbagai Manfaat Teh Honeybush, Teh Herbal dengan Rasa Madu Alami

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 8 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
empon-empon

Manfaat Empon-empon untuk Kesehatan dan Cara Membuatnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30 April 2020 . Waktu baca 5 menit