Antara Ayam dan Ikan: Mana yang Lebih Sehat untuk Dijadikan Lauk Makan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mana yang lebih Anda sukai sebagai lauk, apakah makan ayam atau ikan? Keduanya sama-sama makanan sumber protein yang dibutuhkan tubuh. Akan tetapi, tetap saja keduanya pasti memiliki kandungan gizi yang berbeda. Lantas, dari kedua sumber protein ini, mana yang lebih sehat dan bergizi?

Lebih baik makan ayam atau ikan untuk lauk?

Daging ayam dan ikan termasuk daging putih yang notabene lebih murah dan lebih sehat daripada daging merah. Namun jika harus membandingkan antara ayam dan ikan, sebenarnya lebih baik yang mana?

Protein ayam dan ikan, mana yang lebih banyak?

Kandungan protein dalam daging ayam dan ikan cukup tinggi, bahkan tidak kalah dengan daging sapi.

Satu potong ayam segar ukuran sedang tanpa kulit (ayam utuh potong 8) yang kira-kira beratnya 40 gram punya kandungan protein sebanyak 7 gram. Dengan berat yang sama persis, satu porsi ikan 40 gram juga mengandung 7 gram protein. Jadi, kandungan protein keduanya sama besar.

Bagaimana dengan lemaknya?

Jika dibandingkan dengan daging merah, tentu daging ikan dan ayam punya kandungan lemak jenuh yang lebih sedikit. Dengan catatan daging ayam yang Anda konsumsi itu tanpa kulit, ya! Pasalnya, kulit ayam memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi.

Jika Anda makan satu potong ayam (40 gram) tanpa kulit dan tidak diolah dengan cara digoreng, maka lemaknya hanya sekitar 2 gram saja. Dengan berat yang sama, satu potong ikan juga punya lemak sebanyak 2 gram.

Akan tetapi, yang membedakan keduanya adalah jenis lemaknya. Lemak ikan adalah jenis asam lemak omega 3. Meski tidak semua jenis ikan memilikinya, omega-3 sudah terbukti baik untuk membantu menormalkan kolesterol, tekanan darah, serta mencegah radikal bebas terbentuk dalam tubuh. Asam lemak omega-3 hanya terdapat pada ikan-ikan laut dalam, seperti salmon, sarden, dan tuna.

dada ayam

Perbandingan zat gizi lainnya

Daging ayam dan ikan juga sama-sama diperkaya oleh berbagai mineral dan vitamin. Contohnya, zat besi. Namun ketika dibandingkan, ayam cenderung punya zat besi yang lebih banyak, apalagi pada hati ayam. Setiap 75 gram hati ayam yang sudah dimasak mengandung zat besi sekitar 6,2-9,7 mg.  Sementara dalam 75 gram ikan tuna dan salmon ada sebanyak 1,2 mg zat besi.

Jadi, saya harus makan ayam atau ikan?

Sebenarnya, lebih baik jika Anda tetap mengonsumsi keduanya sebagai lauk protein hewani Anda. Jadi, makan ayam atau ikan tetap baik bagi kesehatan Anda. Hal yang harus Anda ingat adalah semakin beragam makanan Anda, maka semakin banyak zat gizi yang akan Anda dapatkan. Maka, jangan terus-terusan makan makanan yang sama setiap harinya.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah cara pengolahan kedua lauk hewani ini. Bila Anda ingin mempertahankan kandungan gizinya, sebaiknya hindari memasaknya dengan cara digoreng. Anda bisa membuat tim, sup, dipanggang, atau hanya sekadar menumisnya saja.

Pasalnya, menggoreng dalam minyak hanya akan menambah kalori ke dalam daging ayam atau ikan Anda. Yang tadinya ayam dan ikan itu tidak mengandung banyak lemak jenuh, akhirnya justru mengandung lemak jahat tersebut karena pengolahannya yang digoreng. Jadi, tak hanya bahan makanan saja yang penting untuk dipilih, tapi Anda harus memerhatikan cara memasaknya.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspadai Gejala yang Menandakan Anda Kena Tukak Lambung

Tukak lambung menandakan adanya luka pada lapisan lambung. Lantas, apa saja gejala atau ciri-ciri tukak lambung yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 1 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenal Jenis Beras, Mana yang Paling Sehat?

Kita mungkin setiap hari makan nasi putih, tapi ada berbagai jenis berasa lain yang tersedia. Kira-kira beras jenis apa yang lebih sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Tambal gigi digunakan untuk memperbaiki kerusakan pada gigi. Berikut ini, merupakan jenis-jenis tambalan pada gigi dan proses pemasangannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Banyak orang yang mengonsumsi obat penambah tinggi badan yang dianggap bisa membuat mereka tinggi. Tapi, benarkah klain tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit


Direkomendasikan untuk Anda

cara membasakan diri jalan kaki agar tubuh bugar

6 Trik Sederhana Agar Terbiasa Jalan Kaki Demi Tubuh yang Bugar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
bahaya polusi udara

Jangan Remehkan Bahaya Debu Polusi! Yuk, Lindungi Diri Dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat kulit manggis

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
toxic people

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit