backup og meta

Kebutuhan Zinc Per Hari Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin

Kebutuhan Zinc Per Hari Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin

Mencukupi kebutuhan zinc merupakan hal yang penting. Mineral ini berperan dalam menjaga daya tahan tubuh sehingga tidak rentan terserang penyakit. Suplementasi zinc juga sering diberikan dokter untuk membantu pemulihan ketika sakit. Lantas, berapakah kebutuhan zinc per hari yang harus Anda penuhi?

Kebutuhan zinc per hari

Zinc alias seng adalah jenis mineral yang bekerja membantu pertumbuhan sel, pembentukan DNA, dan menyembuhkan jaringan yang rusak.

Manfaat zinc dalam memperkuat sistem imun tubuh juga tak kalah penting. Mineral ini mendukung fungsi sel limfosit T, yakni sel darah putih yang melawan berbagai infeksi dalam tubuh.

Peran mineral seng dalam pemulihan penyakit juga disebutkan dalam studi terbitan Cochrane. Asupan seng yang cukup dapat bermanfaat untuk mengurangi durasi dan keparahan gejala flu.

Kekurangan zinc berisiko mengurangi kemampuan indra penciuman dan pengecap, hingga mengganggu pertumbuhan. Oleh sebab itu, penting untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan mineral ini.  

Sebagai acuan, Anda bisa mengikuti panduan dari Permenkes RI nomor 28 Tahun 2019 seperti berikut ini. 

1. Bayi dan anak-anak

sumber makanan sehat anak

Asupan zat gizi yang dibutuhkan oleh bayi berusia 0 – 5 bulan bersumber dari ASI eksklusif. Penting bagi ibu menyusui untuk mengonsumsi makanan sumber zinc

Setelah menginjak usia 6 bulan, bayi sudah bisa mendapatkan asupan seng dari makanan pendamping ASI (MPASI).

Berikut ini kebutuhan zinc harian untuk bayi dan anak-anak. 

  • 0 – 5 bulan: 1,1 mg.
  • 6 – 11 bulan: 3 mg.
  • 1 – 3 tahun: 3 mg.
  • 4 – 6 tahun: 5 mg.
  • 7 – 9 tahun: 5 mg.

2.  Remaja

Kebutuhan asupan zinc harian untuk remaja berbeda dari bayi dan anak-anak. Berikut ini kebutuhan asupan zinc per hari untuk remaja laki-laki maupun perempuan. 

  • Laki-laki (10 – 12 tahun): 8 mg.
  • Laki-laki (13 – 15 tahun): 11 mg.
  • Laki-laki (16 – 18 tahun): 11 mg.
  • Perempuan (10 – 12 tahun): 8 mg.
  • Perempuan (13 – 15 tahun): 9 mg.
  • Perempuan (16 – 18 tahun): 9 mg.

3. Dewasa

Orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan juga membutuhkan asupan zinc yang cukup. Berikut ini kebutuhan zinc harian untuk orang dewasa.

  • Laki-laki (19 – 29 tahun): 11 mg.
  • Laki-laki (30 – 49 tahun): 11 mg.
  • Laki-laki (50 – 64 tahun): 11 mg.
  • Perempuan (19 – 29 tahun): 8 mg.
  • Perempuan (30 – 49 tahun): 8 mg.
  • Perempuan (50 – 64 tahun) 8 mg.

4. Lansia

Lansia juga membutuhkan zinc untuk membantu menjaga sistem imun tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Berikut ini kebutuhan zinc harian untuk lansia. 

  • Laki-laki (65 – 80 tahun): 11 mg.
  • Laki-laki (80 tahun ke atas): 11 mg.
  • Perempuan (65 – 80 tahun): 8 mg.
  • Perempuan (80 tahun ke atas): 8 mg.

5. Ibu hamil dan menyusui

Penting untuk memenuhi kebutuhan seng harian selama masa kehamilan serta menyusui. 

Studi dalam jurnal Cochrane mengungkapkan bahwa memenuhi asupan seng yang cukup selama kehamilan dapat membantu mengurangi risiko kelahiran prematur. 

Berikut ini kebutuhan zinc untuk ibu hamil dan menyusui.

  • Ibu hamil (trimester 1): 10 mg.
  • Ibu hamil (trimester 2 dan 3): 12 mg.
  • Ibu menyusui (6 bulan pertama): 13 mg.
  • Ibu menyusui (6 bulan kedua): 13 mg.

Mengapa memenuhi asupan zinc penting saat puasa?

  • Zinc berperan dalam memperkuat sistem imun tubuh. Manfaat ini penting karena selama puasa tubuh rentan mengalami kekurangan nutrisi yang bisa menurunkan kinerja sistem imun.
  • Kebutuhan zinc saat puasa sama dengan hari-hari biasa, yakni sekitar 8 – 11 mg per hari. 

Cara memenuhi kebutuhan zinc harian

Untuk memenuhi kebutuhan zinc harian, tentunya Anda perlu mengonsumsi makanan yang mengandung zinc seperti tiram, kacang-kacangan, daging merah, ikan, gandum utuh, dan yoghurt.

Karena cenderung sedikit, tidaklah sulit bagi Anda untuk memenuhi kebutuhan zinc setiap harinya. 

Bila Anda seorang wanita usia 25 tahun yang membutuhkan 8 mg zinc setiap hari, Anda cukup makan 2 potong daging merah dalam sehari (50 – 70 gram) untuk memenuhi 80% kebutuhan zinc.

Kebutuhan sisanya bisa Anda peroleh dari konsumsi kacang-kacangan atau biji-bijian. Akan tetapi, variasikan lauk yang menjadi sumber zinc, ya. Hindari makan daging merah setiap hari.

Di sisi lain, Anda tetap perlu memperhatikan pola makan Anda sebaik mungkin agar tidak kekurangan atau kelebihan zinc.

Asupan mineral ini mudah diperoleh dari makanan sehingga Anda tidak perlu mengonsumsi suplemen selama tidak mengalami defisiensi mineral.

Suplementasi seng biasanya dibutuhkan ketika sakit untuk mempercepat pemulihan. Konsultasi dengan dokter mengenai dosis suplemen yang tepat untuk Anda. 

[embed-health-tool-bmi]

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Zinc. (2023).  Harvard Health. Retrieved 22 January 2024, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/zinc/ 

Singh, M., & Das, R. R. (2013). Zinc for the common cold. Cochrane Database of Systematic Reviews, (6).

Zinc and Your Health (2023). Healthdirect. Retrieved 22 January 2024, from https://www.healthdirect.gov.au/zinc 

Manfaat Zinc. (2022.). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved 22 January 2024, from https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/760/manfaat-zinc 

Data Komposisi Pangan Indonesia. (n.d) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved 22 January 2024, from https://www.panganku.org/id-ID/view 

Ota, E., Mori, R., Middleton, P., Tobe‐Gai, R., Mahomed, K., Miyazaki, C., & Bhutta, Z. A. (2015). Zinc supplementation for improving pregnancy and infant outcome. Singh, M., & Das, R. R. (2013). Zinc for the common cold. Cochrane Database of Systematic Reviews, (6)

Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Masyarakat Indonesia (2019). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved 22 January 2024, from http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf

Versi Terbaru

26/06/2024

Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.

Diperbarui oleh: Edria


Artikel Terkait

Manfaat Zinc Sebagai untuk Masalah Infertilitas pada Pria, Benarkah?

Pilihan Menu Sahur yang Kaya Zinc dan Vitamin C


Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.

Magister Kesehatan · None


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 26/06/2024

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan