backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan
Konten

Jadi Camilan Penunda Lapar, Berapa Kalori Risol?

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany · Tanggal diperbarui 17/04/2023

Jadi Camilan Penunda Lapar, Berapa Kalori Risol?

Jajanan pasar bisa menjadi salah satu camilan penunda lapar, termasuk risol. Namun, kalori risol dapat beragam sesuai dengan isian dan cara pengolahannya. Jika Anda sedang dalam program diet, sebaiknya hitung dulu kalori risol yang aman untuk dikonsumsi.

Berapa kalori risol?

Sepotong risol atau risoles (75 gram) memiliki kalori sekitar 96 kkal,  tiap 100 gramnya memiliki 160 kkal.

Jumlah kalori ini berasal dari kulit risol, minyak untuk menggoreng, hingga isiannya yang mencakup campuran tumis sayur dan sedikit ayam suwir.

Jajanan pasar yang sebenarnya berasal dari Prancis ini sebenarnya tak hanya enak dan mengenyangkan, tapi juga mengandung sejumlah zat gizi, seperti:

Di samping itu, jumlah kalori jajanan ini dapat beragam tergantung variasi isian yang digunakan.

Jika Anda pecinta risol, berikut ini ragam varian dan perkiraan kalori dalam setiap 100 gramnya.

  • Saus mayonaise: dengan isian potongan daging asap, telur, keju, dan saus mayonaise memiliki kalori 275 kkal.
  • Isian ayam: dengan isian tumis ayam suwir atau ayam cincang mempunyai kalori 178 kkal.
  • Daging sapi: dengan daging cincang bersama wortel dan daun bawang memiliki kalori 241 kkal.

Jumlah kalori jajanan pasar ini tersebut dapat memenuhi 9 – 10% Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian.

Apakah kalori risol aman untuk diet?

kalori risol

Meski jumlah kalori risol satu buahnya terbilang cukup rendah, sebenarnya makanan ini tidak cocok untuk dikonsumsi rutin sebagai camilan selama diet.

Pasalnya, jumlah kalori yang dimiliki didominasi oleh kandungan lemak dan karbohidratnya. Dalam sepotong risol ayam sayur (96 kkal), terdapat sekitar 3,75 gram lemak (33,75 kkal) dan 8,6 gram karbohidrat (34 kkal).

Bahkan, jumlah lemak dan karbohidrat ini dapat bertambah pada varian risol mayo dan risol daging. Jika mengonsumsi 2 potong risol mayo, jumlah kalorinya akan setara dengan seporsi makan siang Anda.

Selain itu, kandungan zat gizi lain pada risol tidak dapat mencukupi kebutuhan harian Anda.

Umumnya, menurut situs Cleveland Clinic, saat diet Anda perlu melakukan pembakaran lemak sekitar 500 kkal daripada biasanya.

Jumlah ini biasanya didapatkan dengan defisit kalori seperti memotong jatah asupan karbohidrat dan lemak harian.

Perlu Anda ketahui bahwa makanan tinggi lemak dan karbohidrat dapat berkontribusi pada pertambahan berat badan yang mungkin akan menyebabkan hasil diet tak sesuai keinginan.

Jika Anda sedang melakukan diet karbo atau diet rendah lemak, sebaiknya hindari mengonsumsi risol terlalu sering.

Cara sehat makan risol

Meskipun risol bukan pilihan makanan yang baik saat diet, Anda tetap bisa mengonsumsinya dengan cara yang lebih sehat.

Ada beberapa tips makan risol saat diet yang bisa Anda coba di rumah.

1. Masak tanpa minyak

kalori risol

Agar risol buatan Anda lebih rendah kalori, cobalah untuk memasaknya tanpa menggunakan minyak.

Hindari proses menggoreng dan beralih dengan merebus. Risol goreng mungkin terasa lebih menggiurkan, tapi risol rebus akan lebih sehat untuk Anda.

Pasalnya, menurut studi dalam Journal of Culinary Science & Technology (2017), proses menggoreng makanan terkait dengan obesitas, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi.

2. Pilih isian yang menyehatkan

Seperti yang disebutkan di atas, kalori risol bisa beragam tergantung variasi isiannya. Risol mayo umumnya memiliki jumlah kalori lebih tinggi yang berasal dari kandungan lemak pada keju dan saus mayonaise.

Cobalah buat risol Anda sendiri dengan menggunakan sayur dan telur rebus (atau protein hewani lain) sebagai isiannya.

3. Batasi jumlah konsumsi

Rasa risol yang gurih biasanya sering membuat seseorang ingin menambah porsi. Agar tak mudah tergiur, sediakan risol secukupnya.

Hindari mengonsumsi risol saat perut Anda dalam keadaan sangat lapar karena akan membuat Anda ingin makan lebih banyak.

Itulah kalori risol dengan berbagai varian yang perlu Anda ketahui. Selalu ingat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian dengan mengikuti pedoman gizi seimbang.

Catatan

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany · Tanggal diperbarui 17/04/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan