Panduan Menu Diet Mayo yang Sehat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pernah mendengar tentang diet mayo? Diet ini belakangan sudah tenar sebagai diet yang dapat diandalkan untuk menurunkan berat badan. Pertama kali, diet ini dikembangkan oleh Mayo Clinic di Amerika Serikat, sehingga dikenal dengan nama diet mayo. Tertarik untuk mencoba diet ini? Jangan sembarangan! Sebaiknya ikuti panduan menu diet mayo berikut ini.

Apa itu diet mayo?

Diet mayo sebenarnya bukan hanya sekadar diet, bukan juga hanya membatasi asupan makanan Anda. Mayo Clinic mengembangkan diet ini untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat.

Yang dilakukan pada diet ini tidak terbatas soal makanan, tetapi juga tentang aktivitas fisik. Memang, teorinya adalah energi yang keluar dan masuk harus seimbang untuk mendapatkan berat badan yang sehat.

Jadi, dengan melakukan diet mayo, Anda diharapkan untuk menerapkan pola hidup seimbang. Jika Anda melakukan diet ini dengan benar, maka Anda dapat mempertahankan kebiasaan pola hidup sehat Anda.

Bagaimana aturan diet mayo?

Diet mayo yang dikenal sekarang ini dilakukan dengan cara membatasi asupan garam dan karbohidrat. Tapi, sebenarnya bukan itu saja yang harus diperhatikan saat melakukan diet mayo.

Berikut adalah berbagai kunci penting yang harus diingat pada saat diet mayo.

  • Asupan kalori: jumlah kalori yang harus masuk ke tubuh Anda tergantung pada kebutuhan kalori dan tujuan diet Anda. Berkisar antara 1200-1800 kalori per hari, tidak kurang dari ini! Tergantung dari jenis kelamin dan berat awal Anda.
  • Banyak makan sayur dan buah: sayur dan buah merupakan makanan utama dari diet ini, diharapkan Anda bisa kenyang dengan mengonsumsi makanan yang kalorinya lebih sedikit.
  • Membatasi asupan garam: asupan garam yang sedikit dapat meningkatkan keluarnya air dalam tubuh sehingga berat badan Anda berkurang. Perlu Anda ketahui bahwa garam dapat mengikat air dalam tubuh. Anda juga harus menghindari makanan dengan kandungan garam tersembunyi, biasanya dalam makanan olahan.
  • Membatasi asupan gula: gula juga menjadi makanan yang harus dibatasi pada saat menjalani diet mayo.
  • Perbanyak asupan protein: protein juga dapat membuat Anda lebih merasa kenyang setelah makan sehingga Anda tidak makan berlebihan
  • Batasi asupan lemak: seperti yang Anda ketahui, terlalu banyak asupan lemak menyebabkan kenaikan berat badan. Untuk itu, menu diet mayo biasanya berisi makanan yang dikukus atau direbus.

Menu diet mayo untuk 5 hari

Ingat, diet mayo yang sebenarnya tidak terpaku hanya pada pembatasan garam.Untuk lebih memudahkan Anda untuk menerapkan diet mayo, berikut ini merupakan contoh menu-menu untuk menjalankan diet mayo.

Menu diet mayo hari ke-1

  • Sarapan: Teh atau kopi dengan gula, jangan ditambahkan susu
  • Makan siang: ayam kukus tanpa kulit dengan tambahan sedikit garam, sayuran rebus (seperti wortel, brokoli, jagung), dan kentang tumbuk (mashed potato)
  • Makan malam: daging tanpa lemak, sayur bayam, ditambah buah

Menu diet mayo hari ke-2

  • Sarapan: Jus buah dengan gula, jangan ditambah susu
  • Makan siang: pepes ikan, tahu-tempe bacem, urap
  • Makan malam: salad sayur ditambah makaroni, pakailahsaus yang lebih sehat misalnya minyak zaitun

Menu diet mayo hari ke-3

  • Sarapan: Roti dengan telur, boleh ditambahkan sedikit mentega
  • Makan siang: daging panggang dan sayuran, dan jagung
  • Makan malam: salad buah ditambah yogurt

Menu diet mayo hari ke-4

  • Sarapan: Roti bakar dengan selai, boleh ditambahkan sedikit mentega
  • Makan siang: bola-bola daging, kentang, dan sayuran
  • Makan malam: telur rebus ditambah keju dan wortel, semangkuk buah

Menu diet mayo hari ke-5

  • Sarapan: Jus buah dengan gula, jangan ditambah susu
  • Makan siang: dada ayam rebus ditambah sayuran, dan buah
  • Makan malam: roti dan telur, ditambah sayuran

Anda bisa mengulang menunya kembali atau mengganti menu sesuai kreativitas Anda. Hal yang terpenting adalah kedepankan makan sayur dan buah setiap hari. Sesuaikan dengan panduan diet mayo di atas.

Diet mayo memang bisa turunkan berat badan, tapi…

Memang, diet mayo bisa membantu Anda untuk mencapai berat badan yang ideal, di saat yang bersamaan juga mengedepankan asupan makanan yang sehat.

Namun, diet ini sebaiknya tidak dilakukan dalam jangka panjang. Sebab, pola makan yang membatasi asupan garam juga bisa menyebabkan berbagai masalah pada tubuh.

Salah satunya adalah dehidrasi. Perlu diketahui, garam mengandung sodium, sebuah senyawa elektrolit yang bekerja untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Bila tubuh kekurangan garam, maka tidak akan ada air yang terikat sehingga dapat membuat frekuensi buang air kecil bertambah.

Tak hanya garam, membatasi asupan zat gizi tertentu ditambah dengan pengurangan kalori dapat membuat Anda rentan terhadap kekurangan gizi.

Selain itu, Anda juga harus berhat-hati akan efek yoyo yang dihasilkan dari diet ini. Mengingat diet mayo hanya berfokus pada pembatasan kalori tanpa mengubah gaya hidup secara keseluruhan, maka bila Anda berhenti melakukan diet dan kembali ke pola makan sebelumnya, berat badan Anda juga akan kembali naik.

Maka dari itu, bila Anda ingin menjalani diet mayo, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi untuk memastikan bahwa diet ini aman dilakukan.

Jangan hanya bergantung pada diet, imbangi juga dengan melakukan perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat seperti berolahraga atau lebih banyak beraktivitas fisik.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Penyebab Berat Badan Anda Naik Setelah Diet

Jangan keburu girang setelah berat badan kembali ideal. Masih ada kemungkinan berat Anda mendadak naik lagi karena tiga penyebab berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 25 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Tikus terkenal sebagai hewan yang jorok karena bisa menyebabkan penyakit. Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan oleh tikus yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Pernahkah Anda tiba-tiba mengeluarkan air mani meski tak menerima rangsangan apapun? Berikut ini penjelasannya secara medis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Beberapa orang memilih bleaching untuk memutihkan gigi. Namun adakah efek bleaching gigi yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit


Direkomendasikan untuk Anda

bakteri asam laktat

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
tidak tumbuh jenggot dan kumis

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat sariawan

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
sakit kepala setelah cabut gigi

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit