Suplemen Fat Blocker: Benarkah Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan. Jika Anda obesitas dan berencana untuk menurunkan berat badan, sementara Anda tidak dapat menahan nafsu makan atau malas berolahraga, satu hal yang Anda pikirkan mungkin adalah mengonsumsi suplemen penurun berat badan agar cepat membantu Anda menurunkan berat badan.

Namun, sebelum menggunakannya, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda agar tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Satu lagi, pilihlah merek yang terpercaya dan terdaftar dalam BPOM. Banyak kasus mengenai obat penurun berat badan yang telah menelan banyak korban, tentu Anda tidak ingin hal ini terjadi pada Anda bukan. Jadi, sebaiknya hati-hati.

Ada banyak jenis suplemen penurun berat badan, tetapi kali ini kita akan membahas tentang suplemen fat blocker atau suplemen penghalang lemak.

Apa itu suplemen fat blocker?

Fat blocker pada umumnya mengandung chitosan, yang sama dengan serat makanan, tetapi berasal dari eksoskeleton kerang. Seperti serat, mereka melewati saluran pencernaan tanpa dicerna, tetapi menyerap lemak dalam saluran pencernaan untuk kemudian dikeluarkan melalui feses. Karena terdapat lemak dalam feses, mungkin feses Anda akan tampak seperti berminyak jika Anda mengonsumsi suplemen ini.

Efektifkah fat blocker dalam menurunkan berat badan?

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen fat blocker tidak efektif dalam menurunkan berat badan. Suplemen ini tidak benar-benar dapat menghalangi penyerapan lemak atau hanya berkontribusi sedikit dalam menurunkan berat badan. Satu-satunya cara sehat untuk dapat menurunkan berat badan dan mempertahankannya adalah dengan menerapkan pola makan sehat dan melakukan olahraga secara teratur.

Apa saja efek samping yang bisa ditimbulkan oleh fat blocker?

Walaupun mungkin menggunakan fat blocker bermanfaat untuk Anda, tetapi tentunya dapat menimbulkan efek samping. Fat blocker dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan, seperti perut kram, bergas, peningkatan buang air besar, dan feses berminyak. Hal ini terjadi karena lemak yang Anda konsumsi tidak tercerna pada saluran pencernaan Anda, melainkan hanya lewat saja di tubuh Anda.  Jika efek samping ini berlebihan, mungkin Anda perlu untuk mengurangi konsumsi lemak Anda.

Selain itu, beberapa vitamin larut lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K, mungkin juga ikut tidak tercerna karena fat blocker dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk mencerna vitamin larut lemak. Jika Anda menggunakan suplemen ini dalam jangka waktu yang panjang, bisa saja Anda kekurangan vitamin.

Bahan apa yang terkandung dalam fat blocker?

Cara kerja suplemen fat blocker dalam usaha untuk menurunkan berat badan Anda adalah dengan cara mencegah tubuh menyerap lemak. Walaupun banyak bahan atau formula yang dipasarkan sebagai suplemen fat blocker, tetapi hanya satu fat blocker tertentu yang dapat bekerja efektif. Salah satu bahan yang terkandung dalam suplemen fat blocker yang diperbolehkan dan efektif dalam menurunkan berat badan adalah orlistat.

Orlistat bekerja dengan cara menghambat enzim lipase dalam usus yang bertugas untuk memecah lemak agar dapat diserap tubuh. Dengan menghambat kerja lipase, orlistat dapat menghalangi penyerapan lemak oleh tubuh, sehingga lemak tidak diserap tubuh dan langsung dikeluarkan melalui feses.

Orlistat dapat mencegah penyerapan sampai 1/3 dari lemak yang Anda makan. Namun, untuk menurunkan berat badan dan mendapatkan hasil yang terbaik, Anda tetap harus menerapkan pola makan sehat dan juga olahraga teratur, di samping mengonsumsi orlistat.

Kapan orlistat bisa digunakan?

Orlistat biasanya hanya direkomendasikan pada Anda yang ingin menurunkan berat badan secara signifikan melalui diet, olahraga, atau dengan mengubah gaya hidup Anda.

Orlistat biasanya diresepkan oleh dokter Anda jika Anda memiliki:

*Catatan: untuk menghitung IMT Anda, Anda bisa membagi berat badan Anda dalam kilogram dengan tinggi badan Anda dalam meter kuadrat (BB kg/ TB m2)

Orlistat tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui. Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum Anda mengonsumsi orlistat, tanya tentang manfaatnya, efek samping, dosis, pola makan seperti apa yang sebaiknya Anda jalani, berapa lama Anda harus mengonsumsinya, dan sebagainya. Terlebih lagi jika Anda juga menderita tekanan darah tinggi, diabetes mellitus tipe 2, atau penyakit ginjal, mungkin dokter Anda akan mengubah dosisnya untuk menyesuaikan dengan obat-obatan lain yang Anda konsumsi.

BACA JUGA

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Mengenal Diet Alpukat, Betulkah Bermanfaat untuk Turun Berat Badan?

    Diet alpukat adalah salah satu variasi diet buah yang dianggap mampu untuk menurunkan berat badan. Benarkah? Bagaimana caranya?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Diet, Nutrisi 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

    Bagi yang sedang diet, konsumsi beras atau nasi mungkin akan dibatasi. Beras merah atau beras shirataki dapat menjadi pilihan, tapi mana yang lebih efektif?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

    Tidak hanya bermanfaat bagi orang yang sehat, olahraga juga harus dilakukan oleh mantan penderita kanker. Apa saja manfaatnya? Olahraga apa yang dianjurkan?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Kebugaran 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

    Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    strategi menahan lapar

    Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    resep oatmeal sehat

    7 Resep Oatmeal Sehat dan Mudah untuk di Rumah

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

    Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
    cara menghilangkan lemak coolsculpting adalah

    Serba-serbi Coolsculpting, Metode Baru Pangkas Lemak Tubuh

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit