home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Trapeziectomy

Definisi|Pencegahan & peringatan|Proses|Komplikasi

Definisi

Apa itu trapeziectomy ?

Trapezium adalah tulang berbentuk kubus di pergelangan tangan yang terhubung kepangkal ibu jari (sendi trapeziometacarpal). Jenis yang paling umum dari artritis adalah osteoartritis, kondisi ketika sendi secara bertahap menjadi aus dan robek. Artritis membuat aus tulang rawan yang menutupi permukaan sendi, sehingga tulang di bawahnya menjadi rusak. Hal ini menimbulkan rasa sakit dan kekakuan pada sendi.

Kapan saya harus menjalani trapeziectomy dilakukan?

Trapeziectomy dapat menghilangkan rasa sakit yang muncul. Selain itu, prosedur ini mengembalikan fungsi ibu jari Anda.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani trapeziectomy?

Bidai dapat digunakan untuk membatasi gerakan ibu jari. Pada kebanyakan orang, suntikan steroid ke dalam sendi dapat mengurangi rasa sakit yang dirasakan. Sendi yang rusak mungkin akan diganti dengan sendi buatan yang terbuat dari logam dan plastik. Bagi pasien muda dan aktif, disarankan menjalani arthrodesis (tulang ibu jari secara permanen digabung menjadi satu menggunakan sekrup).

 

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani trapeziectomy ?

Pada tahap persiapan operasi, pastikan Anda memberi tahu dokter mengenai kondisi kesehatan Anda, obat‐obatan yang sedang dikonsumsi, maupun segala macam alergi yang Anda miliki. Dokter anestesi akan menjelaskan prosedur pembiusan dan memberi instruksi lebih lanjut. Pastikan Anda mengikuti seluruh instruksi dokter termasuk larangan makan dan minum sebelum operasi. Pada umumnya Anda diwajibkan untuk berpuasa selama enam jam sebelum proses pembedahan dilakukan. Namun, Anda mungkin diperbolehkan untuk mengonsumsi minuman seperti kopi beberapa jam menjelang operasi.

Bagaimana proses trapeziectomy?

Berbagai teknik anestesi mungkin digunakan pada prosedur ini. Operasi biasanya memakan waktu satu jam hingga 90 menit. Dokter bedah akan membuat sayatan kecil di punggung tangan pada pangkal ibu jari, kemudian mengangkat trapezium. Dokter bedah dapat menyusun ligamen untuk menghubungkan jempol pada pergelangan tangan pasien menggunakan tendon yang bekerja di atas trapezium.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani trapeziectomy?

Setelah menjalani operasi, Anda diperbolehkan pulang ke rumah pada hari yang sama. Usahakan tangan terangkat selama dua minggu. Perban atau plester gips akan dilepas setelah empat sampai enam minggu. Lakukan latihan ringan untuk ibu jari dan jemari lain untuk mempercepat proses pemulihan. Latihan ringan pada siku dan bahu juga dapat mencegah kekakuan. Olahraga teratur juga terbukti dapat mempercepat proses penyembuhan. Namun sebelum memutuskan untuk berolahraga, sebaiknya mintalah saran dokter. Kondisi ibu jari akan terus meningkatkan hingga tahun depan sebagaimana pasien mulai terbiasa menggunakan ibu jari.

 

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Setiap prosedur operasi pasti memiliki risiko tersendiri, termasuk trapeziectomy. Dokter bedah akan menjelaskan segala macam risiko yang mungkin terjadi pasca operasi. Komplikasi umum yang dapat terjadi usai operasi adalah efek pasca pemberian anestesi, perdarahan yang berlebihan, maupun penggumpalan darah di dalam pembuluh darah vena dalam (deep vein thrombosis atau DVT). Anda dapat mengurangi risiko komplikasi dengan mengikuti arahan dokter sebelum operasi, seperti puasa dan berhenti mengonsumsi obat‐obatan tertentu.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
Tanggal diperbarui 01/01/1970
x