Tennis Elbow (Epikondilitis Lateral)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit
Bagikan sekarang

Definisi tennis elbow

Apa itu tennis elbow (epikondilitis lateral)?

Gangguan muskuloskeletal atau sistem gerak pada manusia, tidak hanya meliputi sistem otot dan sistem rangka, melainkan juga membahas tentang masalah sendi, ligamen, hingga tendon seperti yang satu ini.

Tennis elbow atau epikondilitis lateral adalah kondisi yang menimbulkan rasa sakit pada siku karena rusaknya otot dan tendon di area siku.

Biasanya, kondisi ini terjadi saat pergerakan yang dilakukan oleh tendon di siku telah melebihi kapasitas. Hal ini sering terjadi karena Anda melakukan gerakan berulang pada lengan dan pergelangan tangan.

Meski disebut tennis elbow, bukan berarti orang yang bisa mengalaminya hanyalah pemain tenis saja. Jika Anda memiliki pekerjaan yang mengharuskan untuk melakukan gerakan yang sama berulang kali, risiko untuk mengalami tennis elbow semakin meningkat.

Rasa sakit atau nyeri yang muncul akibat tennis elbow biasanya muncul pada tendon yang menghubungkan otot lengan bagian bawah dengan tonjolan tulang yang terletak di bagian luar siku.

Rasa sakit ini juga bisa menyebar dan terasa hingga lengan bagian bawah dan pergelangan tangan. Namun, Anda bisa mengatasinya dengan beristirahat atau mengonsumsi obat pereda rasa sakit yang bisa dibeli secara bebas di apotek.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Tennis elbow merupakan kondisi yang biasanya terjadi pada Anda jika memiliki pekerjaan yang mengharuskan tangan untuk melakukan gerakan berulang-ulang.

Namun, kondisi ini juga bisa terjadi pada Anda yang gemar melakukan olahraga seperti tennis, golf, dan olahraga sejenis.

Tennis elbow adalah penyakit yang biasa terjadi pada orang-orang berusia 30 hingga 50 tahun. Silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi selengkapnya.

Tanda-tanda & gejala tennis elbow

Gejala dari tennis elbow atau epikondilitis lateral sering kali bertambah parah seiring berjalannya waktu. Biasanya, Anda hanya akan merasakan rasa sakit yang tergolong ringan, tetapi rasa sakit itu akan bertambah semakin parah dalam hitungan minggu atau bulan saja.

Rasa sakit yang disebabkan oleh tennis elbow biasanya berawal dari sisi luar siku yang merambat ke lengan bagian bawah dan pergelangan tangan.

Selain itu, gejala umum lainnya dari kondisi ini adalah:

  • Rasa sakit seperti terbakar di sisi bagian luar siku.
  • Kekuatan genggaman yang melemah.
  • Siku sering terasa sakit di malam hari.

Rasa sakit akibat tennis elbow juga biasanya menyebabkan pasien tidak bisa melakukan beberapa hal sederhana seperti:

  • Berjabat tangan atau menggenggam sebuah benda.
  • Saat memutar gagang pintu.
  • Ketika memegang cangkir kopi.

Seperti yang telah dijelaskan, gejala ini biasanya akan semakin parah apalagi jika Anda terus melakukan kegiatan atau bergerak aktif menggunakan lengan bagian bawah, seperti memegang raket, berjabat tangan, dan berbagai kegiatan lainnya.

Meski kedua tangan Anda bisa saja mengalami hal ini, biasanya tangan dominan yang sering Anda gunakanlah yang lebih rentan untuk terkena tennis elbow.

Kapan harus periksa ke dokter?

Jika Anda menemukan penyebab dari rasa sakit pada siku Anda, sebaiknya hindari aktivitas yang berulang hingga tangan Anda lebih baik. Anda harus ke dokter jika rasa sakit dan kaku pada siku tidak melemah setelah istirahat.

Anda juga dapat menggunakan es untuk mengompres, atau mengonsumi obat penghilang rasa sakit tanpa resep.

Penyebab tennis elbow

Tennis elbow adalah cedera otot yang terjadi karena terlalu sering digunakan. Kondisi ini terjadi karena kontraksi berulang antara otot lengan bagian bawah yang digunakan untuk meluruskan dan mengangkat tangan serta pergelangan tangan.

Pengulangan tersebut berpotensi menyebabkan tendon yang menghubungkan otot lengan bagian bawah dengan tulang yang berada di luar siku Anda berpotensi untuk robek.

Anda bisa mengalami kondisi yang satu ini karena berbagai aktivitas yang melibatkan gerakan berulang pada pergelangan tangan dan otot lengan bagian bawah. Beberapa aktivitas tersebut termasuk:

  • Bermain olahraga yang menggunakan raket, seperti tenis, squash, dan badminton.
  • Penggunaan gunting tanaman saat sedang berkebun.
  • Penggunaan kuas atau roller saat sedang mengecat dinding.
  • Kebiasaan melakukan pekerjaan berat secara manual.
  • Kegiatan yang mengharuskan Anda melakukan gerakan berulang menggunakan tangan atau pergelangan tangan, seperti menggunakan gunting atau mengetik.

Faktor-faktor risiko tennis elbow

Faktor-faktor di bawah ini adalah hal-hal yang membuat Anda mudah terserang tennis elbow atau epikondilitis lateral:

1. Usia

Pada dasarnya, sama seperti berbagai penyakit sendi, otot, dan tulang lainnya, tennis elbow juga bisa dialami oleh semua kalangan usia. Namun, sering kali kondisi ini dialami oleh orang dewasa pada kisaran usia 30-50 tahun.

2. Pekerjaan

Jika Anda memiliki pekerjaan yang melibatkan gerakan berulang khususnya pada pergelangan tangan dan lengan, risiko mengalami tennis elbow pun semakin besar. Hal ini biasanya dialami oleh pelukis, tukang kayu, tukang daging, dan koki.

3. Olahraga tertentu

Melakukan olahraga tertentu, seperti badminton atau tennis, dapat meningkatkan risiko Anda mengalami tennis elbow, khususnya jika Anda menggunakan teknik yang salah saat bermain.

Tidak memiliki faktor-faktor risiko bukan berarti Anda terbebas dari tennis elbow. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis yaitu dokter ortopedi untuk informasi selengkapnya.

Diagnosis & pengobatan tennis elbow

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Dokter mendiagnosis siku dengan catatan medis dan pemeriksaan klinis pada bahu, lengan, dan pergelangan tangan Anda. Selain itu, tes-tes lain atau X-ray akan dilakukan untuk menghilangkan kemungkinan penyakit lain dengan gejala yang mirip seperti arthritis, penyakit tulang punggung servikal, gangguan saraf dan saraf terjepit.

Dokter Anda juga akan melakukan magnetic resonance image (MRI) untuk mengambil gambar dari ikatan sendi.

Apa saja pilihan pengobatan untuk tennis elbow (epikondilitis lateral)?

Berikut ini adalah pilihan pengobatan untuk tennis elbow, di antaranya:

1. Obat-obatan pereda rasa sakit

Sama halnya dengan bursitis, tendinitis, dan berbagai penyakit sendi dan tendon lainnya, tennis elbow juga bisa diatasi dengan penggunaan obat pereda rasa sakit.

Anda bisa mengonsumsi ibuprofen, naproksen, atau aspirin untuk meredakan rasa sakit yang dialami. Meski bisa mendapatkan obat-obatan ini di apotek tanpa resep dokter, Anda disarankan untuk selalu berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter setiap hendak mengonsumsi obat.

2. Obat-obatan injeksi

Selain obat-obatan pereda rasa sakit yang dikonsumsi dengan cara diminum, dokter mungkin saja memberikan obat-obatan injeksi untuk mengatasi kondisi ini. Menurut John Hopkins Medicine, steroid injeksi dapat membantu mengurangi rasa sakit dan memulihkan pembengkakan yang terjadi.

3. Prosedur TENEX

Dalam prosedur ini, dokter akan memasukkan jarum khusus ke dalam kulit pasien menuju ke arah tendon yang terdampak atau bermasalah. Lalu, energi ultrasonik akan menggetarkan jaringan yang rusak dengan cepat.

Jaringan tersebut akan meleleh, sehingga akan lebih mudah disedot keluar. Selain itu, prosedur ini dapat membantu meningkatkan aliran darah dan mempercepat proses pemulihan untuk pasien tennis elbow.

4. Terapi fisik

Jika gejala Anda berhubungan dengan tennis, dokter mungkin akan memeriksa teknik dan gerakan yang Anda lakukan untuk menentukan perawatan terbaik. 

Seorang ahli terapi akan mengajarkan Anda latihan secara bertahap dalam meregangkan dan memperkuat otot lengan Anda. Latihan eksentrik dengan cara menurunkan pergelangan tangan, sesaat setelah mengangkatnya, dapat membantu mengatasi kondisi ini.

Penggunaan tali lengan atau brace dapat mengurangi stres pada jaringan yang terluka. 

5. Operasi

Jika gejala Anda belum membaik setelah enam hingga 12 bulan, Anda mungkin akan menjalani operasi siku untuk mengangkat jaringan yang rusak. Jenis prosedur ini dapat dilakukan melalui sayatan besar atau kecil. Setelah operasi, Anda dianjurkan melakukan latihan fisik sebagai bagian dari proses pemulihan. 

Pengobatan di rumah untuk tennis elbow

Perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat membantu Anda mengatasi tennis elbow adalah:

1. Perbanyak waktu itirahat

Hal penting yang bisa Anda lakukan di rumah untuk membantu proses pemulihan dari tennis elbow adalah beristirahat. Ya, Anda perlu beristirahat untuk sementara waktu hingga kondisi membaik. Hindari segala aktivitas yang dapat memicu rasa sakit di bagian siku.

2.  Kompres dengan es

Anda juga bisa mengompres area yang terdampak dengan air dingin atau es batu selama kurang lebih 15 menit. Lakukanlah sebanyak 3-4 kali dalam sehari untuk hasil yang lebih maksimal.

3. Lakukan gerakan sederhana

Ada beberapa gerakan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk meringankan gejala tennis elbow, seperti:

  • Menggenggam benda

Latihan menggenggam ini akan membantu menguatkan otot-otot lengan bawah dan cengkeraman tangan.

Begini caranya:

  1. Siapkan meja dan handuk kecil yang sudah digulung.
  2. Letakkan lengan Anda di atas meja, seperti pada ilustrasi.
  3. Pegang gulungan handuk dan genggam pelan-pelan selama 10 detik. Lalu lepaskan.
  4. Ulangi sebanyak 10 kali sampai sakit siku Anda terasa nyaman.
  • Memutar pergelangan tangan

Latihan ini dapat membantu merilekskan otot supinator yang rentan mengalami cedera karena tennis elbow. Begini caranya:

  1. Duduk di kursi dengan nyaman, lalu siapkan dumbbell yang beratnya 1 kilogram (kg).
  2. Letakkan siku di atas lutut, kemudian pegang dumbbell dengan posisi vertikal (tegak).
  3. Putar pergelangan tangan Anda pelan-pelan, dari atas ke bawah. Pastikan lengan Anda lurus, hanya pergelangan tangan Anda saja yang berputar.
  4. Lakukan sebanyak 10 kali.
  • Menggenggam naik turun

Gerakan yang satu ini berfungsi untuk melemaskan otot-otot ekstensor di pergelangan tangan. Begini cara mudahnya:

  1. Duduk di kursi dengan nyaman, lalu letakkan siku Anda di atas lutut.
  2. Genggam dumbbell dengan posisi telapak tangan menghadap ke bawah.
  3. Gerakkan pergelangan tangan Anda ke atas dan ke bawah, seperti saat Anda sedang mengendarai motor. Pastikan lengan Anda tetap lurus, hanya pergelangan tangan Anda saja yang bergerak.
  4. Lakukan sebanyak 10 kali dan rasakan perubahannya.
  • Mengangkat beban satu tangan

Untuk mengatasi nyeri di sekitar pergelangan tangan, lakukan gerakan berikut:

  1. Duduk di kursi dengan nyaman, lalu letakkan siku di atas lutut.
  2. Genggam dumbbell dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas.
  3. Tekuk pergelangan tangan ke atas sebanyak 10 kali. Pastikan lengan Anda tetap lurus, hanya pergelangan tangan Anda saja yang bergerak.
  4. Lakukan hal yang sama ke arah bawah sebanyak 10 kali.
  • Meremas handuk

Gerakan ini dapat membantu menguatkan dan melenturkan otot-otot lengan bawah sampai ke siku.

Begini caranya:

  1. Duduk di kursi dengan nyaman. Pastikan bahu Anda tetap rileks.
  2. Pegang handuk dengan kedua tangan, lalu putar handuk dengan arah yang berlawanan seperti saat Anda sedang memeras baju.
  3. Ulangi sebanyak 10 kali, lalu ganti arah sebaliknya.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Pencegahan tennis elbow

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kondisi tennis elbow atau epikondilitis lateral, seperti:

  • Hentikan aktivitas yang dapat menyebabkan rasa sakit pada siku.
  • Hindari menggunakan pergelangan tangan dan siku secara berlebihan.
  • Pelajari teknik yang baik untuk melakukan olahraga yang mengharuskan Anda melakukan gerakan berulang, seperti tenis, squash, dan badminton.
  • Selalu lakukan pemanasan dan pendinginan setiap sebelum dan sesudah berolahraga untuk menghindari keseleo atau cedera otot.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Diet Pasien Diabetes untuk Menjaga Pola Makan dan Berat Badan Seimbang

Pasien diabetes perlu diet untuk mencapai berat badan seimbang, tapi bukan berarti tidak bisa menikmati setiap makanan. Berikut beberapa tipsnya.

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 19 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Penyakit degeneratif adalah penyakit kronis yang memengaruhi saraf, pembuluh darah, hingga tulang. Cari tahu informasi lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Lansia, Masalah Kesehatan pada Lansia 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Pilihan Beras dan Sumber Karbohidrat Sehat Pengganti Nasi untuk Diabetes

Mengonsumsi sumber karbohidrat seperti beras dapat memengaruhi kadar gula darah diabetes. Lantas, pengganti beras untuk diabetes apa yang sehat?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 15 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Siku Terasa Nyeri Parah? Waspada Cedera Siku Hiperekstensi!

Siku hiperekstensi bisa terjadi pada siapa pun. Jika tak ditangani dengan baik cedera ini bisa sebabkan kerusakan pada tulang. Cari tahu lebih jauh di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 11 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Cara Tepat Menyuntik Insulin dan Lokasi Terbaiknya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
manfaat yoga untuk diabetes

4 Manfaat Yoga untuk Diabetesi yang Sayang Jika Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Buah untuk Diabetes

8 Buah Terbaik yang Aman untuk Gula Darah Pengidap Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
cek atau tes gula darah

5 Jenis Tes untuk Cek Kadar Gula Darah Serta Cara Membaca Hasilnya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit