Bursitis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/04/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu bursitis?

Bursitis adalah peradangan atau pembengkakkan dari sebuah kantung berisi cairan pelumas yang disebut bursae. Dikutip dari U.S. Department of Health and Human Services, bursae biasanya terletak di sekitar bahu, siku, pinggul, lutut, kaki. Bursae berfungsi sebagai bantalan antara tulang dan organ-organ di sekitarnya seperti otot, tendon, kulit, untuk mempermudah gerakan.

Bursitis sering terjadi pada sendi yang sering digerakkan. Penyakit ini dapat terjadi ulang setelah pengobatan, kecuali apabila penyebab dihentikan.

Perawatan biasanya mengistirahatkan sendi yang terkena dan melindunginya dari trauma lebih lanjut. Dalam kebanyakan kasus, rasa sakit radang kandung lendir hilang dalam beberapa minggu dengan pengobatan yang tepat, tetapi kambuhnya kondisi ini adalah hal umum.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Bursitis adalah kondisi umum yang dapat terjadi di semua kalangan usia dan jenis kelamin. Meski begitu, semakin tua risiko akan semakin tinggi, khususnya pada orang-orang yang melakukan pekerjaan dengan aktivitas yang berulang-ulang seperti pelukis, tukang kebun, dan musisi.

Tanda-tanda dan gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala bursitis?

Tanda dan gejala kondisi ini sebenarnya cukup sederhana dan mudah dikenali. Gejala khas bursitis adalah munculnya rasa sakit dan kemerahan di area sendi yang meradang.

Rasa sakit ini biasanya akan lebih parah apabila Anda bergerak. Selain itu, bursitis juga memunculkan gejala nyeri dan kaku.

Bursitis bisa terjadi di seluruh bagian tubuh. Namun, umumnya kondisi ini sering terjadi pada sendi yang sering digerakkan, seperti siku, lutut, bahu, dan pinggul.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Ini bukan merupakan penyakit yang serius. Akan tetapi apabila tidak diobati dengan benar dapat menjadi lebih berat. Anda harus segera menghubungi dokter apabila:

  • Rasa sakit berlanjut hingga lebih dari 1 minggu tanpa pengurangan.
  • Terlalu bengkak, merah, lebam atau ruam pada area yang terpengaruh.
  • Rasa sakit tiba-tiba, khususnya saat berolahraga.
  • Mengalami demam.

Penyebab

Apa penyebab bursitis?

Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab paling umum dari bursitis adalah gerakan atau posisi berulang yang memberikan tekanan pada sekitar sendi, misalnya:

  • Melemparkan bola atau mengangkat sesuatu di atas kepala berulang kali.
  • Bersandar pada siku untuk waktu yang lama.
  • Jongkok terlalu lama saat menyikat lantai.

Tidak hanya itu, kondisi ini juga dapat disebabkan dari luka atau trauma langsung di sendi karena benturan yang terlalu keras. Di samping itu, penyakit seperti rheumatoid arthritis, gout, penyakit thyroid, dan diabetes dapat menyebabkan bursitis.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk bursitis?

Beberapa faktor yang dapat membuat Anda lebih rawan terkena bursitis adalah:

  • Usia. Semakin tua Anda, semakin tinggi risiko Anda terkena kondisi ini.
  • Pekerjaan dan hobi. Risiko bursitis akan meningkat apabila profesi atau hobi memerlukan gerakan-gerakan berulang, monoton, dan memberi tekanan pada bagian tertentu di synovium. Contoh, pelukis, tukang kebun, dan musisi.
  • Riwayat penyakit tertentu. Beberapa penyakit seperti rheumatoid arthritis, asam urat, dan diabetes dapat meningkatkan risiko bursitis.

Tidak memiliki faktor-faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat terkena penyakit ini. Faktor-faktor risiko hanya untuk referensi. Konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk bursitis?

Beberapa pilihan pengobatan yang umum dilakukan untuk bursitis adalah:

  • Istirahat total dan hentikan pekerjaan selama setidaknya 2 minggu.
  • Memakai bidai atau gips selama 7-10 hari.
  • Gunakan es pada area yang nyeri untuk mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa sakit.
  • Obat-obatan anti radang seperti aspirin, ibuprofen, naproxen dapat meredakan burstis ringan hingga sedang secara efektif.
  • Apabila kondisi disebabkan oleh infeksi dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk Anda
  • Aspirasi, atau pengambilan cairan pada synovium dapat membantu meredakan sakit dan membantu dokter melakukan pemeriksaan cairan untuk memeriksa apabila Anda mengalami infeksi atau bukan encok. Namun demikian, penyakit dapat kembali lagi, dan terlalu banyak aspirasi dapat meningkatkan risiko infeksi dan sobeknya tendon.

Apabila penyakit tetap dalam remisi setelah 5-12 minggu pengobatan, dokter Anda akan memerlukan arthroscopic atau operasi terbuka untuk memperbaiki dan meredakan tekana pada kantong synovial. Seorang terapis fisik, terapis atau pelatih atletik dapat membantu Anda mengatur aktivitas dalam hidup untuk mengurangi dampak kondisi ini.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini?

Doktor mendiagnosis bursitis berdasarkan riwayat medis dan pemeriksaan. Beberapa pemeriksaan yang umum dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini adalah:

  • Rontgen untuk membantu mengeliminasi penyebab lain dari gejala-gejala, seperti patah tulang.
  • USG dan MRI mungkin digunakan apabila bursitis tidak dapat didiagnosis melalui pemeriksaan klinis.
  • Tes darah atau cairan yang diambil dari tes dimana infeksi terjadi untuk menyebabkan bursitis.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi bursitis?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang mungkin dapat membantu Anda mengatasi bursitis adalah:

  • Istirahat dan jangan menggerakkan bagian yang meradang untuk mempercepat penyembuhan.
  • Gunakan es untuk mengurangi pembengkakan.
  • Apabila Anda menderita bursitis pada lutut, taruh bantal di antara kaki saat berbaring di satu sisi untuk mengurangi tekanan pada lutut.
  • Apabila Anda menderita bursitis pada siku, hindari tekanan pada tangan saat sedang bersandar.
  • Gunakan perlengkapan pelindung saat berpartisipasi dalam pertandingan olahraga.
  • Hindari aktivitas yang berulang.

Pencegahan

Apa langkah yang bisa saya lakukan untuk mencegah bursitis?

Meskipun tidak semua jenis bursitis bisa dicegah, Anda bisa mengurangi risiko dan keparahan kondisi dengan mengubah kebiasaan Anda. Berikut adalah langkah pencegahan bursitis yang bisa Anda lakukan:

  • Gunakan bantalan lutut. Gunakan beberapa jenis bantalan untuk mengurangi tekanan pada lutut Anda jika pekerjaan atau hobi Anda membutuhkan banyak berlutut. 
  • Mengangkat benda dengan cara yang benar. Tekuk lutut Anda saat Anda mengangkat sesuatu. Jika Anda tidak melakukan hal tersebut, itu berarti Anda memberi tekanan tambahan pada bursae di pinggul. 
  • Mendorong beban berat dengan cara yang benar. Membawa beban berat memberi tekanan pada burse di pundak Anda. Gunakan dolly atau gerobak roda sebagai gantinya. 
  • Sering-seringlah beristirahat. Lakukan istirahat di sela tugas atau kegiatan berulang. 
  • Mempertahankan berat badan yang sehat. Kelebihan berat badan menempatkan lebih banyak tekanan pada persendian Anda. 
  • Berolahraga. Memperkuat otot Anda dengan berolahraga dapat membantu melindungi persendian yang sakit. 
  • Pemanasan. Lakukan pemanasan dan peregangan sebelum melakukan aktivitas berat untuk melindungi sendi Anda dari cedera. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Jika Anda seharian tidak lepas dengan HP, wajar bila Anda kemudian merasakan sakit tangan dan jari. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 01/06/2020 . 5 menit baca

6 Cara Mengatasi Nyeri Sendi di Rumah

Nyeri sendi bisa terjadi kapan pun di mana pun. Maka itu, Anda perlu tahu bagaimana cara mengatasi nyeri sendi dengan tepat agar tidak kambuh terus-terusan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 23/04/2020 . 6 menit baca

Sendi Rahang Sakit? Cari Tahu Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Sedang mengalami nyeri sendi rahang? Agar tidak salah penanganan, simak penyebab, gejala, dan cara mengatasi rasa sakit pada sendi rahang di sini.

Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 23/04/2020 . 6 menit baca

6 Penyebab Nyeri Sendi Bahu dan Cara Mengobatinya

Sendi bahu bisa terasa nyeri atau sakit karena macam-macam penyebab. Cari tahu apa penyebabnya dan cara mengobatinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 21/04/2020 . 7 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

hipnoterapi

Memanfaatkan Hipnoterapi untuk Menyembuhkan Trauma Psikologis

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 menit baca
mimpi buruk saat demam

Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca
terapi untuk psoriasis arthritis

Pilihan Terapi Alternatif untuk Bantu Meringankan Psoriasis Arthritis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 4 menit baca
racial trauma adalah

Mengenal Racial Trauma, Stres Berat Akibat Menjadi Korban Rasisme

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 11/06/2020 . 4 menit baca