home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Osteochondritis Dissecans

Definisi osteochondritis dissecans|Tanda & gejala osteochondritis dissecans|Penyebab osteochondritis dissecans|Faktor risiko osteochondritis dissecans|Obat & pengobatan osteochondritis dissecans|Pengobatan di rumah untuk osteochondritis dissecans
Osteochondritis Dissecans

Definisi osteochondritis dissecans

Apa itu osteochondritis dissecans?

Pernahkah Anda mendengar salah satu jenis gangguan muskuloskeletal yang disebut osteochondritis dissecans? Ini adalah masalah kesehatan sendi di mana tulang yang berada di bawah tulang rawan mengalami kerusakan karena kekurangan aliran darah.

Hal ini, kemudian, dapat meningkatkan risiko Anda mengalami patah tulang, merasakan sakit, dan mungkin pergerakan sendi menjadi terbatas. Biasanya, kondisi ini dialami oleh anak-anak dan juga remaja.

Ya, memang benar jika masalah yang mengganggu sistem gerak manusia tidak hanya meliputi sistem otot dan sistem rangka saja, tapi kondisi yang menyerang persendian juga termasuk ke dalamnya.

Gejala dari penyakit ini baru akan muncul setelah Anda mengalami cedera atau setelah berbulan-bulan melakukan aktivitas berat seperti melompat dan berlari, sehingga sendi menjadi terdampak.

Osteochondritis dissecans umumnya muncul pada persendian lutut, tetapi juga bisa menyerang persendian siku, pergelangan kaki, dan berbagai persendian lainnya. Kondisi ini dibedakan berdasarkan tingkat keparahan cedera yang dialami.

Jika bagian tulang rawan dan tulang yang lepas tidak bergeser atau berpindah tempat, mungkin Anda tidak akan merasakan gejala apapun. Pada anak-anak, cedera yang muncul mungkin akan sembuh dengan sendiri, mengingat anak masih dalam masa pertumbuhan.

Untuk mengatasi kondisi ini, Anda bisa melakukan berbagai jenis pengobatan. Namun, jika tulang dan tulang rawan bergeser dari posisi awal dan terjebak di antara sendi yang bergerak, Anda mungkin akan terus menerus merasakan sakit dan harus menjalani operasi.

Seberapa umumkah osteochondritis dissecans?

Kondisi ini terjadi pada orang-orang di usia muda (10-20 tahun) dan usia paruh baya (30-60 tahun). Orang-orang yang sering berolahraga lebih sering terkena kondisi ini. Selain itu, pria lebih berisiko dibanding wanita.

Tanda & gejala osteochondritis dissecans

Masalah kesehatan sendi yang satu ini memiliki beberapa gejala umum yang perlu Anda perhatikan. Biasanya, gejala yang muncul tergantung pada area persendian yang terdampak. Beberapa gejalanya ialah:

  • Muncul rasa nyeri pada persendian yang mungkin terpicu oleh aktivitas fisik seperti naik tangga, mendaki, hingga berolahraga.
  • Muncul pembengkakan dan memar pada kulit di sekitar sendi yang terdampak.
  • Sendi retak atau terjebak di dalam posisi tertentu hingga tidak bisa digerakkan.
  • Sendi melemah.
  • Pergerakan sendi menjadi berkurang.

Mungkin ada gejala-gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala, konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter apabila Anda melihat gejala-gejala berikut:

  • Sendi menjadi bengkak hingga tidak bisa digerakkan seperti biasanya.
  • Muncul rasa sakit yang tidak kunjung mereda atau muncul rasa nyeri pada lutut, siku, dan berbagai persendian lainnya.

Penyebab osteochondritis dissecans

Tidak sama dengan berbagai masalah persendian lain, misalnya bursitis, tendinitis, tennis elbow, dan lain sebagainya, penyebab dari kondisi ini masih belum jelas. Akan tetapi, berkurangnya suplai darah pada tulang mungkin terjadi karena trauma yang berulang.

Artinya, kondisi ini bisa terjadi jika Anda terus berulang kali mengalami cedera yang dapat menyebabkan kerusakan tulang, baik cedera ringan, sedang, maupun berat.

Mungkin juga ada komponen genetik yang menyebabkan orang memiliki kecenderungan untuk mengalami penyakit ini.

Faktor risiko osteochondritis dissecans

Ada beberapa faktor-faktor risiko untuk osteochondritis dissecans, yaitu:

  • Usia 10-20 tahun lebih rentan mengalami kondisi kesehatan yang satu ini.
  • Pria lebih rentan mengalami kondisi ini dibanding wanita.
  • Olahraga yang terkait dengan kecepatan seperti berlari dan melompat.

Obat & pengobatan osteochondritis dissecans

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Untuk mendiagnosis kondisi ini, Anda harus melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu. Saat pemeriksaan fisik dilakukan, dokter Anda akan menekan persendian yang terdampak, memeriksa area yang membengkak dan sakit, dan meminta Anda untuk menggerakkan sendi Anda ke arah-arah yang berbeda untuk melihat apakah Anda dapat bergerak normal.

Selain itu, dokter juga akan memeriksa struktur tulang pada area yang terpengaruh, seperti ligamen. Lalu dokter Anda mungkin akan melakukan tes lain untuk memastikan hasil diagnosis melalui:

  • Rontgen untuk menunjukkan kejanggalan pada tulang-tulang dan persendian.
  • MRI, apabila hasil rontgen terlihat normal tetapi Anda masih mengalami gejala.
  • CT scan, untuk membantu dokter untuk melihat tulang dengan sangat detil agar dapat mengetahui lokasi dari fragmen yang lepas di dalam sendi.

Apa saja pilihan pengobatan osteochondritis dissecans?

Menurut Mayo Clinic, berikut adalah beberapa jenis pengobatan yang bisa Anda pilih untuk mengatasi penyakit ini, di antaranya:

1. Terapi

Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk mengistirahatkan persendian tubuh. Hal ini bisa dimulai dengan mengurangi kegiatan yang dapat menyebabkan stress pada persendian, seperti melompat dan berlari jika kondisi ini menyerang lutut.

Anda mungkin juga harus menggunakan tongkat untuk sementara, khususnya jika rasa sakit sudah menyebar hingga ke paha. Dokter mungkin akan menyarankan untuk menggunakan berbagai alat bantu lainnya untuk memudahkan Anda bergerak selama beberapa minggu.

Terapi fisik juga bisa dilakukan untuk membantu menguatkan otot yang menyokong sendi terdampak. Terapi ini juga bisa dilakukan setelah menjalani operasi.

3. Operasi

Operasi biasanya harus dilakukan jika Anda mengalami pergeseran dalam sendi. Jika pengobatan rumahan seperti beristirahat, atau terapi fisik juga tidak bisa mengatasi kondisi Anda selama 4-6 bulan lamanya, mungkin operasi merupakan alternatif terbaik.

Jenis operasi yang dijalani akan tergantung pada ukuran dan tingkat keparahan cedera yang dialami serta usia tulang Anda.

Pengobatan di rumah untuk osteochondritis dissecans

Gaya hidup dan pengobatan rumahan berikut ini dapat membantu Anda mengatasi osteochondritis dissecans:

  • Istirahat dan batasi pergerakan area yang terpengaruh.
  • Temui dokter secara berkala untuk mengawasi perkembangan gejala-gejala dan kondisi kesehatan Anda.
  • Ikuti instruksi dokter, jangan mengonsumsi obat-obatan di luar resep atau melewati dosis Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Osteochondritis dissecans. (2020). Retrieved 23 October 2020, from http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/osteochondritis-dissecans/basics/prevention/con-20024803

Osteochondritis dissecans. Retrieved 23 October 2020, from http://familydoctor.org/familydoctor/en/diseases-conditions/osteochondritis-dissecans.printerview.all.html

Osteochondritis dissecans. Retrieved 23 October 2020, from https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases–conditions/osteochondritis-dissecans/

Osteochondritis dissecans. Retrieved 23 October 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21073-osteochondritis-dissecans

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal diperbarui 01/12/2020
x