home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Mengenal Proses Pemeriksaan untuk Nyeri Punggung Bagian Bawah

Mengenal Proses Pemeriksaan untuk Nyeri Punggung Bagian Bawah

Nyeri punggung bawah atau pinggang belakang menjadi salah satu kondisi yang tak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini juga perlu diwaspadai karena mungkin pertanda masalah kesehatan tertentu. Sebaiknya Anda segera menjalani pemeriksaan jika sudah mengalami nyeri punggung bawah yang tak wajar.

Definisi pemeriksaan nyeri punggung bawah

Nyeri punggung bawah, atau yang dikenal dengan nama low back pain, merupakan salah satu masalah punggung yang paling banyak terjadi. Kondisi ini ditandai dengan sensasi terbakar atau panas di punggung bagian bawah serta kesulitan bergerak dengan leluasa.

Untuk menentukan pengobatan nyeri punggung bawah yang sesuai, dokter akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Hasil pemeriksaan akan membantu dokter mengetahui penyebab sakit punggung dan gejala-gejala lain yang menyertai. Selain itu, dokter akan menggunakan informasi ini untuk membantu menentukan jenis pengobatan sakit punggung yang sesuai.

Pemeriksaan nyeri punggung bawah dilakukan dengan menanyakan riwayat kesehatan pasien serta gejala-gejala yang dialami. Setelah itu, dokter akan meminta pasien menjalani beberapa tes tambahan, seperti rontgen, CT scan, atau elektromiografi.

Persiapan sebelum pemeriksaan nyeri punggung bawah

Sebelum pemeriksaan, dokter akan menanyakan seputar riwayat medis pribadi dan keluarga. Semakin banyak informasi yang Anda berikan kepada dokter, semakin mudah masalah terdiagnosis.

Riwayat fisik Anda penting karena membantu dokter mengerti kapan rasa nyeri mulai, apapun yang bisa menyebabkan cedera, gaya hidup, faktor fisik yang mungkin menyebabkan nyeri, dan riwayat keluarga dengan kondisi ini.

Anda harus menyiapkan ulasan lengkap dan mendetail tentang diagnosis dan pengobatan sebelumnya. Selain itu, mengetahui semua masalah medis di masa lalu dan sekarang akan membantu dokter memutuskan cara merawat kondisi Anda yang terbaik.

Sebagai bagian riwayat pengobatan, Anda juga harus memberi tahu dokter obat yang sedang Anda gunakan. Cara ini paling baik dengan membawa daftar nama dan dosis obat yang sedang dikonsumsi.

Proses pemeriksaan sakit punggung bawah

Pemeriksaan dimulai dengan mengecek kondisi fisik Anda terlebih dahulu. Selama pemeriksaan fisik, dokter akan menyuruh Anda melakukan serangkaian gerakan sembari Anda berdiri, duduk, dan berbaring.

Hal ini membantu dokter menilai masalah otot dan indra yang menyebabkan sakit punggung bagian bawah. Pemeriksaan fisik juga akan termasuk pengamatan dan pengukuran, serta tes saraf.

Dalam beberapa kasus, dokter juga akan mengecek kondisi perut, panggul, dan rektum Anda sebagai bagian pemeriksaan nyeri punggung bawah.

Selain pemeriksaan fisik, dokter juga perlu mengecek “bagian dalam” tubuh Anda untuk mengetahui penyebab nyeri punggung bawah. Caranya adalah dengan tes pengambilan gambar, seperti dengan rontgen atau CT scan.

Namun, tes pengambilan gambar umumnya direkomendasikan apabila nyeri punggung bawah sudah berlangsung lebih dari 30 hari atau 12 minggu, tergantung metode yang digunakan untuk pemeriksaan.

Teknologi lain yang bisa digunakan untuk mendiagnosis penyebab nyeri punggung bawah adalah elektromiogram. Tes ini dilakukan dengan cara meletakkan jarum-jarum berukuran sangat kecil di otot tubuh, kemudian aktivitas listrik pada otot akan dipantau oleh dokter.

Setelah proses pemeriksaan fisik punggung bawah

Jika Anda sudah melewati serangkaian pemeriksaan di atas, dokter akan mendiskusikan hasilnya dengan Anda serta pengobatan yang sesuai.

Dalam beberapa kasus, nyeri punggung bawah tidak perlu ditangani dengan operasi dan hanya perlu diatasi dengan perawatan di rumah.

Jika sakit punggung tampak berkaitan dengan cedera otot atau penggunaan yang terlalu sering, atau jika gejala yang berhubungan dengan saraf tidak parah, dokter mungkin akan menyarankan pengobatan konservatif (beristirahat, obat pereda nyeri, kantong panas atau es, olahraga) selama periode tertentu untuk melihat apakah gejala Anda membaik.

Jika gejala yang terkait dengan saraf lebih serius atau jika dokter mencurigai adanya masalah yang lebih serius, ia mungkin merekomendasikan tes pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut laman Stanford Medicine, berikut adalah beberapa penyakit yang kemungkinan besar berkaitan dengan nyeri bawah punggung.

  • Infeksi (seperti osteomyelitis)
  • Arthritis atau radang sendi
  • Prostatitis
  • Penyakit radang panggul
  • Batu ginjal
  • Aneurisma aorta perut
  • Penyakit saluran pencernaan
  • Tumor

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Introduction: Low Back Exam – Stanford Medicine. (n.d.). Retrieved September 29, 2021, from https://stanfordmedicine25.stanford.edu/the25/BackExam.html 

Back pain: Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2020). Retrieved September 29, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/back-pain/diagnosis-treatment/drc-20369911 

Diagnosis and Treatment of Low Back Pain – North American Spine Society. (2020). Retrieved September 29, 2021, from https://www.spine.org/Portals/0/assets/downloads/ResearchClinicalCare/Guidelines/LowBackPain.pdf 

Lower Back Pain – Cleveland Clinic. (2021). Retrieved September 29, 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/7936-lower-back-pain#outlook–prognosis 

Diagnosis and Treatment of Acute Low Back Pain – American Family Physician. (2012). Retrieved September 29, 2021, from https://www.aafp.org/afp/2012/0215/p343.html

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 27/10/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri