backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

4

Tanya Dokter
Simpan

9 Cara Mengatasi Kesepian agar Hidup Penuh Semangat

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 10/05/2024

9 Cara Mengatasi Kesepian agar Hidup Penuh Semangat

Kesepian yang berlebihan dan berlarut-larut nyatanya bisa memengaruhi kesehatan tubuh. Itu sebabnya, Anda harus pandai mencari cara untuk mengatasi kesepian agar hidup jadi lebih bermakna dan penuh semangat. Lantas, seperti apa cara yang ampuh?

Cara menghilangkan rasa kesepian

Hampir semua orang pernah merasa kesepian. Namun, Anda bisa merasakan dampak negatif kesepian bila menghabiskan terlalu banyak waktu di dalamnya.

Untungnya, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa kesepian atau feeling lonely. Inilah beberapa contohnya.

1. Jujur pada diri sendiri

Banyak orang mencoba lari dari kesepian. Namun, bila terus melakukannya, kekosongan yang Anda rasakan justru akan makin menembus relung hati terdalam. 

Penerimaan dan refleksi diri adalah salah satu cara untuk mengubah dampak negatif kesepian menjadi sesuatu yang lebih positif.

Mulailah jujur pada diri sendiri, lalu kenali penyebabnya dan momen seperti apa yang membuat Anda merasa kesepian.

Contohnya, perasaan kosong dan hampa ini bisa muncul sepulang dari sekolah, kampus, kantor, atau ketika tidak ada orang yang menyambut hangat kepulangan Anda.

Dari situ, Anda akan belajar untuk memperbaiki pandangan hidup dan secara perlahan mampu mengusir rasa kesepian dalam hati.

2. Sadari bahwa kesepian bisa dilawan

social anxiety disorder

Saat merasa kesepian, tandanya ada sesuatu yang memicu ingatan Anda terhadap perasaan menyakitkan, menakutkan, dan kehampaan yang membuat Anda merasa sendirian. 

Otak dirancang untuk memperhatikan rasa sakit dan bahaya, termasuk perasaan menakutkan dan menyakitkan. 

Oleh sebab itu, otak mengirimkan sinyal yang membuatnya mendominasi perasaan saat Anda kesepian. Hal ini bisa menimbulkan ciri orang kesepian, seperti stres dan perilaku impulsif.

Namun, Anda harus sadar bahwa kesepian muncul dari persepsi Anda sendiri. Kesepian bisa dilawan dan jangan hanya Anda tunggu sampai keadaan membaik sendiri.

3. Buat rencana untuk melawan kesepian

Setelah menerima dan menyadari kesepian yang dialami, sekarang saatnya membuat rencana untuk melawan dan mengatasi kesepian tersebut.

Terkadang, obat untuk mengatasi kesepian itu sederhana. Misalnya, duduk santai bersama ibu Anda sambil minum teh serta mengobrol soal kekhawatiran dan kegalauan Anda saat ini. 

Meski setiap hari bertemu dengan anggota keluarga, mungkin yang Anda butuhkan ialah waktu berkualitas bersama dan tanpa gangguan untuk bisa mengusir kesepian.

Jika orang-orang terdekat Anda tidak mendukung, cobalah untuk “melebarkan sayap”, misalnya dengan bergabung di komunitas baru atau curhat dengan konselor dan psikolog.

4. Rawat hewan peliharaan

Penelitian menemukan bahwa memelihara anjing dapat membantu menurunkan risiko kematian dini, terutama pada orang-orang yang hidup sendirian. 

Pemilik hewan peliharaan juga diketahui memiliki keterampilan sosial dan komunikasi yang jauh lebih baik. Selain itu, mereka juga lebih aktif terlibat dalam kegiatan masyarakat.

Sebuah studi pada jurnal Gerontology (2016) juga mengungkapkan bahwa lansia yang merawat peliharaan mengalami penurunan depresi dan perbaikan fungsi kognitif.

Namun, perhatikan kapasitas Anda. Jangan sembarangan mengadopsi atau memelihara hewan hanya sebagai hiburan. Pastikan Anda merawat dan memenuhi segala kebutuhannya.

5. Batasi penggunaan media sosial

Penggunaan media sosial justru membuat seseorang merasa lebih kesepian. Media sosial bisa menciptakan kesan seolah-olah Anda sedang menjalin relasi, tetapi justru sebaliknya.

Hiperkoneksivitas, yaitu hubungan yang berlebihan melalui perantara teknologi, dapat membuat seseorang lebih terasing satu sama lain dalam kehidupan nyata. 

Kontak langsung dan tatap muka jauh lebih baik daripada kontak di media sosial karena pada dasarnya manusia membutuhkan interaksi fisik untuk bisa merasa terhibur dan terhubung.

6. Terhubung kembali dengan teman lama

tips main sosial media aman

Asal digunakan secara bijak, media sosial dapat membantu Anda terhubung kembali dengan teman lama lama yang kehilangan kontak dengan Anda.

Mengingat kembali kenangan bersama dapat membangkitkan rasa kebersamaan dan mampu mengurangi perasaan terisolasi.

Komunikasi dengan teman lama juga membuka peluang untuk memperbarui hubungan yang telah terputus, memperluas jaringan sosial, dan memberikan dukungan emosional. 

Melalui pertukaran cerita dan pengalaman, Anda dapat merasa didengar, dipahami, dan lebih terhubung kembali dengan lingkungan sekitar.

7. Dengarkan musik

Saat rumah terasa hampa dan sepi, coba putar musik kesukaan Anda. Mendengarkan musik bisa menjadi media penyembuhan untuk mengatasi kesepian di rumah.

Musik punya kemampuan untuk merangsang emosi, mengubah mood atau suasana hati, dan menghubungkan Anda dengan pengalaman masa lalu yang menyenangkan.

Selain itu, mendengarkan dan menyanyikan musik bersama orang lain, misalnya dengan karaoke, mampu memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan rasa kebersamaan.

8. Pergi berlibur sendirian

Solo traveling atau berlibur sendiri mungkin berlawanan dengan keinginan untuk melawan rasa kesepian. Namun, hal ini bisa menjadi pengalaman yang mengubah hidup Anda.

Aktivitas ini dapat mendorong Anda keluar dari zona nyaman. Dengan bepergian sendiri, Anda pun bisa lebih mengenal diri sambil mengunjungi tempat-tempat baru.

Jangan ragu untuk memulai interaksi dengan orang asing yang Anda temui, entah itu penumpang yang duduk di sebelah kursi Anda atau barista di kedai kopi yang sedang dikunjungi.

Studi yang dimuat dalam Personality & Social Psychology Bulletin (2014) menunjukkan bahwa interaksi sederhana ini bisa membawa efek baik pada kesejahteraan sosial dan emosional.

9. Belajar keterampilan baru

Mempelajari keterampilan baru dapat menjadi salah satu cara yang efektif untuk menghilangkan rasa kesepian. 

Proses belajar yang menantang memungkinkan Anda untuk fokus pada hal-hal positif sembari mengalihkan perhatian dan pikiran dari kesepian yang dialami. 

Selain dapat memperluas wawasan Anda, mengembangkan keterampilan juga membuka pintu bagi Anda untuk bertemu dengan orang-orang baru yang mempunyai minat yang sama.

Lewat kursus daring, kelas memasak, maupun lokakarya fotografi, Anda bisa mengembangkan jaringan sosial dan merasa terhubung dengan orang lain.

Anda juga bisa meminta bantuan pada psikolog atau psikiater untuk mengatasi kesepian. Cari psikolog atau psikiater terdekat dari lokasi Anda dan booking via Hello Sehat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 10/05/2024

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan