4 Kiat Andalan untuk Mencegah Kambuhnya Skizofrenia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Skizofrenia adalah salah satu penyakit jiwa yang kronis dan belum ada obatnya sampai saat ini. Layaknya masalah kronis lain, seperti diabetes atau hipertensi, skizofrenia hanya bisa dikendalikan tapi belum dapat disembuhkan secara total. Maka itu, pengobatan yang dilakukan biasanya bertujuan untuk mencegah episode skizofrenia yang kambuh. Lantas, bagaimana cara untuk mencegah skizofrenia kambuh?

Gejala skizofrenia bisa kambuh kapan saja

Menurut data yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Psychiatry di tahun 2013, dari sekian banyak pengidap skizofrenia hanya ada sekitar 10-20 persen diantaranya yang tidak mengalami kekambuhan gejala. Dengan kata lain, sebagian besar kasus skizofrenia biasanya akan kambuh berulang kali.

Ditambahkan oleh Sophia Frangou, MD, PhD, seorang dosen psikiatri dari Mount Sinai Hospital di New York, bahwa gejala skizofrenia jarang bisa benar-benar langsung hilang sepenuhnya. Kebanyakan orang akan mengalami pengurangan gejala secara bertahap.

Meski begitu, gejala kambuhnya skizofrenia tidak selalu sama pada setiap orang, dituturkan oleh Michael T. Compton, MD, MPH, selaku ketua psikiatri di Lenox Hill Hospital di New York. Ada yang mengalami insomnia atau susah tidur, bahkan ada yang mudah terbawa emosi saat mendengar berita tidak mengenakkan.

Itu sebabnya, penting untuk mengenali gejalanya jika Anda ingin mencegah skizofrenia kambuh. Semakin cepat tanda dan gejalanya disadari, semakin besar pula kemungkinannya untuk dikendalikan.

Bagaimana cara mencegah skizofrenia kambuh?

Dr. Compton menjelaskan bahwa sebenarnya sulit untuk mencegah skizofrenia kambuh, tapi bukan berarti tidak mungkin. Sebelum benar-benar terulang kembali, memahami langkah-langkah berikut ini setidaknya bisa membantu mengurangi peluang kambuhnya skizofrenia:

1. Minum obat sesuai anjuran dokter

kecanduan obat opioid

Penting untuk rutin minum obat skizofrenia sesuai yang diresepkan, meskipun Anda merasa dalam kondisi prima sekali pun. Pasalnya, “episode” skizofrenia akan dengan mudah kambuh ketika Anda berhenti minum obat atau tidak meminumnya secara teratur sesuai jadwal.

Jika Anda memiliki keluhan mengenai obat-obatan yang harus diminum, jangan ragu untuk bertanya dan meminta saran terbaik dari dokter. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai metode pengobatan lain yang mungkin dapat membantu mengendalikan gejala dan mencegah skizofrenia kambuh.

2. Kelola stres

yoga untuk menurunkan berat badan

Terkadang, dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan terapi psikososial guna meredakan gejala sekaligus mencegah skizofrenia kambuh. Tidak hanya baik bagi fisik, rutin menjalani terapi ini juga akan berdampak positif bagi kesehatan mental Anda. Terutama untuk mengelola stres dengan baik.

Sebab bukan tidak mungkin, stres yang terus menyelimuti diri Anda dapat memicu gejala kambuhnya skizofrenia. Dengan rutin melakukan terapi psikososial dan mengelola stres, kesadaran Anda akan semakin bertambah terhadap penyakit mental ini. Akhirnya, kondisi kambuhnya skizofrenia pun akan berkurang sedikit demi sedikit.

3. Terapkan gaya hidup sehat

Olahraga untuk Kanker Usus Besar

Terdengar klise memang, tapi gaya hidup sehat nyatanya bisa membantu menurunkan risiko skizofrenia kambuh. Langkah paling mudah bisa Anda mulai dengan mengonsumsi makanan dan minuman sehat yang kaya dengan beragam zat gizi penting, lalu lanjutkan dengan berolahraga secara teratur.

Jangan lupa, pastikan Anda tidur dan beristirahat dengan baik setiap harinya. Sebaliknya, hindari rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang. Kesemua hal ini justru akan memperburuk gejala skizofrenia yang Anda alami.

4. Kenali dan sadari gejala kambuhnya skizofrenia

gangguan skizoafektif

Dari semua langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah skizofrenia kambuh, salah satu yang tidak boleh Anda lewatkan adalah memahami gejala apa saja yang muncul saat kondisi Anda memburuk.

Waspadai tanda-tanda berikut ini ketika “episode” skizofrenia Anda kambuh:

  • Susah tidur
  • Nafsu makan berkurang
  • Sulit berkonsentrasi
  • Mudah gelisah, marah, mood tidak menentu
  • Punya ide atau pemikiran yang aneh
  • Kebersihan pribadi yang buruk
  • Mendengar suara-suara tak berwujud
  • Halusinasi dan paranoid
  • Memiliki pikiran untuk bunuh diri

Pastikan orang-orang di sekitar Anda juga memahami betul gejala kambuhnya skizofrenia, agar bisa segera memberikan pertolongan kapan pun. Tujuannya agar perawatan bisa lebih cepat diberikan sekaligus mencegah semakin memburuknya kondisi skizofrenia.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Faktor Genetik Dapat Memengaruhi Risiko Terjadinya Skizofrenia

Banyak yang mengira bahwa skizofrenia dapat terjadi karena faktor keturunan atau genetik. Benarkah faktanya berkata demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 28 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit

Meski Berbeda, Bisakah Halusinasi dan Delusi Terjadi Secara Bersamaan?

Halusinasi dan delusi biasanya menandakan penyakit yang berbeda, tapi ada pula gangguan psikologis yang menunjukkan keduanya secara bersamaan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 3 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit

Bukan Penyakit Gila, Ini 5 Fakta Penting Skizofrenia yang Masih Disalahpahami

Tidak sesederhana dengan menyebutnya "orang gila". Anda harus memahami lebih dalam dulu tentang skizofrenia sebelum menyimpulkannya lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 23 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

Jangan Sampai Tertukar, Ini Perbedaan Skizofrenia dan Bipolar Disorder

Meski sama-sama termasuk penyakit kejiwaan, nyatanya ada banyak perbedaan skizofrenia dan bipolar disorder yang kerap sulit dibedakan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Mood 15 Desember 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

skizofrenia adalah, skizofrenia paranoid, penyakit skizofrenia, obat skizofrenia, gejala skizofrenia

Skizofrenia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
gangguan jiwa menular

Benarkah Gangguan Jiwa Bisa Menular? Ini Jawaban dari Para Ahli

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
pasung orang dengan gangguan jiwa

Bahaya Pasung pada Orang dengan Gangguan Jiwa

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 9 April 2020 . Waktu baca 4 menit
sikzonoate

Sikzonoate

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 1 Agustus 2019 . Waktu baca 9 menit