home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Kenali Tanda Kecanduan Game Online, Sekaligus Cara Mengatasinya

Kenali Tanda Kecanduan Game Online, Sekaligus Cara Mengatasinya

Main game online lewat ponsel atau komputer bisa menjadi aktivitas penghilang stres bagi sebagian orang. Akan tetapi, ada juga yang menjadi kecanduan. Lantas, seperti apa tanda orang yang mengalami kecanduan game online? Lalu bagaimana cara mengatasinya? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Kenali tanda-tanda kecanduan game online

Sebenarnya, main game online memang tak seburuk anggapan sebagian besar orang. Bila dipergunakan dengan bijaksana, bermain permainan di gadget, dapat menurunkan tingkat stres yang sedang dialami.

Akan tetapi, ada juga dampak buruk yang terjadi akibat keseringan main permainan online, salah satunya adalah kecanduan dan ini termasuk dalam gangguan kejiwaan.

Beberapa penelitian telah menyatakan bahwa kecanduan permainan online justru dapat meningkatkan rasa stres dan depresi pada seseorang, menjadi lebih apatis, bahkan hingga menimbulkan kekerasan. Oleh karena itulah, kecanduan jenis ini harus mendapatkan perawatan.

Berikut ini adalah tanda dan gejala kecanduan game online yang umumnya terjadi:

  • Setiap bermain selalu menghabiskan waktu yang lama, bahkan meningkat durasinya dari hari ke hari.
  • Merasa mudah marah dan tersinggung saat dilarang atau diminta berhenti bermain game.
  • Selalu berpikir tentang game online ketika mengerjakan aktivitas lainnya.

Bagaimana game online dapat menyebabkan kecanduan?

kecanduan game online main game online

Dilansir dari laman Mayo Clinic, main game online dapat menimbulkan gairah atau kepuasaan yang berlebihan. Kondisi ini terjadi karena terjadinya pelepasan dopamin di otak, yakni hormon yang merangsang perasaan senang ketika seseorang mencapai kesuksesan atau kemenangan. Dopamin juga membantu mempertahankan minat dan perhatian seseorang.

Pelepasan hormon dopamin inilah yang nantinya bisa memicu seseorang untuk bermain game terus-menerus, seperti halnya kecanduan alkohol atau obat-obatan. Jika penyakit mental ini dibiarkan, pelepasan dopamin akan semakin banyak hal ini tentu menimbulkan efek kecanduan yang semakin parah.

Bagaimana cara mengatasi kecanduan game online?

kecanduan main game

Selain menimbulkan kecanduan, permainan online juga bisa menimbulkan dampak buruk lainnya seperti meningkatkan pikiran dan perilaku agresif, terutama pada anak-anak di bawah usia 10 tahun.

Kejang juga bisa terjadi pada orang yang sensitif terhadap cahaya yang dihasilkan layar. Buruknya lagi juga membuat seseorang jadi menarik diri dari kehidupan sosial.

Guna mencegah kecanduan game online pada anak maupun orang dewasa bertambah parah, Anda bisa terapkan beberapa cara berikut ini:

1. Hitung durasi main game online

Jika sudah kecanduan, durasi main game online bisa mengganggu aktivitas harian. Oleh karena itu, cobalah untuk menghitung total jumlah waktu main game online yang Anda atau si kecil habiskan. Tujuannya, untuk membantu Anda mengatur waktu main game agar tidak lagi berlebihan.

Cobalah mencatat durasi main game dalam sehari hingga satu minggu. Jika Anda kesulitan, minta bantuan keluarga atau orang terdekat untuk membantu mencatat durasinya. Kemudian, bandingkan dengan kegiatan Anda sehari-hari, mungkin Anda telah menggunakan waktu penting Anda untuk bermain game online saja.

Dari catatan ini, Anda bisa mengetahui waktu-waktu kapan saja yang sebaiknya Anda hindari untuk bermain game. Catatan ini juga bisa membantu Anda untuk pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.

2. Kurangi perlahan-lahan, jangan sekaligus berhenti

Setelah tahu bahwa Anda menghabiskan waktu 20 jam dalam satu minggu, maka berarti Anda menggunakan waktu hampir satu hari untuk bermain game online. Durasi ini berarti sudah saatnya mengurangi dengan perlahan.

Tidak sulit memang jika harus menghentikan atau tidak melihat layar permainan sama sekali, karena itu coba untuk mengurangi durasinya. Sebagai contoh, 20 jam kemudian dikurangi hanya 18 jam.

Cobalah untuk membuat target mengurangi waktu bermain hingga 10% setiap minggunya, sehingga pada akhirnya di bulan berikutnya Anda hanya menghabiskan waktu sekitar 5 jam saja.

3. Bulatkan tekad untuk berhenti

Hal yang paling penting dalam mengatasi segala kecanduan adalah niat yang kuat. Ini adalah senjata kuat yang bisa melawan segala jenis kecanduan, termasuk kecanduan game online.

Kuncinya di sini adalah bagaimana Anda dapat membuat prioritas dalam hidup Anda. Bila Anda menyadari bahwa banyak hal yang masih lebih penting ketimbang bermain game, maka Anda akan lebih mudah untuk membiasakan diri untuk tidak kecanduan bermain game lagi.

Pada anak, Anda bisa alihkan hal tersebut dengan meningkatkan aktivitas fisik anak atau bisa mencoba dengan mengajaknya bermain permainan tradisional.

4. Jangan ragu untuk menyetel pengaturan otomatis

Jika jam pengingat Anda tidak mempan untuk membuat Anda berhenti bermain, maka Anda bisa menggunakan fitur di dalam gadget Anda untuk mematikan otomatis.

Hal ini perlu dilakukan untuk memaksa Anda berhenti melakukannya. Bila Anda sudah bisa mengendalikan diri dan dapat memberhentikan diri sendiri, maka Anda bisa menggunakan metode awal, hanya dengan jam pengingat saja.

5. Beri ‘hadiah’ pada diri Anda sendiri

Apa yang membuat Anda ketagihan main game terus menerus? Tentu saja kemenangan dalam setiap levelnya atau hadiah yang Anda capai. Nah, cobalah untuk memakai strategi ini untuk terlepas dari kecanduan main game online.

Jika Anda berhasil mengurangi durasi bermain game online dan menggantinya dengan aktivitas lain yang bermanfaat, berilah apresiasi pada diri sendiri. Contohnya, Anda bisa pergi mengunjungi tempat yang Anda sukai sambil menikmati makanan yang Anda gemari. Hal ini menimbulkan kepuasaan pada diri sendiri dan cukup ampuh untuk mengatasi kecanduan.

6. Konsultasi ke dokter

Jika cara mengatasi kecanduan game online yang sudah disebutkan kurang efektif, jangan ragu untuk periksa ke psikolog maupun dokter. Mereka akan membantu Anda maupun si kecil terlepas dari kecanduan ini dengan cara dan perawatan yang lebih tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Video game addiction symptoms and treatment. (2020, February 4). American Addiction Centers. https://americanaddictioncenters.org/video-gaming-addiction [Accessed on January 13th, 2021]

Are video games and screens an addiction? Mayo Clinic Health System. https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/are-video-games-and-screens-another-addiction [Accessed on January 13th, 2021]

Li AY, Chau CL, Cheng C. Development and validation of a parent-based program for preventing gaming disorder: The game over intervention. Int J Environ Res Public Health. 2019;16(11). doi:10.3390/ijerph16111984 [Accessed on January 13th, 2021]

Jeromin F, Nyenhuis N, Barke A. Attentional bias in excessive internet gamers: Experimental investigations using an addiction Stroop and a visual probeJ Behav Addict. 2016;5(1):32-40. doi:10.1556/2006.5.2016.012 [Accessed on January 13th, 2021]

Hong JS, Kim SM, Jung JW, Kim SY, Chung US, Han DH. A comparison of risk and protective factors for excessive internet game play between Koreans in Korea and immigrant Koreans in the United StatesJ Korean Med Sci. 2019;34(23):e162. doi:10.3346/jkms.2019.34.e162 [Accessed on January 13th, 2021]

Ra CK, Cho J, Stone MD, et al. Association of digital media use with subsequent symptoms of attention-deficit/hyperactivity disorder among adolescentsJAMA. 2018;320(3):255-263. doi:10.1001/jama.2018.8931 [Accessed on January 13th, 2021]

Healthy limits on video games. (2020, August 24). Child Mind Institute. https://childmind.org/article/healthy-limits-on-video-games/ [Accessed on January 13th, 2021]

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 01/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri