Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jangan Resah, Ini 3 Cara Menghadapi Pasangan yang Cuek

Jangan Resah, Ini 3 Cara Menghadapi Pasangan yang Cuek

Memiliki pasangan yang sangat cuek dan terkesan tidak perhatian mungkin membuat Anda makan hati, merasa tidak penting, dan tidak dicintai. Akibatnya, beberapa orang menarik diri dan tidak mencoba menyelamatkan hubungan tersebut. Bagaimana cara menghadapi pasangan cuek agar masalah ini tidak mengganggu hubungan Anda berdua?

Cara menghadapi pasangan yang cuek

beda prinsip

Hampir semua orang dalam sebuah hubungan mengharapkan pasangannya untuk mendukung mereka setiap harinya. Bentuk dukungan bisa ditunjukkan dengan cara menanyakan kabar, menanyakah hari, atau sekadar berbincang persoalan remeh.

Hal ini dikarenakan jauh di lubuk hati yang terdalam, Anda ingin bersama seseorang yang benar-benar memperhatikan dan percaya kepada Anda.

Namun, tidak sedikit pula pasangan yang cenderung mengabaikan dan terkesan tidak peduli sehingga berdampak pada cara Anda mengekspresikan diri.

Supaya hal ini tidak memengaruhi hubungan Anda berdua, ada beberapa cara untuk menghadapi pasangan yang cuek, seperti:

1. Bersikap jujur

jujur pada pasangan

Salah satu cara untuk menghadapi pasangan yang cuek adalah dengan jujur mengenai apa yang Anda rasakan. Maksudnya, Anda cobalah untuk berkata yang sebenarnya tentang perilaku pasangan terhadap Anda. Bisa jadi, pasangan Anda tak menyadarinya.

Kejujuran adalah elemen yang sangat penting dalam membangun hubungan yang sehat. Jika Anda menarik diri dan tidak mengatakan apa pun perihal masalah ini, mungkin pasangan Anda merasa bahwa rasa cuek mereka adalah hal yang wajar dan bisa Anda terima.

Seperti yang dilansir dari laman Psych Alive, kejujuran akan membuka mata Anda bahwa Anda dan pasangan adalah orang yang berbeda. Dengan begitu Anda bisa melihat apa alasan pasangan bisa sangat cuek terhadap diri sendiri ataupun orang lain.

Apakah memang akhir-akhir ini terdapat masalah yang tidak bisa diselesaikan, sehingga mereka sangat sibuk atau memang begitulah sifat aslinya.

Dengan jujur satu sama lain setidaknya Anda dan pasangan bisa mencoba menerima satu sama lain bila ingin terus bertahan dalam hubungan ini.

2. Bertahan dengan prinsip Anda

pasangan suka mengeluh

Tidak jarang setelah Anda mencoba untuk jujur dan berkomunikasi dengan pasangan, akan ada perdebatan yang tidak bisa dihindari. Langkah selanjutnya sebagai cara menghadapi pasangan yang cuek adalah bertahan pada prinsip Anda.

Jika sifat cuek pasangan sudah melampaui batas toleransi Anda, berikan fakta-fakta pendukung agar apa yang Anda yakini memang terbukti.

Hal itu juga dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda ketika berbicara dengan pasangan. Dengan begitu, mungkin ia bisa tahu mengapa masalah ini sering muncul di hubungan Anda dan menjadi lebih sadar.

3. Tetap tenang saat menghadapi pasangan cuek

bercanda dengan pasangan kelewatan

Jika perdebatan ini tidak kunjung usai dan sulit dituntaskan, cobalah untuk mengambil jalan tengah, yaitu mengalah sejenak. Memaksakan perdebatan dalam menghadapi pasangan yang cuek tentu tidak akan membawa hasil yang Anda harapkan.

Biarkanlah suasana menjadi tenang, dan Anda dapat menyampaikan kembali dengan kepala dingin secara baik-baik.

Kunci utama dalam menghadapi pasangan yang cuek sebenarnya adalah dengan tetap bersabar dan jujur kepadanya.

Akan tetapi, apabila perilakunya memang tak bisa Anda terima cobalah diskusikan apakah ia masih bisa mengubahnya atau apakah Anda mau berdamai dengan sikapnya itu. Jika memang tak ada yang bisa mengalah, mungkin ini saatnya mempertimbangkan kembali bagaimana hubungan Anda berdua ke depannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Lisa Firestone Ph.D. Do You Have an Honest Relationship?. Retrieved 4 November 2019, from https://www.psychalive.org/do-you-have-an-honest-relationship/ 

Lavin Pell, M. (2019). How to Deal with Ignorance in a Relationship? | Marriage.com. Retrieved 4 November 2019, from https://www.marriage.com/advice/relationship/deal-with-ignorance-in-a-relationship/ 

Linda Nusbaum, M.A., M.F.T. (2010). Understanding: It’s What’s Missing in Most Relationships. Retrieved 4 November 2019, from https://www.goodtherapy.org/blog/relationships-marriage-communication-understanding-needs/ 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal diperbarui 4 minggu lalu
x