backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

2

Tanya Dokter
Simpan
Konten

Arti Cemburu, Batasan Wajarnya, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau secara medis oleh dr. Yusra Firdaus


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 03/11/2023

Arti Cemburu, Batasan Wajarnya, dan Cara Mengatasinya

Cemburu merupakan emosi yang suka datang secara tiba-tiba. Beberapa orang menilai bahwa cemburu adalah salah satu arti cinta. Namun, tidak sedikit pula yang merasa terkekang karena betapa mudahnya pasangannya mengungkapkan kecemburuan.

Lantas, sejauh mana cemburu masih bisa dinilai wajar? Adakah cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa cemburu tanpa membebani pasangan? Untuk lebih memahami apa itu cemburu dalam hubungan, simak informasi berikut!

Apa arti cemburu?

Cemburu adalah emosi alami yang muncul saat seseorang merasa terancam akan kehilangan perhatian, kasih sayang, atau kedekatan dengan orang lain.

Perasaan ini bisa muncul dalam berbagai jenis hubungan, baik itu hubungan romantis, sosial, hingga profesional.

Saat cemburu, Anda mungkin juga merasa tidak dihargai, frustrasi, sedih, cemas, dan mengalami emosi negatif lainnya.

Meski cemburu itu adalah hal yang wajar karena bersifat naluriah, kecemburuan yang berlebihan justru bisa merusak suatu hubungan.

Ini lantaran kecemburuan sering kali memicu pertengkaran, perilaku posesif atau obsesif, hingga kekerasan pada kasus yang ekstem.

Apakah cemburu di dalam hubungan itu wajar?

pasangan bicarakan mantan

Laman The Couples Center menyebutkan bahwa kecemburuan dianggap sebagai emosi yang diperlukan di dalam sebuah ikatan.

Ini merupakan emosi yang muncul saat Anda menghargai komitmen bersama yang sudah dibuat. Itu juga alasan mengapa kecemburuan muncul saat salah satu pihak mengingkari komitmennya.

Contohnya, Anda mungkin cemburu melihat pasangan jalan bersama mantan, padahal sebelumnya Anda sudah sepakat untuk sama-sama tidak melakukannya.

Kecemburuan juga merupakan salah satu bentuk ekspresi bahwa Anda menghargai hubungan yang Anda miliki dan menginginkannya untuk tetap bertahan dan harmonis.

Oleh karena itu, kecemburuan menjadi suatu bumbu di dalam hubungan. Anda pun tidak perlu takut untuk mengakui rasa cemburu dan membicarakannya pada pasangan.

Kapan cemburu jadi tidak sehat?

Meski merupakan emosi yang wajar dan hampir pernah dirasakan setiap orang, kecemburuan tentu memiliki batasan.

Arti dari cemburu yang tidak sehat adalah Anda jadi menunjukkan perilaku posesif atau bahkan obsesif pada pasangan. 

Berikut ini adalah beberapa tanda cemburu yang sudah tidak sehat.

  • Mudah curiga tanpa alasan, contohnya menuduh pasangan selingkuh hanya karena pulang terlambat.
  • Mengontrol pasangan, contohnya melarang pasangan Anda berinteraksi dengan lawan jenis.
  • Menunjukkan perilaku pasif-agresif, contohnya dengan menyindir perbuatan pasangan tanpa mau menjelaskannya.
  • Melakukan pelanggaran privasi, contohnya dengan mengecek ponsel pasangan tanpa izin.

Cemburu yang tidak sehat sering kali justru muncul dari hilangnya rasa percaya diri, bukan perubahan perilaku pada pasangan.

Cara mengatasi rasa cemburu

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa cemburu dalam hubungan.

1. Akui perasaan Anda

Untuk bisa mengatasi kecemburuan, tentu saja Anda perlu mengakui pada diri sendiri bahwa Anda merasakannya. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui dari mana rasa cemburu itu muncul.

Tanpa mengetahui akar kecemburuan, Anda tidak akan pernah bisa benar-benar menghilangkan rasa cemburu yang menyebabkan perasaan tidak nyaman pada pasangan.

2. Bicarakan kondisi Anda

Komunikasi merupakan kunci dari berbagai permasalahan, termasuk rasa cemburu pada pasangan. Terlebih, tidak semua orang bisa menyadari bahwa pasangannya sedang cemburu.

Bersikaplah terbuka dengan pasangan tentang apa yang Anda rasakan, termasuk ketakutan akan kehilangannya. Selain itu, jangan lupa untuk memberitahu solusi seperti apa yang Anda inginkan.

3. Bangun rasa percaya diri

Tidak jarang, rasa cemburu dalam sebuah hubungan berasal dari hilangnya rasa percaya diri, bukan tingkah laku pasangan.

Jika Anda mulai merasa tidak percaya diri, ingatlah bahwa setiap orang memiliki kelebihan masing-masing. Dengan kepercayaan diri yang kuat, Anda tidak akan mudah merasa tersingkirkan.

Selain itu, jangan membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain, terutama mantan pacar kekasih Anda. Percayalah bahwa Anda mempunyai keunikan tersendiri yang membuat Anda berbeda dengan sang mantan.

Pentingnya mencintai diri sendiri

Sebelum menjalin hubungan dengan seseorang, pastikan Anda sudah mencintai diri sendiri. Dengan begitu, Anda tidak akan bergantung dengannya dan mudah merasa rendah diri.

4. Tegaskan batasan dalam hubungan

Memiliki pemahaman yang sama akan berbagai hal merupakan salah satu kunci penting dalam hubungan. Maka, penting untuk menetapkan batasan yang jelas tentang hal tersebut.

Batasan ini bisa berupa komunikasi dengan orang lain (terutama dengan mereka yang Anda curigai sebagai orang ketiga), batasan bermain media sosial, dan batasan lain yang bisa Anda sepakati bersama.

Setiap orang bisa memiliki pandangan yang berbeda tentang arti cemburu. Oleh karena itu, penting juga untuk mengomunikasikan pemahaman satu sama lain tentang rasa cemburu di dalam hubungan.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Yusra Firdaus


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 03/11/2023

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan