Arachnophobia, Bukan Sekadar Takut Lagi dengan Laba-laba

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Fobia sering diartikan sebagai perasaan takut berlebihan terhadap suatu hal hingga cenderung tidak masuk akal. Entah itu pada tempat, situasi, benda, hingga makhluk hidup. Anda mungkin lebih sering mendengar seseorang yang mengalami phobia ketinggian, ruangan gelap, atau ruangan sempit. Nah, tahukah Anda kalau ternyata ada orang yang mengalami fobia laba-laba?

Apa itu fobia laba-laba?

cara mengatasi ketakutan berlebihan

Arachnophobia atau fobia laba-laba adalah gangguan kecemasan yang mengakibatkan seseorang mengalami rasa takut berlebih pada hewan laba-laba. Secara umum, mungkin banyak orang yang lebih memilih untuk menghindari laba-laba karena merasa jijik, takut digigit, hingga dianggap beracun.

Namun, rasa takut normal pada laba-laba berbeda dengan ketakuan orang yang mengalami fobia. Seseorang dengan arachnophobia tidak akan pernah sedikitpun mau menyentuh laba-laba. Jangankan menyentuh, sekadar melihat saja mungkin mereka sudah lari ketakutan.

Orang yang fobia laba-laba juga enggan untuk melakukan kegiatan apapun yang berisiko bertemu dengan laba-laba. Misalnya berkemah di alam terbuka, turun ke ruang bawah tanah, atau memasuki gudang penyimpanan yang sudah dapat dipastikan penuh dengan sarang laba-laba. Rasa takut ini akan selalu menghantui pengidap arachnophobia di mana pun mereka berada.

Apa gejala fobia laba-laba?

pingsan karena ketakutan

Sama seperti fobia lainnya, orang dengan arachnophobia juga akan menunjukkan beberapa tanda dan gejala ketika berhadapan langsung dengan laba-laba, seperti:

  • Serangan rasa takut, cemas, dan panik yang tidak terkontrol saat membayangkan laba-laba
  • Mengalami rasa takut yang berlebihan saat melihat laba-laba, bahkan lebih memilih untuk menjerit atau melarikan diri ke tempat yang aman
  • Gemetar sekujur tubuh
  • Keringat dingin
  • Jantung berdebar-debar
  • Dada sesak dan sulit bernapas
  • Mual
  • Pusing
  • Pingsan

Orang dengan fobia laba-laba tidak mampu menghadapi laba-laba sendirian. Mereka akan bergantung pada orang lain saat melihat laba-laba, atau lebih memilih untuk pergi daripada harus berurusan dengan laba-laba. Beberapa tempat yang mengingatkan mereka dengan laba-laba juga pasti akan dihindarinya.

Ini tentu berbeda dengan rasa geli terhadap laba-laba pada umumnya. Anda mungkin tidak sampai keringatan, berdebar-debar, apalagi mual dan sesak napas seperti pada orang dengan fobia laba-laba.

Apa penyebabnya?

takut laba laba
Sumber: Daily Records

Penyebab arachnophobia yang paling umum adalah karena trauma atau pengalaman buruk yang terjadi di masa lalu. Contohnya pernah digigit laba-laba sampai terluka, mengalami kecelakaan yang disebabkan oleh laba-laba, menyaksikan orang lain mengalami hal yang buruk dengan laba-laba, maupun berbagai situasi menakutkan lainnya yang berkaitan dengan laba-laba.

Di sisi lain, banyak teori dari para ahli yang menghubungan fobia laba-laba ini dengan latar belakang budaya. Pasalnya, ada beberapa daerah tertentu yang percaya bahwa laba-laba termasuk hewan berbahaya dan mematikan yang harus dihindari. Akhirnya tumbuhlah ketakukan mengenai laba-laba dalam diri seseorang.

Bagaimana cara mengatasinya?

terapi ke psikolog

Jenis fobia terbagi menjadi dua, yakni fobia spesifik dan fobia kompleks. Nah, fobia laba-laba ini masuk ke dalam kategori fobia spesifik, sehingga lebih sering diobati pakai terapi perilaku kognitif.

Cognitive-behavioral therapy (CBT) atau terapi perilaku kognitif adalah terapi yang berfokus untuk mengendalikan sugesti atau pikiran negatif tentang laba-laba, lalu secara perlahan menggantikannya dengan sugesti atau pikiran lain yang lebih masuk akal.

Untuk mengoptimalkan prosesnya, ada dua teknik utama yang dipakai yaitu cognitive reframing dan desensitisasi sistematis. Cognitive reframing merupakan metode yang membantu Anda untuk mengubah cara pandang akan laba-laba sehingga tidak lagi menganggapnya sebagai suatu hal yang menakutkan. Sementara desensitisasi sistematis adalah teknik relaksasi yang bertujuan agar dapat mengelola rasa takut dengan baik.

Anda mungkin juga disarankan untuk rutin melakukan latihan pernapasan dan yoga di rumah. Jika perlu, dokter bisa memberikan obat antidepresi untuk meredakan gejala fobia laba-laba di beberapa waktu tertentu. Penting untuk diingat bahwa obat ini bukanlah pengobatan jangka panjang, melainkan perawatan yang diberikan saat penderita arachnophobia sudah tidak mampu mengendalikan gejala yang dirasakan.

Anda bisa mengatasi fobia laba-laba dengan berkonsultasi langsung pada seorang terapis atau yang ahli menangani fobia. Dengan begitu, fobia Anda bisa diatasi dengan baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Sekadar Jijik Pada Benda Kotor, Ini Informasi Lengkap Mysophobia

Wajar jika Anda jijik dengan benda kotor, tapi pada orang dengan mysophobia, hal ini bisa menimbulkan gejala mengganggu. Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 2 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Merinding Jijik Melihat Foto Ini? Mungkin Anda Mengidap Trypophobia

Trypophobia adalah jenis fobia lubang-lubang yang diciptakan oleh alam atau bentuk melingkar. Anda bisa melakukan trypophobia test untuk mengetahuinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 29 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Coulrophobia (Fobia Badut)

Sebagian besar orang menganggap badut lucu, namun ada pula yang merasa takut. Dikenal dengan coulrophobia (fobia badut). Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 29 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenali Phobia Ketinggian (Acrophobia), Termasuk Gejala dan Cara Mengatasinya

Orang yang memiliki phobia ketinggian bisa bereaksi berlebihan saat di tempat tinggi. Berikut informasi gejala hingga cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 28 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

thalassophobia

Kenali Gejala Thalassophobia atau Fobia terhadap Laut, Serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 21 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
xenophobia

Xenophobia, Rasa Takut yang Dapat Berubah Menjadi Tindak Diskriminasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 21 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
hemofobia adalah takut dengan darah

Mengapa Ada Orang yang Sangat Takut Darah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara mengatasi fobia

Terus-terusan Dipaksa Menghadapi Rasa Takut, Apakah Bisa Menghilangkan Fobia?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit