home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Awas, Gondok Juga Dapat Menyebabkan Mata Ikut Membengkak

Awas, Gondok Juga Dapat Menyebabkan Mata Ikut Membengkak

Ciri gondok (struma) khas dengan benjolan besar di tenggorokan yang disebabkan oleh gangguan pada kelenjar tiroid. Ternyata selain menyebabkan benjolan di leher, orang-orang pengidap gondok juga sering mengalami gangguan mata akibat produksi hormon tiroid yang berlebihan tanda penyakit Graves. Simak penjelasan lengkapnya pada artikel dibawah ini.

Apa itu penyakit Graves?

Penyakit Graves adalah penyakit autoimun, yang terjadi sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang jaringan sehat — bukannya sel asing penyebab penyakit, seperti virus atau bakteri. Dalam kasus ini, sistem kekebalan tubuh balik menyerang kelenjar tiroid yang terletak di leher, sehingga menyebabkan leher bengkak ciri gondok. Itu sebabnya orang yang memiliki gondok juga cenderung lebih berisiko terkena penyakit ini.

Tidak hanya menyerang kelenjar tiroid di leher, sistem imun juga dapat menyerang otot dan jaringan lemak di sekitar mata, menyebabkan mata bengkak.

Apa saja tanda dan gejala ciri gondok yang sudah menyerang mata?

Serangan sistem menyebabkan peradangan yang dapat meningkatkan tekanan pada bola mata. Pada beberapa pasien, hal ini dapat menekan saraf mata. Pembengkakan dan peradangan yang terjadi juga turut melemahkan fungsi otot-otot penggerak mata yang disebut otot ekstraokular.

Gejala penyakit mata ciri gondok akibat penyakit Graveas berbeda-beda tergantung dari keparahannya. Berikut urutan gejala yang mungkin timbul, berurutan dari derajat keparahan paling ringan sampai yang paling parah:

  • Kelopak mata bengkak
  • Retraksi kelopak (kelopak mata tertarik ke belakang), bisa disertai atau tanpa adanya penonjolan bola mata (proptosis) dan gangguan minimal pergerakan otot bola mata.
  • Pergerakan bola mata sangat terganggu sehingga menyebabkan penglihatan ganda; penonjolan bola mata juga dapat terlihat jelas.
  • Penglihatan bisa hilang akibat dari luka infeksi di kornea dan penekanan saraf mata.

Pemeriksaan apa saja yang perlu dilakukan?

Terdapat sedikitnya tiga pemeriksaan yang wajib dilakukan untuk memastikan diagnosis penyakit Graves, yaitu:

  • Pemeriksaan mata untuk mencari kelainan mata berupa retraksi kelopak, penonjolan bola mata, gangguan pergerakan bola mata, ulkus pada kornea.
  • Pemeriksaan fungsi hormon tiroid. Sembilan puluh persen diantaranya akan menunjukkan hipertiroidisme, sedangkan 5-10% diantaranya dapat terjadi pada pasien hipotiroidisme (penyebab tersering adalah tiroiditis Hashimoto) ataupun pasien eutiroid (kadar hormon tiroid yang normal).
  • Pemeriksaan pencitraan menggunakan gelombang ultrasound, CT-scan, atau MRI. CT-scan area mata menjadi pilihan utama untuk melihat penebalan dari otot-otot bola mata, sedangkan MRI digunakan untuk mengetahui penekanan pada saraf bola mata.

Apa pengobatan terbaik untuk kelainan mata yang sudah dialami?

Pengobatan yang dilakukan berbeda-beda bergantung dari derajat keparahan penyakit yang sedang dialami.

Jika derajat keparahannya ringan, penanganannya adalah dengan mengurangi kondisi mata kering dengan menggunakan obat tetes mata. Suntik botox pada kelopak mata yang mengalami retraksi juga dapat direkomendasikan. Suplemen selenium diresepkan untuk menangkal stres oksidatif pada mata.

Pada kasus derajat sedang, dokter dapat memberikan methylprednisolone lewat infus untuk satu minggu sekali selama 6 minggu. Metode ini terbukti efektif dalam menurunkan derajat keparahan penyakit.

Untuk kasus yang sudah terlanjur berat, penanganan perlu dilakukan secara cepat meliputi pemberian kortikosteroid, radioterapi, dan juga dekompresi melalui proses pembedahan.

Cara mencegah agar gangguan pada mata tidak semakin parah

Hindari asap rokok, jangan merokok atau berhenti merokok jika Anda selama ini merokok. Peningkatan keparahan penyakit ini terutama berkaitan erat dengan penggunaan rokok. Pada penelitian terakhir yang membandingkan antara perokok dan non-perokok, ditemukan bahwa rokok meningkatkan keparahan penyakit hingga tujuh kali lipat.Selain itu semakin banyak jumlah batang rokok yang dihabiskan dalam satu hari maka akan semakin pesat perkembangan penyakitnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber
  1. Strianese D. Update on Graves disease. Current Opinion in Ophthalmology. 2017;28(5):505–13.
  2. Maheshwari R, Weis E. Thyroid associated orbitopathy. Indian Journal of Ophthalmology. 2012;60(2):87.
  3. Bahn RS. Graves Ophthalmopathy. New England Journal of Medicine. 2010;362(8):726–38.
Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh dr. Laura Agnestasia Dj.
Tanggal diperbarui 03/03/2018
x