home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bagaimana Cara Mencegah Katarak?

Bagaimana Cara Mencegah Katarak?

Katarak adalah kondisi ketika lensa mata yang seharusnya transparan berubah menjadi keruh. Pada awalnya, Anda mungkin tidak merasakan gejala katarak sampai akhirnya Anda merasa buram saat melihat atau mengalami penglihatan ganda. Ini adalah tanda katarak Anda semakin memburuk. Lantas, apa yang harus dilakukan sebagai upaya pencegahan katarak?

Apa saja langkah pencegahan katarak?

Penyebab katarak yang paling utama adalah proses penuaan. Itu sebabnya, langkah pencegahan katarak belum sepenuhnya diteliti.

Hingga saat ini, belum ada pengobatan untuk mencegah atau memperlambat perkembangan katarak. Namun, beberapa perubahan gaya hidup dapat membantu Anda untuk memperlambat prosesnya—atau bahkan, mencegahnya sama sekali.

Berikut adalah cara yang bisa Anda sebagai upaya pencegahan atau memperlambat proses perkembangan katarak.

1. Pakai kacamata hitam saat cuaca terik

Kenakan kacamata hitam dan topi dengan pinggiran untuk memblokir sinar matahari ultraviolet dapat membantu untuk menunda katarak. Cara ini mungkin dapat mencegah munculnya katarak.

Dikutip dari American Academy of Ophthalmology, dalam memilih kacamata untuk pencegahan katarak, Anda perlu memilih kacamata dengan fitur yang dapat memblokir 99 persen sinar ultraviolet (UV). Paparan radiasi UV jangka panjang di bawah sinar matahari dapat meningkatkan risiko Anda terkena katarak, penyakit mata, hingga kanker.

Radiasi UVB dianggap lebih berbahaya bagi mata dan kulit dibandingkan dengan radiasi UVA. Lensa plastik dan kaca dapat menyerap sebagian sinar UV. Namun, penyerapan UV dapat semakin ditingkatkan dengan menambahkan bahan kimia ke bahan lensa.

2. Berhenti merokok dan minum alkohol

tips berhenti merokok

Merokok merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan Anda kena katarak. Oleh karena itu, langkah pencegahan katarak selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah berhenti merokok.

Jika Anda mengalami kesulitan dalam upaya menghentikan kebiasaan buruk tersebut, cobalah berkonsultasi ke dokter atau tenaga medis. Dokter akan memberikan saran terbaik yang dapat membantu Anda berhenti merokok.

Selain merokok, konsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan juga dapat meningkatkan risiko. Jadi, mengurangi konsumsi alkohol juga bisa Anda coba sebagai salah satu cara mencegah katarak.

3. Batasi asupan karbohidrat

kebutuhan karbohidrat

Pencegahan katarak selanjutnya dapat dilakukan dengan membatasi asupan karbohidrat. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Investigative Ophthalmology & Visual Science menemukan bahwa orang yang makan banyak karbohidrat memiliki risiko katarak tiga kali lebih besat dibandingkan mereka yang makan paling sedikit.

4. Minum teh

minum teh hijau sebelum tidur

Teh hijau atau hitam dapat menyelamatkan penglihatan Anda. Sebuah studi di Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan teh hijau dan hitam dapat menghambat perkembangan katarak, terutama yang terkait diabetes.

5. Perbanyak asupan vitamin C

Peningkatan asupan vitamin C telah dikaitkan dengan penurunan risiko mata katarak. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menemukan bahwa kadar tinggi vitamin C mengurangi risiko katarak sebesar 64 persen.

6. Konsumsi sayuran

Asupan nutrisi lainnya, seperti lutein dan zeaxanthin, vitamin E dan zinc, juga dikenal mampu untuk mengurangi risiko sejumlah penyakit mata, termasuk katarak. Ini berarti mengonsumsi nutrisi tersebut bisa menjadi salah satu langkah pencegahan katarak. Para peneliti juga merekomendasikan untuk memperbanyak makan sayuran berdaun hijau, buah, dan makanan lain dengan antioksidan.

Namun, Anda perlu mengingat bahwa asupan lycopene yang cukup tinggi—bahan kimia alami yang memberikan warna merah pada buah dan sayur—justru dikaitkan dengan 46 persen peningkatan risiko mata katarak.

Dalam studi yang disebutkan dalam artikel di Harvard Health Publishing, para peneliti menemukan bahwa wanita berusia 50-79 tahun yang mengonsumsi makanan kaya lutein dan zeaxanthin lebih sedikit terkena katarak. Zat ini melimpah pada sayuran berdaun hijau tua, seperti bayam, kangkung, lobak, hingga selada air.

Itu sebabnya, Anda mungkin bisa berkonsultasi dengan ahli gizi untuk mendapatkan saran yang tepat terkait jumlah terbaik yang perlu Anda makan.

7. Periksa mata secara rutin

Pemeriksaan mata

Pemeriksaan mata secara rutin bisa menjadi salah satu langkah pencegahan Anda terhadap katarak. Dengan memeriksakan mata secara berkala, katarak atau kondisi mata apa pun dapat terdeteksi pada tahap awal. Ini tentu akan mempermudah dokter menentukan perawatan yang tepat.

Selain langkah-langkah pencegahan katarak yang telah disebutkan di atas, Anda juga harus memperhatikan masalah kesehatan Anda secara keseluruhan. Ikuti anjuran dokter untuk mengatasi penyakit yang Anda hadapi, terutama yang dapat meningkatkan risiko katarak.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Cataracts – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 25 August 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cataracts/symptoms-causes/syc-20353790

Publishing, H. (2020). By the way, doctor: What can I do to prevent cataracts? – Harvard Health. Retrieved 25 August 2020, from https://www.health.harvard.edu/newsletter_article/what-can-i-do-to-prevent-cataracts

Kaur, A., Gupta, V., Christopher, A., Malik, M., & Bansal, P. (2017). Nutraceuticals in prevention of cataract – An evidence based approach. Saudi Journal Of Ophthalmology, 31(1), 30-37. doi: 10.1016/j.sjopt.2016.12.001

Recommended Types of Sunglasses. (2015). Retrieved 25 August 2020, from https://www.aao.org/eye-health/glasses-contacts/sunglasses-recommended-types

Costagliola, C., Lobefalo, L., & Gallenga, P. (2011). Role of Higher Dietary Carbohydrate Intake in Cataract Development. Investigative Opthalmology & Visual Science, 52(6), 3593. doi: 10.1167/iovs.11-7312

Black and Green Teas Equally Inhibit Diabetic Cataracts in a Streptozotocin-Induced Rat Model of Diabetes. (2020). Retrieved 25 August 2020, from https://pubs.acs.org/doi/10.1021/jf048052l

(2020). Retrieved 25 August 2020, from https://core.ac.uk/download/pdf/83151807.pdf

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fajarina Nurin Diperbarui 08/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x