Pemeriksaan Fisik Untuk Sakit Punggung Bagian Bawah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu pemeriksaan fisik untuk sakit punggung bagian bawah?

Sebelum dokter dapat mendiagnosis kondisi Anda dan merencanakan jenis pengobatan, pemeriksaan riwayat dan fisik yang lengkap diperlukan. Hasil tes ini akan membantu dokter melihat apakah sakit punggung Anda dan gejala lainnya terkait dengan tekanan pada saraf, dan saraf mana yang mungkin terjepit. Dokter akan menggunakan informasi ini untuk membantu menentukan apakah jenis pengobatan ini termasuk efektif.

Kapan saya harus menjalani pemeriksaan fisik untuk sakit punggung bagian bawah?

Pemeriksaan riwayat dan fisik adalah bagian pertama dari pemulihan masalah punggung bagian bawah. Dokter mungkin mengubah atau melewatkan beberapa tes untuk menghindari cedera punggung yang lebih parah.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani pemeriksaan fisik untuk sakit punggung bagian bawah?

Nyeri dapat berhubungan dengan penyebab fisik maupun emosional. Jika Anda stres, misalnya, otot punggung dapat menyempit atau kejang, menyebabkan atau memperparah nyeri. Emosi yang bermasalah juga dapat memperburuk nyeri. Jika Anda atau dokter merasa bahwa nyeri disebabkan atau diperparah oleh stres, kemarahan, atau masalah emosi lainnya, rencanakan pengobatan khusus. Terapi kebiasaan kognitif dan biofeedback adalah dua jenis pengobatan yang bisa membantu mengatasi rasa nyeri.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani pemeriksaan fisik untuk sakit punggung bagian bawah?

Anda harus menyiapkan ulasan lengkap dan mendetail tentang diagnosis dan pengobatan sebelumnya. Walaupun penyakit benar-benar hilang atau tampak tidak terlalu penting bagi Anda, Anda harus tahu bahwa masalah tersebut mungkin membantu dokter mendiagnosis sakit punggung bagian bawah. Selain itu, mengetahui semua masalah medis di masa lalu dan sekarang akan membantu dokter memutuskan cara merawat kondisi Anda yang terbaik.

Sebagai bagian riwayat pengobatan Anda, Anda juga harus mengulas dengan dokter tentang obat yang sedang Anda gunakan. Cara ini paling baik dengan membawa daftar nama dan dosis obat yang sedang Anda gunakan.

Bagaimana proses pemeriksaan fisik untuk sakit punggung bagian bawah?

Pertama, Anda akan ditanya tentang riwayat kondisi fisik Anda yang lengkap. Ini mungkin dimulai dengan mengisi formulir yang berisi pertanyaan yang berkaitan dengan nyeri. Semakin banyak informasi yang Anda berikan kepada dokter, semakin mudah masalah terdiagnosis. Riwayat fisik Anda penting karena membantu dokter mengerti kapan rasa nyeri mulai, apapun yang bisa menyebabkan cedera, gaya hidup Anda, faktor fisik yang mungkin menyebabkan nyeri, dan riwayat keluarga dengan kondisi ini. Setelah membaca semua riwayat tertulis, ahli fisik akan memberikan lebih banyak pertanyaan yang berhubungan dengan informasi yang telah Anda berikan. Beberapa pertanyaan yang umum termasuk:

  • Kapan mulai merasa nyeri?
  • Apakah ada cedera yang bisa terkait dengan nyeri?
  • Di mana Anda mulai merasa nyeri? Bagaimana intensitasnya?
  • Apakah nyeri menyebar sampai bagian tubuh lainnya?
  • Faktor apa saja yang membuat nyeri membaik atau memburuk?
  • Apakah Anda pernah cedera atau menjalani operasi di punggung atau leher?
  • Apakah Anda pernah mengalami masalah kandung kemih atau usus?
  • Apakah ada riwayat osteoporosis dalam keluarga?

Selama pemeriksaan fisik, dokter akan menyuruh Anda melakukan serangkaian gerakan sembari Anda berdiri, duduk, dan berbaring. Ini memungkinkan menilai masalah otot dan indra yang menyebabkan sakit punggung bagian bawah. Pemeriksaan fisik juga akan termasuk:

  • pengamatan dan pengukuran
  • palpasi, di mana dokter akan memeriksa sendi dan denyut nadi dalam kaki
  • pemeriksaan umum pada bagian tubuh atas (selain kepala dan tangan) dan kaki
  • tes saraf
  • tes khusus seperti tes kaki lurus

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani pemeriksaan fisik untuk sakit punggung bagian bawah?

Anda mungkin diminta menjalani beragam tes diagnosis. Tes dipilih berdasarkan apa yang dokter curigai sebagai penyebab rasa nyeri.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Pemeriksaan riwayat dan fisik sakit punggung bagian bawah mungkin memproduksi hasil di bawah ini:

Normal

Riwayat tidak menjelaskan penyebab sakit punggung bagian bawah.

Pemeriksaan fisik tidak menyebabkan nyeri berjenis sama, otot lemah, atau gejala yang terkait dengan saraf yang Anda alami.

Dokter mungkin merekomendasikan:

  • pengobatan tanpa operasi (beristirahat, obat pereda nyeri, kantong panas atau es, olahraga)
  • Llbih banyak tes dan pemeriksaan untuk menemukan apakah beberapa masalah medis lainnya menyebabkan nyeri punggung bagian bawah

Abnormal

Riwayat medis dan pemeriksaan fisik mungkin membedakan antara masalah punggung bagian bawah karena cedera otot atau karena Anda terlalu sering menggerakkannya, dan masalah punggung karena tekanan pada saraf atau masalah yang tidak biasa lainnya.

Jika sakit punggung tampak berkaitan dengan cedera otot atau penggunaan yang terlalu sering, atau jika gejala yang berhubungan dengan saraf tidak parah, dokter mungkin akan menyarankan pengobatan konservatif (beristirahat, obat pereda nyeri, kantong panas atau es, olahraga) selama periode tertentu untuk melihat apakah gejala Anda membaik.

Jika gejala yang terkait dengan saraf lebih serius atau jika dokter mencurigai adanya masalah yang lebih serius, ia mungkin merekomendasikan lebih banyak tes, misalnya X-ray, MRI, CT, atau tes darah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Cara Menghilangkan Bekas Luka yang Membandel

    Punya bekas luka yang mengganggu penampilan? Simak cara menghilangkan bekas luka yang bisa Anda coba dari cara alami sampai cara medis di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    5 Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Jiwa

    Asupan makanan yang baik tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik saja, namun juga kesehatan mental. Simak makan terbaik untuk kesehatan jiwa di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Berapa Lama Waktu Bermain Video Game yang Pas untuk Anak?

    Video game dapat memberi manfaat. Namun tanpa batasan waktu, bermain video game bisa berakibat buruk pada anak. Berapa lama waktu ideal bermain video game?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Nutrisi yang Harus Dipenuhi Ibu Hamil di Trimester Ketiga

    Di trimester ketiga, janin masih banyak melakukan perkembangan sehingga asupan nutrisi perlu dipenuhi. Apa saja nutrisi trimester ketiga untuk ibu hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    gejala flu

    7 Gejala Flu yang Tidak Boleh Disepelekan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 7 menit

    Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit
    akibat sering main hp

    4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
    mengatasi kulit siku kering

    Siku Kering? Ini 6 Cara Efektif untuk Mengatasinya

    Ditulis oleh: Priscila Stevanni
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit