Ulkus Kornea

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu ulkus kornea?

Ulkus kornea adalah luka terbuka yang terjadi pada kornea. Penyakit mata ini biasanya terjadi akibat infeksi. Bahkan cedera kecil pada mata atau erosi akibat mengenakan lensa kontak terlalu lama pun dapat menyebabkan infeksi.

Kornea merupakan lapisan tipis di mata bagian depan. Korea bekerja seperti jendela yang memungkinkan cahaya masuk ke dalam mata. Air mata melindungi kornea dari bakteri, virus, dan jamur. 

Seberapa umum kondisi ini?

Kondisi ini sangat umum terjadi terjadi dan dapat menyerang pasien dengan usia berapapun. Ulkus kornea dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala ulkus kornea?

Anda mungkin merasakan infeksi sebelum mengetahui bahwa Anda terkena penyakit ini. Gejala umum dari infeksi tersebut adalah:

  • Mata gatal
  • Mata merah
  • Nyeri parah
  • Merasa seperti ada sesuatu di mata
  • Mata berair
  • Keluar nanah atau cairan kental dari mata
  • Sensasi terbakar atau menyengat pada mata
  • Sensitif terhadap cahaya

Sementara itu, gejala dari ulkus kornea itu sendiri adalah:

  • Peradangan pada mata
  • Sakit mata
  • Keluar air mata yang berlebihan
  • Penglihatan kabur
  • Terdapat bintik putih di kornea
  • Kelopak mata bengkak
  • Keluar nanah dari mata
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Perasaan seperti ada sesuatu di mata Anda. 

Semua gejala dari ulkus kornea serius dan harus segera diatasi untuk mencegah kebutaan. Kondisi ini terlihat seperti daerah abu-abu atau putih atau bercak pada kornea yang biasanya transparan. 

Beberapa ulkus kornea terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang. Namun, biasanya Anda dapat merasakan gejalanya. 

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Perubahan pada penglihatan
  • Nyeri parah
  • Perasaan seperti ada sesuatu di mata
  • Cairan keluar dari mata
  • Sejarah goresan pada mata atau paparan terhadap zat kimia atau partikel yang berterbangan.

Penyebab

Apa penyebab ulkus kornea?

Menurut American Academy of Ophthalmology, penyebab utama dari kondisi ini biasanya adalah infeksi. Berikut beberapa jenis infeksi yang mungkin menyebabkan kondisi tersebut:

1. Infeksi bakteri

Infeksi bakteri menyebabkan ulkus kornea dan umum terjadi pada orang yang menggunakan lensa kontak.

2. Infeksi virus

Infeksi virus juga merupakan kemungkinan penyebab dari penyakit ini. Virus seperti herpes simplex virus (virus yang menyebabkan cold sores) yang menyebabkan serangan berulang. Serangan-serangan tersebut dipicu oleh stres, gangguan sistem kekebalan tubuh, atau paparan sinar matahari.

Virus varicella (virus penyebab cacar air dan sinanaga) juga dapat menyebabkan ulkus kornea. 

3. Infeksi jamur

Ini merupakan penyebab yang tidak umum dari ulkus kornea dan dapat terjadi setelah cedera dengan bahan organik seperti cabang atau ranting. Orang yang terkena jenis infeksi ini telah menggunakan tetes mata steroid atau lensa kontak yang tidak disterilkan secara tepat.

4. Infeksi parasit (Acanthamoeba)

Acanthamoeba adalah amuba mikroskopis sel tunggal yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Amuba tersebut paling umum berada di air tawar dan tanah. 

Ketika Acanthamoeba masuk ke mata, itu dapat menyebabkan infeksi yang buruk, khususnya bagi pengguna lensa kontak.

Penyebab lain dari ulkus kornea adalah:

  • Mata kering. Kelainan yang menyebabkan mata kering dapat menyebabkan mata tidak memiliki perlindungan terhadap kuman dan menyebabkan ulkus.
  • Cedera mata. Air mata pada kornea yang sedikit juga dapat menyebabkan ulkus.
  • Kelainan inflamasi.
  • Menggunakan lensa kontak yang tidak steril.
  • Kekurangan vitamin A.

Orang yang menggunakan lensa kontak kadaluarsa atau lensa kontak sekali pakai secara berkepanjangan (termasuk dipakai semalaman) juga berisiko tinggi terhadap kondisi ini.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kondisi ini?

Ada banyak faktor risiko untuk ulkus kornea, yaitu:

  • Herpes
  • Cacar air
  • Menggunakan lensa kontak
  • Trauma pada kornea.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana ulkus kornea didiagnosis?

Karena kondisi akibat infeksi ini adalah masalah yang serius, Anda harus menemui dokter mata Anda.

  • Dokter mata Anda dapat mendeteksi apabila Anda memiliki ulkus dengan menggunakan mikroskop mata khusus, atau slit lamp. Untuk mempermudah untuk melihat, dokter akan meneteskan obat yang mengandung pewarna fluorescence pada mata.
  • Apabila dokter mata Anda menduga infeksi sebagai penyebab ulkus, dokter dapat mengambil sampel ulkus untuk dikirim ke laboratorium.

Bagaimana ulkus kornea ditangani?

Begitu dokter mata Anda menemukan penyebab ulkus kornea, dokter mungkin akan mengatasi ulkus kornea dengan pilihan pengobatan di bawah ini:

1. Obat-obatan

Dokter dapat memberikan obat mata antibakteri, antijamur atau antivirus untuk mengatasi masalah penyebab. Apabila infeksi buruk, dokter dapat memberikan tetes mata antibakteri selama dokter menguji sampel ulkus untuk melihat penyebab infeksi.

Dokter Anda juga mungkin meresepkan obat antijamur. Dalam kasus yang lebih jarang, dokter akan mengatasi kondisi ini dengan menyuntikan obat di dekat mata. 

2. Obat tetes mata

Selain itu, Anda juga perlu menggunakan tetes mata kortikosteroid. Dokter biasanya memberikan tetes mata ini apabila mata meradang dan bengkak.

Obat tetes mata akan mengurangi pembengkakan dan membantu mencegah timbulnya jaringan parut. Pengobatan ini harus berada di bawah pengawasan ketat dokter karena obat tetes mata mungkin dapat memperburuk infeksi. 

3. Transplantasi kornea

Pada kasus yang parah, ulkus kornea dapat memerlukan transplantasi kornea. Transplantasi kornea dapat menggantikan kornea yang rusak dengan kornea donor untuk memulihkan penglihatan. 

Transplantasi kornea dapat menjadi pertimbangan ketika luka masih membekas meski telah diobati. Operasi ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan seperti:

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi ulkus kornea?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kondisi ini:

  • Jika Anda menggunakan lensa kontak, segera lepas.
  • Gunakan kompres dingin pada mata yang terpengaruh.
  • Jangan menyentuh atau mengucek mata dengan jari Anda.
  • Batasi penyebaran infeksi dengan sering mencuci tangan dan mengeringkannya dengan handuk yang bersih.
  • Gunakan obat penawar rasa sakit yang dijual bebas, seperti acetaminophen (Typlenol) atau ibuprofen (Motrin).
  • Hindari tidur saat masih mengenakan lensa kontak.
  • Bersihkan den sterilkan lensa kontak sebelum dan setelah pemakaian.
  • Bilas mata untuk mengeluarkan objek asing.
  • Cuci tangan sebelum menyentuh mata Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Penyebab Muncul Bintik-Bintik Cokelat (Freckles) di Mata, Plus Tanda-Tandanya

    Freckles di kulit adalah hal yang biasa. Namun, bagaimana jika freckles juga ternyata muncul di mata? Yuk kenali penyebab dan gejalanya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hidup Sehat, Fakta Unik 16 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

    Inilah 5 Penyakit Mata yang Sering Menyerang Si Kecil Selain Mata Merah

    Tidak hanya mata merah, ternyata ada banyak jenis penyakit mata yang sering terjadi pada anak. Apa sajakah penyakitnya? Simak ulasannya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting 9 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

    3 Manfaat Sawi Putih yang Sayang untuk Dilewatkan

    Selain kaya nutrisi, masih ada beragam manfaat sawi putih lainnya yang mungkin belum Anda ketahui. Berikut tiga di antaranya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Nutrisi, Hidup Sehat 1 April 2019 . Waktu baca 4 menit

    5 Tips Jitu Cegah Mata Gatal di Malam Hari, Agar Tidur Lebih Nyenyak

    Mata yang gatal di malam hari bisa menganggu kualitas tidur Anda. Agar tetap bisa tidur dengan nyenyak, yuk cegah rasa gatal dengan cara-cara berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Kesehatan Mata, Hidup Sehat 15 Maret 2019 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

    Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
    Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    mata silinder (astigmatisme)

    Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
    gla

    Ciri-ciri Ada Cacing di Mata Anda dan Bagaimana Mengobatinya

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 7 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    mata plus pada anak

    Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit