Trigger Finger

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia

Definisi

Apa itu trigger finger?

Trigger finger atau stenosing tenosynovitis adalah kondisi yang menyebabkan jari tangan kaku pada posisi tertentu. Jari mungkin menekuk atau meluruskan dengan kejadian tertentu, seperti pemicu yang ditarik dan dilepaskan.

Penyakit yang juga disebut dengan jari pelatuk ini terutama mempengaruhi lapisan jaringan di sekitar jari tangan yang disebut tendon. Tendon adalah jaringan serat yang tebal yang berhubungan dengan otot kerangka.

Peradangan tendon menyebabkan tendon tidak bisa bergerak leluasa sehingga jari tangan terkunci dalam satu tempat.

Trigger finger adalah kondisi yang cenderung dialami oleh orang-orang yang pekerjaan atau hobinya termasuk aktivitas mencengkram berulang kali. Perawatan trigger finger adalah bervariasi, tergantung pada tingkat keparahannya.

Seberapa umum trigger finger?

Trigger finger adalah kondisi yang dapat dialami oleh semua orang di segala usia, tapi biasanya penyakit ini mempengaruhi orang berumur di atas 45 tahun serta lebih banyak wanita daripada pria. Penyakit ini konon merupakan risiko profesi dokter gigi, penjahit, dan pengrajin kulit.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala trigger finger?

Jari tangan seringkali berada dalam posisi tetap atau terkunci pada posisi tertentu saat melipat atau meregang. Harus ada seseorang yang bisa meluruskan atau mengubah posisi. 

Rasa sakit muncul pada tendon dan sering lebih menyakitkan saat bergerak, dan juga bengkak. Orang dewasa sering merasa sakit pada jari tengah sementara anak-anak sering di bagian jempol.

Dikutip dari Mayo Clinic, tanda dan gejala trigger finger adalah:

  • Jari kaki, terutama pada pagi hari
  • Muncul sensasi ‘klik’ saat menggerakkan jari Anda
  • Benjolan di telapak tangan di pangkal jari yang terkena
  • Jari terkunci dalam posisi bengkok, yang tiba-tiba lurus
  • Jari terkunci dalam posisi bengkok, yang tidak bisa diluruskan.

Trigger finger adalah kondisi yang dapat terjadi pada jari manapun, termasuk ibu jari. Kondisi ini dapat memengaruhi satu jari atau lebih dan dapat terjadi pada kedua tangan sekaligus.

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum di atas. Jika ingin bertanya tentang tanda ini, konsultasikanlah kepada dokter.

Kapan harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter jika Anda mengalami hal di bawah ini:

  • Gejala tidak kunjung membaik.
  • Demam setelah operasi atau keluarnya cairan dari luka sayatan.

Cari perawatan medis segera jika sendi jari Anda terasa panas dan meradang. Gejala tersebut dapat mengindikasikan infeksi.

Jika Anda merasakan kekakukan, mati rasa atau nyeri pada persendian jari, atau jika Anda tidak dapat meluruskan atau menekuk jari, segera hubungi dokter. 

Penyebab

Apa penyebab trigger finger?

Trigger finger adalah kondisi yang muncul ketika lapisan tendon jari tangan mengalami iritasi dan meradang. Tendon adalah pita serat yang menghubungkan otot dan tulang. Setiap tendon dikelilingi oleh lapisan pelindung yang mempengaruhi pergerakan tendon yang normal. 

Selain itu, merangsang lapisan akan menciptakan jaringan parut pada tendon dan lapisan akan menebal, serta menyebabkan fibrosis yang membuat pergerakan tendon menjadi lebih sulit.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko trigger finger?

Faktor risiko penyakit trigger finger adalah:

  • Gerakan yang sama berulang kali. Pekerjaan dan hobi yang memerlukan gerakan tangan yang sama dan memegang dalam waktu lama meningkatkan risiko.
  • Penyakit tertentu: diabetes, rheumatoid arthritis.
  • Jenis kelamin: wanita lebih mudah terpengaruh.
  • Pekerjaan: trigger finger adalah kondisi yang umum terjadi pada petani, pekerja industri, dan musisi. 
  • Operasi carpal tunnel syndrome: trigger finger adalah kondisi yang umum terjadi, enam bulan setelah operasi Anda. 

Biarpun tidak memiliki faktor risiko, bukan berarti Anda tidak bisa mengalami penyakit ini. Gejala ini hanya sebagai referensi. Anda perlu berkonsultasi kepada dokter spesialis untuk lebih banyak detail.

Pengobatan

Informasi yang tersedia bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Apa saja pilihan pengobatan untuk trigger finger?

Tujuan pengobatan terhadap trigger finger adalah mengurangi radang dan mengembalikan gerakan meluncur tendon dalam lapisan tendon seperti semula. Dalam kasus ringan, gejala mungkin membaik dengan menghindari penyebabnya. 

Pilihan pengobatan trigger finger adalah:

1. Obat-obatan

Obat antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen (Advil, Motrin IB) atau naproxen (Aleve), dapat menghilangkan rasa sakit, tetapi tidak mungkin untuk meredakan pembengkakan yang membatasi selubung tendon atau menjebak tendon. 

2. Terapi

Perawatan terapi untuk trigger finger adalah:

  • Istirahat. Hindari aktivitas yang membutuhkan cengkeraman berulang-ulang. 
  • Belat. Dokter Anda mungkin meminta Anda mengenakan belat di malam hari untuk menjaga jari yang sakit dalam posisi hingga enam minggu. 
  • Latihan peregangan. Dokter Anda mungkin juga menyarankan latihan sederhana untuk membantu menjaga mobilitas di jari Anda. 

3. Operasi

Anda mungkin juga disuntikkan steroid (cortisone) ke dalam tendon melalui telapak tangan  (mungkin di dalam klinik). Anda mungkin membutuhkan suntikan lebih dari sekali kalau penyakit kambuh. Suntikan akan meredakan gejala pada 65% pasien. 

Gejala biasanya menghilang dalam 3-5 hari dan jari tangan bisa bergerak lagi dalam 2-3 minggu. Jika masalah terus berlanjut, dokter mungkin menyarankan operasi dengan pembiusan. Kemudian, dokter akan membuat luka sayatan kecil pada permukaan telapak tangan dan sekitar jaringan tendon. 

Terkadang operasi dilakukan dengan menggunakan jarum tanpa perlu menyayat.

Apa saja tes yang paling umum untuk trigger finger?

Dokter biasanya mendiagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik dan gejala, tidak perlu tes. Selama pemeriksaan, dokter akan meminta Anda untuk memegang, membuka tangan, untuk memeriksa area tangan, serta bukti pergerakan dan kekakuan sendi. 

Dokter mungkin juga menyentuh telapak tangan Anda untuk melihat apakah ada tumor. Jika tumor terkait dengan trigger finger, ini akan berpindah bersamaan dengan pergerakan jari tangan, karena tumor menempel pada tendon jari tangan.

Dokter kadang-kadang menggunakan tes darah dan X-ray untuk mengesampingkan kemungkinan penyebab lain penyakit misalnya asam urat, diabetes, retak, kelainan tiroid, dan carpal tunnel syndrome.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasi trigger finger?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang mungkin membantu mengatasi trigger finger adalah:

  • Ikuti instruksi dokter.
  • Mengerti bahwa trigger finger dapat mempengaruhi jari apapun. Jika terjadi pada lebih dari satu jari tangan, dokter akan mengeliminasi kemungkinan lain macam penyakit diabetes sebelum memulai pengobatan.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah kepada dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis atau pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Maret 9, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca