Retinitis Pigmentosa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu retinitis pigmentosa?

Retinitis pigmentosa adalah kelompok penyakit yang menyerang retina. Retina merupakan lapisan dalam dari mata yang memiliki dua sel khusus yang mengirim gambar ke otak. Sel yang sensitif terhadap cahaya ini merupakan sel batang dan sel kerucut. Retinitis pigmentosa menghancurkan sel batang pada retina yang menyebabkan hilangnya penglihatan secara perlahan hingga menyebabkan kebutaan.

Seberapa umumkah retinitis pigmentosa?

Berdasarkan statistik, sekitar 1 dari 4000 orang memiliki gangguan ini. Anda dapat meminimalisir kemungkinan terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala retinitis pigmentosa?

Gejala sering muncul pada masa anak-anak. Namun, masalah penglihatan yang berat sering kali baru muncul menjelang usia dewasa.

  • Menurunnya penglihatan saat malam atau saat minim cahaya
  • Hilangnya penglihatan sisi (perifer), menyebabkan tunnel vision (hanya bisa melihat lurus ke depan seperti terowongan)
  • Hilangnya penglihatan utama (di kasus yang lebih serius)

Terdapat kemungkinan beberapa tanda dan gejala yang tidak terdaftar. Jika Anda merasa khawatir terhadap suatu gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda atau gejala yang terdaftar di atas atau memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda. Tubuh setiap orang bereaksi berbeda-beda. Selalu baik untuk berdiskusi dengan dokter Anda mengenai solusi terbaik bagi kondisi Anda.

Penyebab

Apa penyebab retinitis pigmentosa?

Penyebabnya tidak diketahui. Tetapi dokter menduga mutasi gen yang mengendalikan sel batang dapat memicu gangguan. Terkadang, sel kerucut juga rusak. Gangguan ini diturunkan dan biasanya menurun dari orangtua ke anak. Penyakit ini tidak menular.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk retinitis pigmentosa?

Yang menyebabkan retinitis pigmentosa masih belum jelas, karenanya, faktor-faktor risikonya belum ditemukan. Namun, faktor genetik dipercaya merupakan penyebab utama dari retinitis pigmentosa. Jika keluarga Anda memiliki penyakit ini, Anda juga memiliki risiko tinggi terkena penyakit ini.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk retinitis pigmentosa?

Tidak ada terapi yang terbukti efektif untuk retinitis pigmentosa. Beberapa studi menduga pengobatan dengan antioksidan (seperti vitamin A palmitat dosis tinggi) dapat memperlambat penyakit. Namun, mengonsumsi vitamin A dosis tinggi dapat menyebabkan masalah liver yang serius. Manfaat dari pengobatan harus ditimbang dengan risiko pada liver.

Bantuan seperti kacamata yang memperbesar dan penglihatan infrared saat malam dapat membantu orang-orang dengan rabun senja dan tunnel vision. Menggunakan kacamata dapat melindungi retina dari cahaya ultraviolet dan dapat membantu menjaga pengelihatan.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk retinitis pigmentosa?

Pusat pelayanan kesehatan membuat diagnosis dari catatan medis dan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan bagian belakang mata dengan ophthalmoscope akan menunjukan titik gelap pada retina. Metode diagnosis lainnya:

  • Penglihatan warna
  • Pemeriksaan retina dengan ophthalmoscopy setelah pupil membesar
  • Angiography dengan cahaya berpijar
  • Tekanan intraocular
  • Jumlah aktivitas elektrik pada retina (electroretinogram)
  • Respon tanggap pupil
  • Tes pembiasan
  • Fotografi retina
  • Tes penglihatan sekeliling (visual field test)
  • Pemeriksaan celah cahaya
  • Ketajaman visual

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi retinitis pigmentosa?

Perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi retinitis pigmentosa:

  • Ketahuilah bahwa retinitis pigmentosa ini penyakit turunan. Mengetahui sejarah medis keluarga Anda dapat memberi Anda pengetahuan mengenai jenis gangguan yang Anda miliki. Konseling dan tes genetik dapat menentukan apakah anak Anda berpotensi terkena penyakit ini atau tidak
  • Hubungi pusat kesehatan terdekat Anda jika Anda memiliki masalah penglihatan, atau mengalami hilangnya penglihatan di sekeliling Anda
  • Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk pemahaman lebih lanjut dan solusi terbaik bagi kondisi Anda
  • Pergilah ke dokter spesialis mata secara teratur. Spesialis penglihatan rendah dapat membantu Anda beradaptasi dengan hilangnya pandangan

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Inilah 5 Penyakit Mata yang Sering Menyerang Si Kecil Selain Mata Merah

Tidak hanya mata merah, ternyata ada banyak jenis penyakit mata yang sering terjadi pada anak. Apa sajakah penyakitnya? Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Anak, Parenting 9 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Keratitis

Keratitis bisa menyebabkan mata merah, terasa pedih, dan sensitif terhadap cahaya. Temukan berbagai cara mengobati infeksi mata akibat keratitis disini!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20 Maret 2019 . Waktu baca 8 menit

Panduan Memilih Dokter Mata Terbaik dan Sesuai Kebutuhan

Memilih dokter mata yang bagus memang tak bisa sembarangan. Ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk menemukan yang paling cocok buat Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 14 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit

Floaters Mata

Vitreous opacities atau lebih umum dikenal dengan floaters mata (eye floaters) adalah bercak mengambang yang mengganggu penglihatan. Bahayakah kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 4 Januari 2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Retinopati diabetik

Retinopati Diabetik

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 8 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit
cara mengobati kalazion benjolan di mata

6 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
obat herbal tradisional glaukoma

5 Cara Alami Mengatasi Gejala Glaukoma, Mulai dari Obat Herbal hingga Makanan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2019 . Waktu baca 5 menit